
Tak ada satu pun dari klan Baroi yang berbicara dan bergerak atau menyerang Akira.
Setelah mendengar penuturan tegas Akira terkait Shiina. Mereka menyimpulkan jika Akira memang bukan dokter sembarangan sampai bisa mengetahui radiasi sel Kitana yang hanya diketahui para petinggi kelima desa besar dan membuat vaksin untuk radiasi sel Kitana.
Semua petinggi klan Baroi bimbang. Di satu sisi ia harus menutupi semua hal yang berkaitan dengan sel Kitana dan di sisi lain mereka juga tidak ingin sampai kehilangan Rujaku serta 9 anggota klan Baroi lainnya.
Azuga melirik pada para tetua untuk meminta persetujuan. Salah satu bernama Gioki Baroi mendekati Azuga lalu membisikan sesuatu, dan Azuga hanya mengangguk pelan.
"Percuma saja kalian mau meracuniku setelah aku berhasil mengobati mereka." Akira tiba-tiba memecah keheningan dan mengantisipasi hal buruk yang di dapatnya setelah ini.
"Ti-tidak dokter. Kami hanya membicarakan persetujuan, tapi ...." Azuga terdiam dan semakin bimbang, "Apakah dokter bisa melindungi kami klan Baroi dari Yon Kingu karena membiarkan dokter hidup setelah mengetahui radiasi sel Kitana?"
"Bisa saja, asal kalian mau bekerja sama denganku." Akira menyeringai licik dan berhasil menjebak mereka masuk dalam perangkapnya untuk menjadikan mereka budak di tangan Akira. "Berikan semua informasi mengenai sel Kitana, agar aku bisa meneliti lebih dalam dan membuat vaksin yang lebih efisien."
[Selamat, respek klan Baroi meningkat menjadi 90%]
Mereka menurunkan senjata dan mulai luluh pada Akira. Arami datang dan memberikan 10 lembar daun Ashitaba pada Akira.
Kali ini Akira tak segan mendemontrasikan kemampuan khusus Akira dalam meramu pil.
Dari ujung jari telunjuk kanan Akira mengeluarkan Raikoha untuk membersihkan daun-daun Ashitaba. Supaya racun dan energi yinnya dibersihkan.
Akira meramu pilnya sangat cepat, 10 pil hanya dalam 5 menit selesai. Akira langsung meminumkan pil Hiringu efektifitas 99% itu ke mulut Rujaku dan kesembilan anggota klan Baroi yang sudah dilepaskan dari genjutsu Tsukuyomi.
"Aku izin pamit, mereka akan sadar dalam waktu 30 menit lagi." Akira menunduk hormat lalu pergi meninggalkan ruang perawatan.
Semua orang terpana dengan cara Akira meramu pil. Itu terlihat dari rahang mereka terjatuh, sungguh semua petinggi klan Baroi dibuat tolol oleh kemampuan Akira dalam meramu pil.
Akira berjalan santai keluar dari kediaman klan Baroi, sebab sudah menemukan pandai besi yang cukup mumpuni.
Tidak ada lagi anggota klan Baroi yang berani merendahkan Akira. Jika mereka melakukannya, Akira akan langsung meledakan tubuh Rujaku dan kesembilan anggota Baroi dengan efek segel kutukan budak.
Setelah melewati penjagaan ketat di kediaman klan Baroi, Akira langsung berlari melesat cepat dengan jutsu kage no Suteppu. Tentu saja tujuannya adalah pegunungan Amuraki yang berada di antara Kogakure dan Yukigakure.
"Aku tidak tahu ciri dan orangnya, lebih baik aku mencari informasi di pemandian air panas di depan. Siapa tahu aku menemukan indormasi tentang Kurogane Tsubasa," gumam Akira melihat pemandian air panas di pusat kota Yukigakure.
"Silahkan tuan!" kata wanita memakai kimono merah tapi dengan belahan di kedua samping paha dan memperlihatkan kakinya yang sangat jenjang juga mulus.
"Gluk!" Akira menelan salivanya tiba-tiba, setelah melihat pemandangan mulus-mulus itu.
"Kenapa aku jadi terblaem-blaem seperti ini? Padahal aku tidur dengan Azura biasa saja," gumamnya lalu mendekati wanita tersebut.
