DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 45 - Kerja Sama



"Disaat seperti ini, kenapa Hokage malah meminta uang kompensasi, sial!" batin Hiyoshi, "Padahal Azura adalah shinobi Kirigakure sekaligus muridku."


"Tidak masalah Hokage Hime." Akira mengeluarkan uang 1,3 juta ryo dari saldo sistem, yang mereka kira jutsu transportasi dari teknik penyimpanan rahasia. "Azura adalah anggota tim 9, sekaligus temanku. Aku akan melakukan apapun untuknya."


"Padahal aku melakukannya demi memanfaatkannya. Aku akan membuat organisasi berisikan shinobi-shinobi dengan chakra khusus dan membuat markas utamanya di Konoha tanpa mereka ketahui, hahahaha."


Akira sudah mengamati Azura dengan sangat jeli, mulai dari wadah chakra, kemampuan khusus serta tentu saja karakternya.


"Akira menganggapku sebagai temannya?!" batin Azura. "Padahal aku sudah berburuk sangka padanya, dan ingin sekali membunuhnya waktu itu. Malah dia menolong dan menganggapku teman."


Hiyoshi mau membayar sisanya, tapi di tahan oleh Akira. "Jangan sensei! Simpan saja uang sensei. Aku sendiri yang akan mencarikan lagi sisanya, biar Azura menjadi urusanku," tegas Akira.


Hiyoshi sangat mengenal watak Akira, jika ia punya keinginan tak dapat dicegah sama sekali. Dan itu terbukti beberapa kali, Akira selalu berbuat nekat.


"Haaaah!" Hiyoshi menghela nafas panjang. "Baiklah, aku mengerti. Aku percayakan padamu Akira, ingat kita hanya punya waktu 6 hari lagi!"


"Tenang saja sensei. Aku masih punya seribu cara mendapatkan banyak uang. Salah satunya adalah jualan pil chakra ini, hehehehe." Akira mengeluarkan satu butir pil chakra dengan efektifitas 100%. "Boleh aku berjualan di Konoha sampai menunggu waktu ujian tiba, Hokage Hime?"


"Silahkan, asal kamu tidak berbuat onar saja disini. Jika kamu berbuat onar, jangan salahkan kami kalau kami bertindak tegas," balas Sarada dengan tatapan mata yang tajam. "Tapi boleh aku lihat pil itu?"


"Boleh!" Akira memberikannya pada Sarada. "Silahkan dilihat, Hokage Hime! Pil chakra ini, pil terbaik dikelasnya dan edisi terbatas hanya ada 30 butir."


Tangan Sarada sangat gemetar, memegang pil chakra milik Akira. "I-ini, ti-tidak mungkin?!" Sarada membulatkan mata, karena sangat terkejut dengan pil chakra milik Akira. Sarada yang diajarkan medikal ninjutsu oleh Sakura tentu saja sangat paham dengan berbagai tanaman herbal dan pil. "Ba-bagaimana ka-kamu mem-membuatnya?"


"Ada apa Sarada?" tanya Mitsuki menelisik, tiba-tiba Sarada terbata-bata dalam berucap.


"Iya istriku, ada apa? Apakah ada sesuatu yang aneh?" timpal Boruto bertanya, ia juga ikut penasaran.


"Seperti bukan sifat ketua klan saja. Tiba-tiba ketua bergetar tubuhnya, setelah melihat pil itu. Memangnya apa spesialnya pi chakra itu? Sepertinya biasa saja," batin Arashi.


"Bukan aku yang membuatnya, tapi seorang sennin yang membuatnya," jawab Akira berbohong dengan raut wajah datar. "Tapi sennin itu memberiku resep dan cara membuat pil agar lebih tinggi efektifitasnya."


"Aku membeli semua pil itu, 3.000 ryo/pil, bagaimana?" tawar Sarada.


"Maaf Hokage Hime, itu terlalu murah. 5.000 ryo/pil. Deal?" Akira menyodorkan tangannya tersenyum licik, lalu mempersilahkan pil yang ada ditangan Sarada untuk ditelan. "Hokage hime bisa membuktikannya sendiri, aku akan memberikan 1 pil ini gratis untuk dicoba. Silahkan, Hokage Hime!"


