DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
Chapter 126 Penyerangan Di Gerbong Kereta



10 Jounin elit Kirigakure mulai bergerak, setelah kereta sudah setengah perjalanan menuju stasiun Mizuyu.


10 pasang mata berkeliling mengamati keadaan di gerbong 7, lalu 10 jounin elite Kirigakure keluar melalui jendela gerbong, setelah melihat banyak yang tertidur pulas. Kereta melaju sangat cepat 150 km/jam, hamparan laut sejauh mata memandang tersaji dari kiri dan kanan jendela gerbong kereta kaminarimon.


10 Jounin elit Kirigakure memakai topeng hanya, untuk melakukan aksinya membawa Yakumo hidup atau mati. Mereka bersepuluh berjalan menapaki atap gerbong kereta dengan berlari cepat dan melompati gerbong hingga gerbong.


Akira sudah melihat mereka bergerak ke arah gerbong satu dari persepsi mata byakugannya. Reina yang berada di depan Yakumo, membuka jendela gerbong di sampingnya, hembusan angin yang kuat menerpa wajahnya, hingga rambutnya yang lurus dan lembut terbang terurai.


Swush!


Yakumo yang berada di belakang Reina berdecak kagum, melihat kecantikan Reina bak seorang dewi turun dari kahyangan, semerbak harum rambutnya menusuk hidung Yakumo.


"Benar-benar seorang dewi sejati, pantas saja Akihiko sama tergila-gila pada Masayuki hime," Yakumo bergumam dengan tatapan mata berkilau penuh kagum, belum pernah ia merasakan sedekat ini pada wanita yang begitu sangat cantik, salivanya ia tahan agar tak ditelan untuk menghormati Akira sebagai wujud persahabatan.


Reina mengaktifkan Raito Hoshi level 2 berbentuk dua krosbow kecil berwarna putih di punggung tangannya. 6 pilar kristal putih sepanjang 2 meter melayang seperti sayap di punggung Reina, lensa kacamata scouter menutupi kedua matanya, keluar dari bando yang menutupi kedua telinganya.


Reina melayang keluar jendela, anak panah chakra berwarna hijau terisi di tali busur krosbow, Reina membuat efek tertidur jika terkena anak panah berwarna ini. Anak panah yang dibuat dari chakra Reina memiliki beberapa efek, warna hijau tidur, warna kuning racun, warna ungu membatu, warna merah meledak, dan warna jingga lumpuh, serta warna biru membeku.


Akira menyuruh Reina untuk tidak membunuh 10 jounin elit Kirigakure, hanya membuat mereka tertidur saja. Karena misi mereka berdua hanya menggagalkan penangkapan Yakumo untuk memperkuat keyakinan Yakumo ke Akira dan Reina.


Reina terbang keluar dari jendela gerbong kereta dengan posisi terbang seperti pesawat, karena jendela gerbong hanya berukuran 1 meter x 1 meter persegi.


10 jounin elit Kirigakure sedang berlari cepat dan sampai digerbong 3, Reina terbang melesat cepat ke gerbong 2.


"Lebih baik kalian pulang saja, urungkan niat kalian!" Reina menatap sinis 10 jounin elit Kirigakure, 6 pilar kristal putih sudah mengelilingi tubuhnya membentuk dinding putih transparan.


Trang!


Salah satu jounin elit Kirigakure melemparkan kunai yang sudah diselimuti chakra angin untuk menembus pertahanan kessho no tate milik Reina, tapi tetap saja kunai itu malah membelok ke arah kanan Reina dan tercebur ke air laut.


4 jounin elit Kirigakure melesat cepat menebaskan pedang ninjatonya sangat cepat, pertahanan Kesho no tate milik Reina benar-benar susah ditembus.


Klang!


Bilah pedang ninjato yang bersentuhan dengan dinding kristal transaparan yang dikeluarkan oleh 6 pilar kristal putih patah.


"Apa?! Pedang yang terbuat dari batu logam Kuroboshi itu patah?! 4 jounin elit Kirigakure melompat mundur, matanya membulat, setelah pedang yang terbuat dari batu logam dibawah kelas batu logam Ryuakuma itu patah.