"Apakah tuan perlu pemandian khusus?" tanya wanita seksi itu.
Wanita itu langsung mendekati Akira dan bergelayut manja, hingga gunung kembar D Cup menempel pada lengan kiri Akira, "Jika tuan butuh kehangatan. Aku siap memberikan pelayanan ruangan pemandian khusus." Lalu mencolek dagu Akira penuh dengan manja.
Tongkat naga Akira berontak, darahnya sampai memuncak, berdesir sampai di ubun-ubun. "Baiklah, aku mau. Tapi aku juga mau informasi yang akurat dan makanan yang paling enak."
Akira merogoh uang dari saku baju bagian dalam senilai 10.000 ryo, uang yang sangat banyak hanya untuk masuk pemandian air hangat.
"Tuan, ini terlalu banyak bisa membawa, hm ...." Wanita itu melirik manja pada keempat wanita berpakaian kimono dan rapi yang sedang melayani pelanggan lain.
Keempat wanita langsung paham dan bergegas menyiapkan segalanya. Wanita yang bergelayut manja pada lengan Akira, langsung menuntun Akira menuju ruangan pemandian istimewa.
Pelayan wanita tersebut, posisi penjagannya langsung digantikan lagi-laki berbadan tegap tapi lemah gemulai sikapnya.
Akira mau melepaskan bajunya, tapi ditahan oleh wanita seksi tersebut dan malah kedua tangannya yang membantu membuka seluruh pakaian Ryuga.
Akira tersipu malu, baru kali ini pakaiannya dilucuti oleh tangan wanita lain kecuali Reina. "Tenang, tuan. Anda jangan tegang, kami akan memberikan pelayanan terbaik."
Setelah wanita seksi itu memberikan penuturan, empat wanita lain dan hanya memakai bikini masuk ke ruangan membawakan banyak makanan.
"Pfft ... puah!" Akira grogi dan darah menyembur keluar dari hidungnya.
"Tuan, anda tidak apa-apa?" Wanita berbikini kuning khawatir dan membersihkan darah di hidung Akira.
"Tidak apa-apa, aku hanya ingin mandi saja." Akira segera menghindar dan masuk ke dalam kolam air panas berukuran 5 meter x 10 meter.
Kelima wanita itu juga mengikuti Akira, wanita seksi yang masih memakai kimono itu nampak agresif. Ia segera melapaskan kimononya dan menampakan gunung kembar yang menyembul keluar dan memakai underwear tipis berwarna merah muda hingga nampak hutan rimba yang sangat lebat hitam.
"Kak Ziun, anda nampaknya sangat bersemangat sekali, he-he-he ...." Wanita seksi berbikini biru terkekeh memberikan candaan pada Ziun.
"Entahlah, tuan ini sangat membuatku bergairah." Setelah mengatakan hal tersebut, Ziun langsung masuk ke dalam kolam dan memeluk Akira dari belakang.
Dengan penuh gairah, Ziun menggosok-gosokan gunung kembar dan tangan kanannya langsung memegang Terong XXXL Akira yang sudah menegang hebat.
"Sial, kenapa aku malah terjebak di situasi ini?" batin Akira merasakan nikmat yang luar biasa.
Di atas gedung yang bersebelahan dengan pemandian air panas, ANBU Kumogakure, anggota Jounin klan Amenoji, klan Baroi dan juga klan Zikawa sedang mengawasi Akira.
Mereka ditugaskan untuk mengawasi di tempat yang berbeda, dan selain misi mengawasi yang hanya diberikan pada anggota jounin klan Amenoji. Anggota Jounin klan Baroi ditugaskan menjaga Akira bersama ANBU Kumogakure. Sedangkan klan klan Zikawa ditugaskan oleh patriark klan untuk menculik Akira.
"Takagan!" salah satu klan Zikawa mengaktifkan kemampuan mata klan Zikawa yaitu mata elang. Mata yang memiliki pupil kuning dan didalam pupil tersebut ada bulatan hitam kecil.
Mata itu bisa melihat target yang sangat jauh sampai 2 km, bisa membesarkan penglihatan pada target (Zoom Vision) dan melihat dalam kegelapan malam (Night Vision).