
[Selamat host telah berhasil menghabiskan uang 10.000 ryo dan memenuhi syarat untuk naik level berkedip newbie ke level medium. Setiap kali berkedip host dihargai 3 ryo dan akan diakumulasikan selama 24 jam]
[Untuk naik ke level premium host harus menghabiskan uang sebanyak 100.000 dan sudah mencapai 90.000 ryo. Selamat menghabiskan uang host]
Akira masih memejamkan mata, rambutnya harajuku style berwarna biru dan membuka mata dengan menonaktifkan tenseigan serta rinnegan untuk menutupi jati dirinya.
Levelnya pun ia samarkan dengan menekan chakranya ke level jounin 1. Setelan casual fashion style menambah kesan elegan dan sangat mendominasi.
Ryutaiga sementara Akira simpan ke inventori sistem, kali ini dia harus meningkatkan level semua ninjutsu elemen serta jikkukan ninjutsu secepat mungkin. Maka pertarungan tangan kosong pun harus ditempuh.
Akira berlari dan melompati bebatuan dan memasuki hutan Koroboshi, jalur hutan yang sedang dilewati ekspedisi klan Amenoji, klan nomor satu dan terkuat saat ini di Kumogakure.
Ekspedisi mereka sudah kembali dari Getsugakure yang saat ini berada pada kekuasaan penuh organisasi Yon Kingu yang memberi kuasa pada negara angin, tepatnya klan Kazekage yang mengkhianati organisasi Eneru atau Senso No Haijo versi putih.
Hanya dalam 60 nafas, Akira sampai di 6 mobil listrik eksepidisi klan Amenoji. Mereka sedang dikepung 100 bandit berlevel Anbunin 9.
Merasa di atas angin dan klan terkuat di Kumogakure, setiap kali mengirimkan ekpsedisi. Mereka hanya membawa maksimal 10 shinobi di level sanin 1. Ekspedisi kali ini dipimpin oleh Shuichi Amenoji, anak dari patriark Omichi Amenoji di level sannin 5.
"Cih, keluar kalian! 1000 shinobi seperti kalian pun aku tak takut!" teriak Suichi menyeringai kesal.
Suichi Amenoji memakai kaos hitam panjang, diselimuti armor berwarna merah marun yang menutupi leher dan kedua pundaknya, serta sepatu shinobi berwarna merah di depan, hitam di belakang.
Klan Amoneji merupakan saudara dekat klan Uzumaki, mereka mempunyai warna rambut merah marun, beda sedikit dengan klan Uzumaki yang mempunyai rambut merah terang.
Klan Amenoji membawa gulungan besar berisi uang 100 juta hasil transaksi dengan Getsugakure. Klan Amenoji menang tender pembangunan infrastruktur di Getsugakure.
Mereka sudah diincar 3 hari sebelumnya oleh bandit Monarki, bandit yang berkuasa di negeri beruang. Bandit Monarki sering sekali berbuat onar di desa dalam wilayah negeri beruang termasuk Hoshigakure.
Namun setelah ditindas habis oleh organisasi Senso No Haijo, mereka tak berani lagi beroperasi di Hoshigakure.
9 shinobi klan Amenoji yang lain, keluar dari mobil pick up sport. Bergerak cepat memunggungi satu sama lain, dan mengaktifkan jutsu raiton no yoroi. Tubuh mereka terselimuti chakra elemen petir, level Shuichi di sennin 5 dan 9 shinobi klan Amenoji lainnya di level sannin 1.
Kapten bandit Monarki berkacak pinggang, "Kalian pikir hanya level sannin 5 saja bisa menyombongkan diri. Lihatlah aku Momochi Ozuo di level sannin 6," gumamnya sambil merapal segel tangan. "Kirigakure no jutsu!"
Seketika pandangan mata dalam wilayah radius 300 meter tertutup kabut tebal. "Sial, mereka memang menyebalkan." Shuichi meninju telapak tangannya dengan menyeringai kesal.
Akira bertengger di dahan pohon, mengamati dengan keadaan dengan persepsi mata tenseigan. "Aku akan lihat dahulu bagaimana keadaan sekitar. Jika terdesak, baru aku akan bertindak. Level mereka cukup kuat, aku yakin bisa membekuk 100 bandit berlevel anbunin 9 itu," gumamnya.