Lalu pil itu ditelan dan langsung terasa, kehangatan menjalar diseluruh urat nadi syarafnya, wadah chakranya melebar 1 danau setara Jinchurikinin 1 padahal level Sarada berada di kagenin 9. Mata mangekyou sharingannya bermotif 8 kelopak bunga dengan satu titik merah ditengahnya aktif seketika.


"Pil ini sangat hebat, aku bisa merasakan kalau susano'o milikku bisa aku aktifkan ke bentuk maksimal, dibawah ayah," batin Sarada. "Pil ini tidak boleh jatuh ke tangan orang jahat, apalagi klan Hyuga."


"Aku, akan membeli 1 pil 10.000 ryo. dan berikan 100 pil itu pada kami," pinta Sarada lalu membuka gadget miliknya, untuk meminta bank Konoha membawa uang ke kantornya, karena Akira belum memiliki gadget bank yang sudah tersebar di 4 negara besar, hanya Kirigakure yang masih tahap percobaan.


Gadget bank ini seperti smartphone tapi langsung bisa menyimpan uanh, cukup dengan memindai uang, langsung terserap ke dalam akun gadget bank.


Akira mengeluarkan 30 butir pil chakra dan memberikannya pada Sarada. Mitsuki, Boruto, Arashi dan Azura melihat dengan mata kepala mereka sendiri, jika pil itu punya khasiat melebihi pil yang berada di pasaran, dari aura chakra Sarada yang bisa dilihat oleh mereka. Tapi tidak bagi Hiyoshi dan Reina, hal itu sudah sangat lumrah, karena mereka sudah merasakannya sendiri.


"Maaf, Hokage Hime. Aku juga ada satu permintaan, sebagai syarat lanjutan. Aku akan memberikan 100 pil lagi setelah ujian chunin khusus selesai, asal aku bisa memiliki satu properti di tengah kota, untuk aku berjualan senjata dan praktik dokter, boleh?" pinta Akira.


Tanpa ragu Sarada langsung mengiyakan, ia sudah bertekad untuk membangkitkan klan Uchiha. Dalam pemikirannya sendiri, meski tanpa segel langit atau kesimpulan dari penelitian Tsunade dan ibunya sendiri, Sakura tentang sel Ryutsu yang bisa membangkitkan rinnegan. Sel Ryutsu pernah di tanam pada 100 anak uchiha dan hanya satu orang yang selamat yaitu Uchiha Ryuki, sisanya menjadi mayat karena tidak kuat menahan efeknya. Setidaknya bisa melebihi satu langkah dibanding klan Hyuga yang gagal mendapatkan gulungan segel langit.


Tok!


Tok!


Tok!


Petugas bank mengetuk pintu ruang Hokage, lalu dipersilahkan masuk oleh Sarada. Petugas bank membawa koper berisi uang 300.000 ryo dan memberikannya pada Sarada, lalu pamit izin pergi.


Sarada memberikannya pada Akira, lalu Akira membukanya dan hanya mengambil 100.000 ryo. Sisanya yang ada dalam koper diberikan pada Sarada, "Hokage hime, semua transaksi sudah kami selesaikan. Kami harap kita sudah sepakat tentang pil chakra dan Azura, serta properti," kata Akira.


"Kami sudah sepakat dan terima kasih atas pil chakra, dan biaya kompensasinya. Propertinya akan kami cari dan berikan dalam waktu 7 hari dari sekarang, untuk menentukan lokasi yang strategis. Dan bantuan ke Kirigakure, Konohagakure akan mengirimkan 1000 pasukan khusus kesana, hari ini juga sebagai bantuan pertama untuk memperbaiki Kirigakure," balas Sarada.


"Bocah jabrig ini selalu cepat dalam bertindak, bahkan dia sudah seperti Mizukage. Selalu cepat memberikan solusi dalam setiap masalah, aku rasa dia akan menjadi Mizukage dimasa depan. Bukan hanya kuat tapi juga jenius."


"Terima kasih saudara Arashi, sudah menjaga dengan baik Azura selama ini dan menjadikannya shinobi yang kuat," kata Hiyoshi pada Arashi menunduk hormat. "Jika tidak sibuk, izinkan kami mentraktirmu, saudara Arashi."


"Baik, Hiyoshi sama jika memaksa, hehehehe. Aku siap menerimsnya dengan terpaksa," balas Arashi tersenyum ringan. "Mari Azura, kita bisa makan enak hari ini!: