DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 83 - Menjebak Namikage



"Ternyata meningkatkan respek pada seseorang ke kita hanya butuh kekuatan, kekuasaan dan hati yang tulus memberi. Aku memberikan mereka semua kekuatan yang aku punya, memang terlihat naif, tapi dengan 100% aku yakin mereka tak akan mengkhianatiku. Aku tak perlu memaksa mereka dengan menggunakan kotoamatsukami."


Dalam otak Denji, muncul bayangan-bayangan jutsu, mulai dari jutsu Jirobo, jutsu Kidomaru, jutsu Sakon dan Ukon, jutsu Kimimaro, serta jutsu Tayuya.


"Aku merasakan di setiap aliran darahku, kekuatanku meningkat dan chakraku membara. Aku tak menyangka Akira sama mampu memberikan kekuatan yang begitu dahsyat. 5 Legenda shinobi Ottogakure, semua jutsunya telah aku kuasai, hahahaha."


"Terima kasih, Akira sama," kata Denji menunduk hormat pada Akira.


"Agar Orochimaru tak curiga, kau pulanglah ikut dengan Byakuya ke Sunagakure. Lalu naik kereta ke Konohagakure, aku tahu jalannya akan memutar, tapi kau bisa berkunjung dahulu ke rumah Byakuya," jelas Akira.


"Baik, Akira sama," balas Denji lalu melepaskan penghalang shisienjin. "Kai!"


Boof!


Penghalang berbentuk prisma dengan warna ungu transparan mengepul menjadi asap dan hilang dari pandangan.


Akira membuka portal kamui, dan ditujukan ke Sunagakure, tepatnya gurun pasir 1 km dari pintu gerbang Sunagakure. Shinichi, Byakuya dan Denji masuk ke dalam portal, agar cepat pulang ke Sunagakure.


Hizuga akan mencoba menawarkan senjata, pengobatan, dan obat-obatan pada klan Renbu, klan bangsawan nomor satu di Namigakure. Hizuga sangat paham watak klan Renbu yang terkenal licik, tapi bagi Hizuga jika berhubungan dengan uang itu tidak penting.


Akira sudah berangkat ke Konohagakure dengan menggunakan kereta kaminarimon yang jalurnya sudah diperbaiki. Selama 7 tahun ke depan ia akan menyembunyikan jati dirinya di Konohagakure dengan menyamar menjadi dokter muda berusia 22 tahun.


***


7 hari kemudian.


Azura dan Reina telah berhasil mencuri gulungan legendaris elemen petir dari klan Yotsuki dan menukar lima kepala nukenin rank A. Dari lima kepala itu Reina dan Azura mendapatkan 5.000.000 ryo masing-masing kepala, karena lima hantu bayangan merupakan nukenin yang cukup dicari dari daftar 100 ranking teratas di Kumogakure.


Mishima punya rencana untuk memancing Namikage Bujin kakaknya, ke perbatasan Konohagakure, untuk melakukan transaksi pembelian senjata berupa gulungan bernama kyuri no akuma. Senjata ini dibuat oleh Shinichi dalam 7 hari dan yang mendesain 9 senjata itu adalah Hizuga. Shinichi membuat senjata itu dari logam enenra dari yang diberikan oleh Akira.


Klan Masamune sangat senang menyambut kedatangan Shinichi, begitu Byakuya membawanya ke kediaman klan Masamune. Ketua klan Masamune bernama Masamune Daikichi langsung memberikan tempat di pusat kota Sunagakure untuk Shinichi, asal ia membuatkan pedang untuknya dan Shinichi menyetujuinya.


Shinichi membuat chokuto dengan batu logam Gakizo yang berwarna emas, Daikichi sangat senang mendapatkan pedang berjenis chokuto dari Shinichi yang sudah sangat terkenal.


Ruko milik klan Masamune di tengah pusat kota Sunagakure, diberikan dengan semua surat tanahnya pada Shinichi dengan perjanjian Shinichi membuatkan 1000 pedang, 250 berjenis chokuto, 250 berjenis ninjato, 250 belati chakra, 250 pasang pisau chakra dan jangka waktu pembuatannya 6 bulan.


