
Keiko dipenuhi keyakinan dalam hatinya ingin menjadi pengikut Akira setelah melihat kemampuan Akira.
•••
15 menit kemudian.
Akira dan Reina keluar dari kereta kuda, Yumiko keluar dari penginapan untuk menyambut mereka berdua.
"Selamat datang Akihiko sama dan Masayuki hime," Yumikp tersenyum lalu menunduk hormat.
"Indah sekali diperlakukan seperti bangsawan, hanya karena wajah kami tampan dan cantik, hahahaha. Lagian tidak ada yang berani mengusikku, bahkan Namikage Renbu Ouja juga takan mampu menghentikanku, hahaha."
"A-akihiko sama. Ma-maaf, a-aku i-ingin ...," kata Keiko dengan menundukan wajah dan nadanya sangat canggung.
"Ingin kekuatan?"
"I-iya."
"Baiklah, masuk!" Reina menarik tangan Keiko dan masuk ke dalam penginapan, diikuti Akira di belakang mereka berdua.
•••
30 menit kemudian.
Keiko, Reina, dan Akira selesai makan di ruangan khusus yang Akira pesan.
"Terima kasih, Akihiko sama dan Masayuki sama atas jamuannya," Keiko menunduk hormat sambil duduk seiza.
"Sama-sama," balas Akira tersenyum ramah. "Jika masih ingin makan, pesan lagi saja. Tenang saja kami yang traktir."
"Tidak, Akihilo sama," Keiko menggeleng pelan. "Apakah aku bisa mendapatkan seperti para genin yang Akihiko sama latih?"
"30 Pemberontak sudah aku susupkan dalam klan Renbu, setidaknya harus ada orang yang memimpin mereka. Aku rasa Keiko adalah orang yang tepat."
"Analisa status Keiko!"
[Ding]
[Nama: Renbu Keiko
Respek: 100%
Level: Jonin 1
Rank: S
Elemen: gelap (meiton)
Jutsu: Kuchiyose no jutsu: Hydra (Pengguna tidak mengetahui), jutsu elemen kegelapan rank B, chakra sensor, ninjutsu medis C rank, kenjutsu: Hitten mitsurugi ryu.
Job: Kenshi (ahli pedang)]
"Status yang hebat?! Tapi kenapa Keiko sangat tidak percaya diri? Apakah karena ditekan oleh klan? Atau terlalu banyak teman-teman yang menekan dirinya? Ah, sudahlah. Aku akan merekrutnya menjadi bagian organisasi Senso no haijo, tapi tim luar."
Akira merapal segel tangan, lalu mendekatkan tangannya ke belahan gunung kembar milik Keiko yang berukuran C cup. "Fuinjutsu: Yujo shirushi no juin," gumam Akira dengan kedua telapak tangannya menyala terang.
Sriiing!
Segel kutukan bermotif kepala naga berwarna hitam di kelilingi 7 magatama berwarna merah, muncul di belahan dada Keiko.
Boof!
[Ding! Selamat host telah berhasil merekrut Renbu Keiko menjadi anggota organisasi Senso no haijo]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 2]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 3]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 4]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 5]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 6]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 8]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah naik level menjadi jounin 9]
[Ding! Selamat Renbu Keiko telah berhasil menguasai jutsu elemen kegelapan sampai rank S]
Tubuh Keiko diselimuti aura berwarna hitam, rambutnya terurai memanjang sepinggang dan lurus dengan warna hitam, kulitnya seputih giok, tinggi badannya naik menjadi 175 cm, pupil matanya hitam legam dengan bentuk mata sipit tajam, serta bibirnya merah merekah.
"Perempuan yang sangat cantik, sekarang aku punya tiga perempuan yang sangat cantik dan berada di level jounin. Aku akan meningkatkan level Reina sampai tahap Anbunin 1 dan senjata Raito Hoshi ke level maksimal."
"Terima kasih Akihiko sama, aku akan bersumpah setia pada anda," Keiko bersujud hormat di depan Akira.
"Sudahlah, jangan sungkan. Sekarang kita keluarga," Akira menaikan badan Keiko dengan menarik bahunya. "Kamu pulanglah ke klan, dan awasi 30 genin klan Renbu, mereka sekarang dibawah tanggung jawabmu."