Dari berbagai arah, 20 anggota bandit Monarki yang bersembunyi di belakang pohon-pohon besar dan memakai kacamata google vision panas tubuh, melompat serentak melemparkan kunai peledak, masing-masing tiga kunai.
Amoki yang bisa merasakan dengan chakra sensornya menarik pedang ninjato yang berada di belakang punggungnya dan melompat untuk membelokan kunai peledak secepat mungkin.
"Doton: Shido gakou!" Inoichi merapal segel tangan dan secepat mungkin. Lalu menghentakan kedua telapak tangannya ke permukaan tanah.
'Graaaag! Boom! Boom!'
Tanah seluas 3 meter x 3 meter itu ambles seperti lift turun sedalam 10 meter. 6 mobil pick up sport milik klan Amenoji hancur terkena ledakan, akibat Amoki membelokan kunai peledak ke berbagai arah.
Tapi Amoki juga terkena ledakan dan meluncur cepat ke dalam bunker yang dibuat oleh Inoichi.
"Amoki!" Inoichi berteriak dan melompat lalu menangkap wanita yang sangat ia cintai. Tubuh Amoki telentangkan, lalu menghentakan kedua telapak tangannya untuk mengalirkan chakra agar Amoki pulih, "Shousen no jutsu!"
"Guhak!" Amoki memuntahkan banyak darah, lengan kanannya hampir saja putus, setengah badannya terkena luka bakar, kondisi tubuhnya sangat kritis dan sekarat.
"Gawat!" Akira melebarkan mata dan merapal segel tangan, "Kalau seperti itu, wanita itu akan tewas. Ryuton: Fuusajin!"
'Swuuush!'
Akira menarik nafas dalam-dalam hingga dadanya mengembang, lalu melompat tinggi-tinggi dari dahan pohon. Akira menghembuskan angin disertai badai pasir yang sangat besar untuk menghilangkan kabut tebal yang menghalangi pandangan dalam radius 300 meter.
Hempasan angin Akira juga melukai 50 bandit Monarki dan menumbangkan pepohonan besar.
"Aaaakh!" 49 bandit Monarki lain terhempaa gelombang angin sejauh 300 meter dan menabrak pepohonan serta bebatuan, sampai patah tulang.
Akira yang melihat jutsunya berhasil menepuk jidatnya sendiri. "Benar-benar jutsu yang gila. Padahal hanya jutsu elemen angin rank E, hadeeeuh!" gumamnya.
[Selamat host mendapatkan 100 poin chakra elemen angin karena menggunakan salah satu jutsu elemen angin. Karena memakai setelan pakaian elemen, poin chakra elemen dikalikan dua]
Semua anggota klan Amenoji tersentak kaget, mata mereka melebar termasuk Shuichi. Ozuo yang tadinya penuh kesombongan, melihat anak buahnya dihempaskan habis oleh Akira langsung ciut nyalinya dan kabur meninggalkan semua anak buahnya.
Ozuo bergumam sambil berlari secepat mungkin, raut wajahnya pucat pasi dan sangat ketakutan. "Lebih baik aku tak berurusan dengan anak muda itu. Terakhir kali berurusan dengan anggota itu, yang chakranya hampir sama dengan anak muda itu. Aku dibuat babak belur."
Akira segera melompati dinding bunker meluncur ke bawah untuk menyelamatkan Amoki. Tapi langsung ditodong dengan hunusan pedang begitu sampai di permukaan tanah.
"Tenang!" Akira mengangkat tangannya, "Aku sudah membereskan semua bandit itu. Aku jamin hanya ingin menolong wanita yang sekarat itu. Jika tidak cepat dia akan mati."
5 anggota klan Amenoji melompati dinding bunker menuju ke atas memastikan perkataan Akira. Dan benar saja, semua bandit dan permukaan tanah rata dalam sekali serang.
Omazi melambaikan jempol dari atas, Akira pun dipersilahkan oleh Shuichi. "Maaf!" Akira mendekati Inoichi dan menunduk hormat. Kemudian kedua telapak tangannya ditempelkan ke punggung Amoki yang sudah dalam keadaan duduk dibantu Inoichi, "Shousen no jutsu!"