Mishima yang mendengar kabar tersebut langsung menghubungi Shinichi dan dibuatkan 9 senjata yang disimpan dalam gulungan khusus, desain kesembilan senjatanya dibuat oleh Hizuga.


Hizuga membuat desain 3 senjatanya yaitu vajra ganda berwarna merah dengan pegangan hitam, tongkat bilah sabit panjang berwarna hijau kehitaman dengan lengkungan bilah sabit berwarna hijau, 3 pedang berbilah hitam dan bersarung hitam berjenis katana, wakizashi serta kodachi.


Cakar ganda dengan 3 bilah cakar berwarna putih dan sarung tangannya berwarna biru, cakar ini juga bisa berubah bentuk menjadi krosbow kecil, dua sarung tangan berwarna ungu dengan guratan berwarna perak, belati chakra ganda berwarna kuning sepanjang 1 meter, dengan bilah tajamnya berwarna putih


Pedang besar panjang berwarna putih dengan bilah tajamnya berwarna merah dan diantara gagang serta bilahnya berlubang, tombak trisula bilah ganda, dan terakhir tombak naginata berwarna biru dengan bilah lengkungan besar, armor lengkap berwarna jingga dengan dua meriam laser chakra di pinggang dan dua meriam laser chakra kecil di pundak, serta enam meriam chakra kecil di punggung, armor itu juga dilengkap dua senjata gun bareel berwarna jingga.


Gulungan kyuri no akuma dibuat untuk menjebak Satoshi bujin yang sangat maniak dengan senjata khusus. Satoshi Bujin rela membeli gulungan kyuri no akuma dengan harga harga 100 juta ryo, disaat kondisi ekononi Namigakure dalam keadaan belum stabil, hanya memiliki 50 juta ryo sebagai uang simpanan.


Mishima yang sudah memakai seragam Ryutsuki, menggendong gulungan besar berwarna jingga pudar di pinggangnya, ditemani Hizuga yang sudah memakai seragam Ryutsuki juga.


"Oraaaa! Namikage dono, bagaimana uangnya sudah anda bawa?" tanya Hizuga dengan tersenyun licik dari balik topengnya.


Satoshi Bujin ditemani 4 jonin elite berlevel anbunin 5, dari klan Renbu. "Perlihatkan dahulu, mana senjatanya?!" pinta Namikage Bujin.


Mishima menurunkan gulungan besar jingga itu, lalu membentuk segel lepas, "Kai!"


Boof!


Boof!


Boof!


Gulungan besar itu terhampar dan muncul 9 senjata yang bernama vajra dengan kode senjata shoryuu, tongkat bilah sabit dengan kode senjata ninryuu, 3 pedang hitam dengan kode senjata sanryuu, cakar ganda dengan kode senjata yonryuu, dua sarung tangan selengan dengan kode senjata goryuu, belati chakra ganda dengan kode senjata rokuryuu, pedang besar panjang dengan kode senjata nanaryuu, tombak naginata dengan lengkungan besar berkode senjata hachiryuu, dan armor lengkap dengan kode senjata kyuryuu.


"Anda takan kecewa, Namikage dono, oraaa!" kata Hizuga sambil tersenyum licik dari balik topengnya. "Bagaimana uangnya, sudah anda bawa, Namikage dono? Kami hanya menerima uang kontan, bukan uang di dalam alat shinobi banking."


"Benar-benar senjata yang luar biasa!" mata Namikage Bujin terbelalak dengan raut muka sumringah. "Dengan gulungan ini, Namigakure bisa menjadi desa yang kuat dan bisa bersaing dengan lima desa besar lainnya."


Hizuga sudah mendemonstrasikan semua senjata itu, dan merekamnya, lalu memberikannya pada Namikage Bujin. Semua senjata yang dibuat dengan batu logam enenra itu kekuatanya sangat dahsyat, bahkan bisa meratakan permukaan tanah seluas 2 km. Tentu saja chakra yang dibutuhkan juga sangat banyak, jika digunakan pada shinobi dengan chakra sedikit sudah pasti akan mati kehabisan chakra.


Namikage Bujin mengambil gulungan kecil berisi uang 100 juta ryo di dalam saku jubah putihnya. Kishima sudah mengintai dari dalam semak-semak dan menekan chakranya hingga ke titik nol agar tak diketahui oleh rombongan Namikage Bujin.