DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 200 Pengkhianatan Klan Kurogane



"Itu mudah. Aku punya banyak koneksi, salah satunya klan Amenoji dan klan Mashiiro yang sedang naik daun," balas Akira.


Begitu masuk dinding penghalang, Akira merasakan perasaan yang aneh. Entah apa itu, tapi itu berkaitan dengan klan Kurogane, tapi Akira menepis perasaan buruk tersebut.


Kurogane Jindan melebarkan mata, dan membatin, "Kenapa pak tua itu belum mati? Gawat! Jika dia tahu aku yang mengkhianatinya, aku bisa dibunuh oleh patriark pak tua itu."


Akira tetap waspada, mata Tenseigannya membaca gerak-gerik dari semua anggota klan Kurogane yang mencurigakan.


"Maaf, tuan Tsubasa. Apakah anggota klan anda bisa dipercaya? Setelah anda bekerja sama dengan organisasi Yon Kingu?" Akira coba mengingatkan agar Tsubasa waspada.


Dan benar saja, baru saja dikatakan. 49 anggota klan Kurogane menyerang Tsubasa dan Akira.


"Habisi mereka, dan pak tua sampah itu. Dia sudah tak pantas memimpin klan. Hanya aku yang pantas, Suji Subarashi no Jutsu!" titah Jindan dan memperkuat masa ototnya setara 100 orang.


"Suji Subarashi no Jutsu!" seru 48 anggota klan Kurogane serentak menggunakan jutsu tersembunyi milik klan Kurogane.


Mereka melemparkan kunai khusus yang bisa meledak. Kunai tersebut dibuat khusus oleh klan Kurogane dan ide cetak birunya dari Tsubasa.


"Awas, tuan Shinji!" teriak Tsubasa.


"Doton: Doryuuheki!"


Akira hanya menautkan tangan, lalu menempelkan kedua telapak tangannya ke permukaan tanah untuk membuat dinding tanah. Bukan hanya satu lapis, tapi 10 lapis.


'Duar-duar!' Tapi semua dinding tanah Akira berhasil dihancurkan oleh kunai yang bisa meledak. Jutsu khusus tersembunyi klan Kurogane juga bisa memperkuat senjata yang dipegangnya menjadi 10 kali lipat.


Akira terus membuat dinding tanah tanpa henti, tapi semuanya berhasil dihancurkan oleh kunai ledak. Bahkan sudah 100 lapisan dinding tanah, tapi semuanya dihantam dan diratakan dengan mudah.


[Selamat, host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jutsu Doton. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]x100


[Selamat, Host berhasil menaikan jutsu Doton ke Rank D dan membutuhkan 3000 poin chakra elemen untuk naik ke Rank C]


[Selamat, Host berhasil menaikan jutsu Doton ke Rank C dan membutuhkan 9000 poin chakra elemen untuk naik ke Rank B]


[Selamat, Host berhasil menaikan jutsu Doton ke Rank B dan membutuhkan 10000 poin chakra elemen untuk naik ke Rank A]


"He-he ... aku memang sengaja melakukannya agar semua jutsu elemenku naik Rank," gumam Akira sambil terkekeh pelan dan menciptakan 1000 lapisan dinding tanah lagi.


Bahkan semua rumah klan Kurogane tertutup dinding tanah dan 50% wilayah pemukiman klan Kurogane juga menjadi lapisan dinding tanah.


Namun, semua itu hanya menunggu waktu, dan tepat saja hanya dalam 30 detik. 1000 dinding tanah rata dengan tanah oleh 49 anggota klan Kurogane.


[Selamat, host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jutsu Doton. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]x1000


[Selamat, Host berhasil menaikan jutsu Doton ke Rank A dan membutuhkan 180.000 poin chakra elemen untuk naik ke Rank S]


"Sepertinya, tuan Shinji hanya mempermainkan mereka sedari tadi. Jutsu terkuat klanku saja mudah dibuat kewalahan hanya dengan pertahanan jutsu Rank E yang diperbanyak," batin Tsubasa berdecak kagum dan sekarang ia berada di samping kiri Akira.


"Huff ... huff ... huff ...." 49 anggota klan Kurogane yang terdiri dari pemuda, pemudi, wanita, pria dan pria tua itu nafasnya mulai tersengal-sengal.