"Baik, Akira sama!" Keiko menunduk hormat lalu membalikan badan dan berjalan keluar dari ruangan khusus penginapan.
Cup!
Akira mencium bibir Reina, membuat kedua pipinya memerah. "Aku berjanji tidak akan tergoda oleh wanita lain, janji!" Akira tersenyum ramah dengan mengacungkan jari kelingkingnya.
"Hmph!" Reina menggembungkan pipinya dan membuang muka, "Aku tak peduli!"
Greb!
"Masa? ... Yakin? ... hanya kamu dihatiku, pertama kali aku melihatmu aku sudah menyukaimu," Akira memeluk erat Reina. "Setelah tujuan organisasi selesai, aku ingin kita menikah dan berkunjung ke makam ayah dan ibuku, apakah kamu mau?"
"Hmmm ...," Reina mengangguk pelan dengan raut muka semerah tomat. "Aku juga menyukaimu, a-aku ...."
"Aku apa?"
"Ah, sudahlah. Cepat tingkatkan senjataku, kita sebentar lagi akan masuk lebih dalam klan Renbu, klan Hoshigaki bahkan Organisasi YK. Jika kita ketahuan, setidaknya kita bisa melawan," balas Reina.
"Aku tak mau hanya bisa melawan saja. Aku ingin kita bisa merebut patung gedo mazo dari tangan organisasi YK. Lawan Kita semuanya di tahap jinchurikinin, kita harus bertambahblebih kuat. Kita sudah merasakan bagaimana melawan level ryunin 1 dan hampir mati kehabisan chakra," tegas Akira dengan sorot mata yang tajam.
Akira mengeluarkan 8 bola kristal yoru genbu, dan satu bola yoru dipotong menjadi 50 bagian, total serpihan 400 serpihan bola yoru genbu.
Akira mengeluarkan 400 pil chakra dan 400 wortel kyuryuu. Satu persatu bahan pembuat kristal Akagami dihancurkan menjadi debu lalu dihisap ke dalam rinnegan merah di telapak tangan kiri Akira.
Slurp!
Akira menemukan formulasi yang lebih efektif, untuk membuat kristal Akagami dengan menambahkan chakra Enenra pada proses pembuatannya. Muncul salah satu kristal berbentuk prisma berwarna nila,
"Kristal Akagami ini lebih kuat dari sebelumnya, setelah aku menambahkan kristal Akagami. Maaf kadal buduk aku ambil chakramu, pfffft ...," Akira tertawa sambil menutup mulutnya.
•••
4 jam kemudian.
[Ding! Selamat host berhasil meningkat kristal Akagami menjadi kristal Omyoji]
400 kristal Omyoji berhasil dibuat oleh Akira, Reina tertidur dipangkuan Akira. Bibir Akira menempel pada bibir Reina karena wajah Reina membuatnya gemas.
Cup!
Reina terbangun karena dicium Akira, "Hoaaam! Ini sudah jam berapa?" Reina bergelayut manja pada Akira, "Perasaan aku sedang bermimpi di cium olehmu sayang, jadi aku terbangun."
"Pffft ...," Akira tertawa menutup mulutnya, "Ya mungkin, kan kamu yang merasakan. Aku sedari tadi membuat kristal Omyoji ini, pffft ...."
"Ayo, cepat tingkatkan senjataku!" kata Reina manja.
"Ya," balas Akira. "Tapi jangan disini, nanti penginapan ini bisa hancur, lebih baik kita ke gua di Otsugakure, sekalian kita mampir kesana."
Cwuszh!
Reina dan Akira tubuhnya berkedip ke gua di bagian selatan Otsugakure, ternyata banyak anggota klan Otsutsuki yang sedang bekerja disana, merapikan tanah yang sudah dihibahkan oleh Akira.
"Kenapa banyak anggota klan Otsutsuki disini?" gumam Akira mengelus dagunya. "Bukankah tanah ini sudah menjadi milikku? Apakah mereka mau melanggar perjanjian?"
Tenshikage Zyushiki yang sedang di kantornya, merasakan chakra Akira datang ke Otsugakure. "Sepertinya Akira sama sudah datang, aku harus kesana. Takut Akira sama salah paham. Yomotsu Hirasaka!"
Klululung!