
Akira berteleportasi ke penginapan Kuboshiri untuk bertemu Hiyoshi dan membicarakan proyek 10.000 ton ikan.
"Hiyoshi sama, bisakah anda mengumpulkan para bandar ikan di seluruh Namigakure sekarang? Ada hal penting yang aku utarakan dan sangat mendesak," pinta Akira raut wajahnya sangat serius dan terkesan panik.
Akira bingung bagaimana membujuk para bandar untuk mau memberikan 10.000 ton ikan tanpa dibayar hari ini, tapi esok hari. Akira mengkhawatirkannya karena bisa saja, klan Amenoji yang begitu ketat menolak semua kiriman ikan Akira meski ada perjanjian hitam diatas putih. Bagi mereka uang ratusan juta ryo tak ada artinya.
***
1 jam kemudian.
Penginapan Kuboshiri dipenuhi ratusan para ketua bandar ikan di semua pesisir pantai Namigakure. Karena mereka memang setiap hari menantikan kabar terbaru dari Akira.
"Tuan-tuan semuanya. Mohon maaf mengganggu waktu anda semua. Aku mendapatkan kabar yang sangat baik." Akira berdiri tegak dengan aura mendominasi dan tersenyum ramah pada semua ketua bandar ikan.
Semua bandar ikan tak sabar mendengar pengumuman dari Akira. "Tuan Shinji, mohon cepat beritahu! Jangan buat kami mati penasaran, he-he-he!" teriak salah satu bandar lalu terkekeh.
Membuat suasana hening kembali pecah dengan tawa di seluruh sudut penginapan Kuboshiri. Para bandar ikan sampai duduk menutupi jalan utama Namigakure.
"Baik, aku mendapat pesanan dari klan Amenoji. Totalnya 10.000 ton dan besok harus sudah sampai disana. Masalah pengiriman aku sudah atasi, permasalahannya. Masalahnya Harga yang mereka tawarkan 450 ryo/kg dan dibayar esok hari. Aku hanya mempunyai uang-"
Tiba-tiba Akira berhenti berbicara, terpotong pembicaraannya karena mendengar suara telepati Azura, "Aku mendapatkan 525.000.000 ryo dari penjualan pil dan langsung dibayar kontan. Aku juga sudah menghubungi klan Mashiro untuk menyiapkan 20.000 daun Ashitaba."
"Tuan, dokter Shinji. Kami semua mempercayaimu. Berapapun ton ikan yang anda minta. Bagi kami anda adalah pahlawan Namigakure dan telah berjuang demi kami dan masa depan kami," kata salah satu ketua asosiasi bandar ikan di Namigakure mewakili semua bandar ikan.
"Ya, tuan dokter. Kirim saja, kami sudah menyiapkannya."
"Akhirnya kami bisa ekspor kembali."
Semua bandar ikan senang meskipun harganya sangat murah, tapi mereka masih tetap untung walau hanya 100 ryo/kg.
"Baik, sebagai rasa terima kasih aku hanya bisa memberikan uang 528.000.000 ryo pada tuan Hiyoshi, dan beliau akan mengurus semuanya," kata Akira menunduk hormat masih ada rasa penyesalan dan khawatir dari raut wajahnya.
"Tenanglah, aku yakin semuanya baik-baik saja."
Hiyoshi menepuk pundak Akira, ia merasakan beban berat yang ditanggung Akira saat ini. Banyak yang menumpukan harapan padanya.
Transaksi tiga desa yang dinaungi Senso No Haijo yang mulai dibuka dengan jalur sora pun belum mampu menaikan ekonomi ketiga desa.
Setiap malam Akira terus berpikir, haruskah berkonfrontasi dengan lima negara besar dan Yon Kingu. Tapi saat ini kekuatan Senso No Haijo masih mentah, bisa saja mudah ditumbangkan.
Akira kembali ke ruko klinik dokter, untuk mengambil uang tunai yang didapat oleh Azura. Lalu kembali ke penginapan Kuboshiri dengan berteleportasi menggunakan hiraishin.
Semua orang yang melihatnya, sudah tidak canggung lagi. Bahkan senang, orang yang kuat seperti Akira ada dipihak mereka.
***
Bagian selatan hutan perbatasan Namigakure dan Konohagakure.