"Menyerahlah kalian akan ampuni!" teriak Akira tapi mereka tetap kukuh tak mau menyerah, "Kalian pikir aku datang tanpa persiapan kemari. Aku sudah menyerap semua informasi dari pikiran tuan Tsubasa. Jutsu kalian memang hebat, tapi punya banyak waktu. Jika melebihi batas penggunaan, bukan tidak mungkin merusak semua jaringan saraf otot kalian!"


Beberapa anggota mulai berjatuhan dan terkapar lemas. Efek perusaka syaraf otot di sekujur tubuh mereka sudah dimulai.


"Ha-ha ... itu jika tidak menggunakan ini." Jindan mengeluarkan cairan berwarna ungu pekat. Itu adalah sel Kitana yang ditaruh di dalam pistol gun injeksi, lalu disuntikannya ke lehernya. "Segar sekali rasanya."


"Sebentar lagi Gori Satonu juga akan tiba. Dan kau pasti mati," sambungnya menunjuk Akira dengan menyeringai jahat.


"Aku rasa mereka tidak akan datang, percayalah." Akira tersenyum licik dan melanjutkan, "Aku sudah memberikan kalian waktu untuk meminta ampun. Nampaknya pengampunan itu sudah berakhir."


"Benar, tuan Shinji. Habisi saja mereka semua, aku sudah rela dan ikhlas," timpal Tsubasa mengeraskan rahang tapi tak bisa berbuat apa-apa.


Kurogane Tsubasa tidak menyangka, jika semua anggota klannya termasuk anak dan istri Tsubasa mengkhianatinya. Hanya demi kekuatan dan kejayaan.


"Baiklah, aku akan mengabulkan permintaanmu, tuan Tsubasa." Akira membungkuk hormat di depan Tsubasa sambil menyeringai licik, "Tsukuyomi!"


[Selamat, host mendapatkan 100.000 poin chakra karena menghabiskan 1.000.000 poin chakra dengan menggunakan salah satu jutsu Ryuzugan. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]


[Selamat, Ryuzugan berhasil naik menjadi 5 tomoe dan mendapatkan jutsu Kamui. Untuk naik ke 6 tomoe dibutuhkan 179.400 poin chakra]


49 anggota klan Kurogane mematung dengan tubuh berkeringat dingin, termasuk juga Kurogane Jindan. Mereka semua masuk dalam genjutsu atau ilusi Akira


Dalam dunia hitam putih yang dibuat Akira, mereka semua berdiri di atas tebing tinggi. Lalu ditendang punggungnya secara kasar oleh Akira ke dalam jurang, dan di dasar jurang ada ribuan bilah tombak siap menusuk tubuh mereka.


Ketika mereka merasakan tusukan tombak dan tak bisa memekik. Akira mengulang gerakan yang sama pada mereka, hingga mental mereka jatuh dan tewas seketika dengan keringat dingin mengucur deras, disertai mulut menganga dan mata terbelalak.


Jindan masih bertahan, walau sudah mengalami ratusan kali hukuman di dalam dunia genjutsu Akira.


"Oh, rupanya sel Kitana sungguh kuat juga ya. Tapi aku punya vaksinnya. Senpo: Rasenraikoha!"


Secepat kilat Akira melesat ke arah Jindan yang masih berdiri mematung dan berkeringat dingin. Lalu membentuk bola air berkompresi tinggi yang sudah dicampur dengan chakra senjutsu dan chakra Enenra.


Bola berwarna ungu pekat diselimuti 4 cincin air tersebut, dihantamkan ke perut Jindan. Sel Kitana langsung terserap ke dalam tangan kanan Akira dan mulai mencerna semua informasi sel Kitana, "Ningendo!"


Ruh Jindan langsung ditarik keluar, sekalian dengan informasi mengenai kerjasama Jindan dan Gori Satonu. Juga beberapa Kyu Zenpan-Teki yang masih hidup.


"Informasinya sangat menarik. Jadi mereka telah membunuh kakek Boruto, aku akan menghabisi kau Gori Satonu dan ...."


Akira tidak melanjutkan perkataannya, karena sudah marah besar. Boruto disiksa dan dihabisi oleh 4 Kyu Zenpan Teki juga Raiga Hoshigaki.