Akira dan Yakumo sudah keluar dari gerbong satu, dan berlari di atas permukaan air laut. Baru beberapa lusin meter, mereka berdua sudah dicegat oleh 5 jounin elit Kirigakure yang melihat, Akira dan Yakumo kabur dari gerbong satu.


"Yakumo sama, nampaknya kita hentikan masa santai ini. Mereka berlima ingin kita merentangkan otot-otot kita yang sudah lama berkarat," Akira menyunggingkan senyum, dan hilang dari pandangan.


Bam!


Sraaak!


Kedua kaki mereka bergesekan dengan permukaan air laut. Lalu serentak menumpu tubuhnya pada kaki kanan dan melesat bersama ke arah Yakumo yang berada di arah jam 3.


Cwuszh!


Tubuh Akira berkedip muncul di depan Yakumo dengan merentangkan kedua tangannya dan tersenyum licik, "Kalian lupa aku adalah orang yang mendapatkan langsung warisan dari Uchiha Ryuki," Akira merapal segel tangan, "Katon: Bakufu Ranbu!"


Swush!


Api keluar dari pusaran portal kamui, memutar seperti pusaran tornado. Pusaran berputar sangat cepat dan memanjang, semakin lama semakin besar api yang keluar dari portal kamui.


"Gawat!" 5 jounin elit Kirigakure membelalakan mata, lalu serentak merapal segel tangan dan menghentakannya ke permukaan air laut, "Suiton" Suijinheki!"


Zrash!


Dinding air 5 lapis muncul di depan 5 jounin elit Kirigakure, pusaran api yang dilepaskan oleh Akira menghantam dinding air hingga tersisa satu dinding air.


Disaat mereka terlaku fokus dan pandangan mereka terhalangi oleh kepulan asap, Akira berteleportasi dengan jutsu hiraishin dan muncul tiba-tiba di belakang mereka, tangan Akira diayunkan ke tengkuk mereka satu persatu untuk membuat mereka pingsan.


Buak!


Sebelum tenggelam ke dalam laut, tubuh mereka ditendang sejauh mungkin satu persatu ke arah pulau kecil, seluas 1 km, jarak dari Akira hanya 100 meter.


Kepulan asap mereda, Yakumo tersenyum puas setelah melihat tidak ada lagi jounin elit Kirigakure yang mengejarnya. Jika ia sendiri yang melawannya meskipun di tahap sannin 1 pasti dibuat babak belur, karena ia hanya shinobi yang memiliki ninjutsu standar.


Di atas gerbong kereta yang terus melaju cepat, meninggalkan Akira dan Yakumo. Reina menguap malas menghadapi 5 jounin elit Kirigakure yang tersisa, "Hoaaaam ... sungguh membosankan," katanya.


Bagaimana tidak semua serangan elemen rank S, kunai, fuma shuriken, shuriken, tebasan pedang bahkan kunai peledak yang menghantam dinding kristal tranpasaran tak mampu membuatnya tergores sedikit pun.


"Huff ... huff ...huff ... benar-benar sial! Pertahanan senjata macam apa yang tak bisa ditembus," 5 jounin elit Kirigakure nafasnya tak beraturan karena mulai kehabisan chakra. Raut wajahnya sudah sangat-sangat kesal kuadrat dan berlutut satu kaki.


"Sekarang giliranku!" Reina mengarahkan kedua tangannya ke arah 5 jounin elit Kirigakure, dua krosbow yang berada di punggung tangannya sudah terisi dengan anak panah chakra berwarna hijau. "Tertidurlah dan mimpi yang indah."


Jleb!


Anak panah chakra berwarna hijau terlontar sangat cepat dan mengenai dahi kelima jounin elit Kirigakure. Setelah menyentuh permukaan kulit dahi 5 jounin elit Kirigakure, anak panah itu lenyap, dan seketika mereka tertidur pulas dengan mendengkur keras.


Grooook!


Kelima tubuh jounin elit Kirigakure, terlentang di atas gerbong kereta nomor 2 dalam keadaan kereta melaju cepat, Reina mengunci tubuh dan kedua kaki serta tangan mereka dengan elemen es, agar mereka tak terjatuh ketika dalam keadaan tertidur pulas.