1000 jounin elit dan 100 anggota Yon Kingu, siap menyerang Namigakure. Akibat dalam 3 hari, Sanjozu dan Arashi tidak ada kabar.
Mereka telah memutuskan jika tidak ada kabar penyerangan dan perebutan Namigakure. Maka bantuan untuk penyerangan akan tiba dalam tiga hari.
"Akira, kita kedatangan tamu. Jumlahnya sangat banyak."
Akira yang sedang memberikan gulungan besar pada Hiyoshi langsung panik dan berbisik padanya. "Tuan Hiyoshi, shinobi Yon Kingu dan Konohagakure akan menyerang kita. Tolong jaga markas utara untuk menyiapkan 10.000 ton ikan. Aku akan mencegahnya, bala bantuan akan tiba dalam 1 jam," bisiknya.
[Selamat host mendapatkan 100 poin chakra karena menggunakan salah satu jikkukan ninjutsu. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]x4.
Reina dan Shinichi langsung menghubungi anggota lain. Denji, Mishima, Shin bersama Byakuya terbang melesat cepat ke arah markas selatan dengan jarak tempuh kurang lebih 95 km.
Para bandar ikan pun mulai bekerja bergerak cepat dan penuh semangat. Hiyoshi dibantu jounin elite yang tersisa di Namigakure menyegel kotak tersebut ke dalam gulungan besar. Setiap gulungan besar berisi 100 ton.
Akira dalam sekejap sampai di markas selatan memakai cyberpunk suit. 10 meriam chakra di arah ke arah barat, dimana pasukan shinobi mendukung aba-aba untuk mulai menyerang.
"Reina, kita kombinasi!" titah Akira yang membentuk kepalan tangan ke arah Reina dan tangan kanan Reina juga membentuk kepalan tangan serta menyambut kepalan tangan Akira.
Kedua chakra mereka sedang bersatu. Di tangan kiri Reina muncul Crossbow dengan anak panah segel hiraishin Akira. Reina mengarahkan anak panah tersebut ke arah bola kristal yang melayang di depannya.
"Paman Shinichi, isi semua meriam chakra dan tunggu aba-abaku untuk menembak," titah Akira.
"Baik." Shinichi mengangguk.
'Shua!'
Anak panah chakra ditembakan dan masuk ke dalam bola kristal. Bola-bola kristal yang berada di atas pasukan shinobi Yon Kingu keluar anak panah chakra dan jumlahnya ribuan. Hujan panah dari atas langit, ratusan shinobi konohagakure tidak siap dan akhirnya tewas seketika terkena anak panah beracun.
"Tembak!" Akira melambaikan tangan kanannya.
Shinichi, satu-persatu menekan tombol meriam chakra yang sudah terisi penuh. Bola-bola chakra melesat sangat jauh hingga 5 km dan menghantam pasukan Yon Kingu.
'Booom!'
Dalam sekejap 550 shinobi tewas seketika, terkena hantaman bola meriam chakra. "Sial, mereka telah berhasil menguasai markas kita!" teriak salah Kyu Zenpan-Teki, Adora. "Lebih baik kita mundur!"
Reina yang melihat dari bola kristal, pasukan shinobi akan kabur tidak membiarkannya. Tapi ditahan oleh Akira, "Biar aku yang menghabisinya. Tangan ini sudah gatal untuk membunuh," katanya tersenyum jahat. "Paman Shinichi, isi kembali meriam chakra dan bersiap!"
Tubuh Akira berkedip, dan muncul di tengah-tengah medan pertempuran. Akira tidak mengetahui jika pasukan Yon Kingu dan pasukan Kirigakure juga sedang bergerak ke markas utara.
Akira mengejar shinobi dan membantainya satu persatu dengan Ryutaiga. Kepala mereka terputus dan hancur terkena jurus samehada no jutsu.
'Slash! Slash! Slash!'
"Mati kalian semua. Senpo: Rasenshuriken!"
Akira membuat rasenshuriken yang sangat besar, tapi ketika mengaktifkan rinnegan dan tenseigan. Ia melihat dari persepsi pandangan kedua matanya tersebut ada ratusan kapal besar sedang mengarah ke pantai Namigakure.
"Aku percayakan semuanya pada kalian," gumam Akira.
'Booom!'