
***
Keesokan paginya.
Akira membangunkan Shinichi, Hizuga, Byakuya, Denji, dan Mishima untuk berlatih, sekaligus menemani Akira menjalankan misi harian.
Mereka bersama-sama berlari mengelilingi Namigakure, lalu melakukan gerakan 50 push up, 50 pull up, 50 squat jump, dan 100 sit up.
"Huff ... huff ... huff ... be-benar-be-benar gila. Pantas saja Akira sama sangat kuat di umurnya baru 5 tahun huff ... huff ... huff ...." Nafas Byakuya terengah-engah dan keringatnya mengucur deras setelah melakukan latihan bersama.
Hizuga, Denji, dan Byakuya terkapar di jalan depan penginapan nenek Gezo. Shinichi dan Mishima meskipun masih kuat berdiri nafasnya tersengal-sengal, lain dengan Akira tersenyum santai, seperti tidak terjadi apa-apa.
"Akira chan! Masakannya sudah siap!" teriak Yumiko memanggil Akira. Hizuga, Denji, dan Byakuya yang sangat suka makan, walaupun sedang terkapar langsung bangkit lalu berlari masuk ke dalam penginapan.
"Dasar kau mulut boros! Bukan hanya mulutmu yang penuh racun mematikan yang bisa membunuh hati seseorang tapi juga mulut dan perutmu itu memang boros. Akira sama bisa rugi mempunyai saudara seperti kalian!" teriak Shinichi menyeringai kesal.
Akira yang melihat kejadian itu, menepuk jidatnya sendiri, "Mereka seperti bukan shinobi yang kuat, lebih mirip seperti badut sirkus, aiih!"
Hizuga yang mendengar ejekan Shinichi keluar lagi dari pintu penginapan, lalu menarik lengan Shinichi yang besar. "Sudahlah muka badak, seharusnya dengan tubuh sebesar ini makanmu itu 10 kali lipat dari makanku. Jadi ayo cepat makan, sebelum aku habiskan."
Mereka makan bersama dan sangat lahap, sampai memghabiskan 30.000 ryo saja untuk makan, padahal biaya penginapannya hanya 4500 ryo untuk 6 orang tapi Akira memberikan 10.000 ryo pada nenek Gezo, karena masih mengingat kejadian itu, Akira dan Azura serta Reina pernah merusak penginapan nenek Gezo.
Akira menitipkan surat pada Yumiko, jika suatu saat Hiyoshi datang ke penginapan ini. Karena Akira sudah memutuskan untuk meninggalkan Kirigakure dan belum menentukan menetap dimana. Meskipun Hokage Sarada sedang mencarikannya tempat untuk praktek dokter di Konohagakure dan menjual senjata.
Akira masih khawatir jika Hiyoshi masih hidup dan memberitahukan pada Mizukage Kagura dan Mizukage Chojuro, bahwa ia telah membunuh Rui. Sudah pasti pemerintah Kirigakure akan menangkapnya, meskipun Akira bisa memberikan penjelasan dan bukti yang sebenarnya.
Yumiko dan nenek Gezo merapikan piring bekas makan mereka berenam, lalu keluar menutup rapat ruang makan khusus yang dipesan Shinichi. Akira melirik ke arah Denji, dan langsung mengerti perintah Akira, lalu merapal segel tangan, "Kage bunshin no jutsu!" kata Denji.
Boof!
Boof!
Boof!
Muncul 4 kage bunshin Denji, lalu menyebar ke arah 4 sisi ruangan, dan serentak merapal segel tangan lalu ditangkupkan, "Shisienjin!" muncul penghalang berbentuk prisma berwarna merah transparan menutupi ruangan khusus yang dipesan Akira.
"Maaf Denji, aku harus merepotkanmu," kata Akira dengan bibir melengkung membentuk senyuman. Lalu sorot matanya langsung tajam, "Aku meminta Denji untuk membuat penghalang, agar apa yang aku katakan dan kita diskusikan tidak ada yang mendengarnya."
"Baik, Akira sama," balas Hizuga, Shinichi, Mishima, Denji, dan Byakuya menganggukan kepala.
"Paman Mishima, untuk rencana balas dendammu, aku takan ikut campur menyusun rencana. Kurasa paman lebih paham mengatur strateginya, paman juga sudah di level sannin 9. Jadi kurasa paman bisa menghadapinya," tegas Akira.
"Untuk masalah markas, mungkin aku akan membicarakannya nanti secara pribadi pada Akira sama."
"Yo, benar saudaraku. Kita bereskan kakak kita yang bajingan itu, apapun keputusanmu, aku akan mendukungmu, kuzu-kuzu."
"Kita akan membagi tugas, selama 7 tahun ke depan kita harus mengumpulkan uang yang banyak, untuk menguatkan pondasi organisasi Senso no haijo dan jalin kerjasama dengan klan yang memang menjadi pasar kita. Mulai dari senjata, obat-obatan dan pengobatan."
"Paman Shinichi, dan Byakuya kembali ke Sunagakure. Lalu buat toko senjata disana, aku yakin paman Shinichi bisa menanganinya. Byakuya kembalilah ke klanmu balaskan semua rasa sakitmu pada klan, tapi ingat jangan berlebihan, buat saja mereka terkejut dengan kekuatanmu sekarang. Jika sudah percaya padamu, gali informasi terkait bijuu," jelas Akira dengan sorot mata yang tajam.
"Lalu tugasku, dan tugas Akira sama apa?" tanya Denji.
"Tugasmu Denji, kembali ke Ottogakure. Curi penelitian Orochimaru yang menurutmu penting dan kumpulkan semua informasi tentang apapun yang penting tentang Ottogakure dan bijuu," jawab Akira. "Aku sendiri akan ke Konohagakure, menyamar sebagai dokter dan mengumpulkan uang disana."
"Lalu tugas Azura dan Reina?" tanya Hizuga.
"Setelah misi mereka selesai dan berhasil, Reina akan aku kirim pulang ke Kirigakure menjadi mata-mata. Sedangkan Azura akan menetap di Kumogakure, menjadi mata-mata sekaligus menawarkan senjata, pengobatan, dan juga obat-obatan. Intinya kumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang bijuu, kuasai politik dengan menawarkan klan lemah di setiap desa kekuatan organisasi Senso no haijo," jawab Akira.
"Baik, Akira sama!" kata Shinichi, Hizuga, Byakuya, dan Denji serta Mishima, meskipun Mishima belum resmi menjadi anggota organisasi Senso no haijo, Akira yakin dan mempercayainya karena status respeknya sudah meningkat di angka 90%.
"Oh ya, Akira sama. Lalu tugasku? Aku pasti akan rindu dengan muka badak, jika harus berpisah dengannya. Tapi demi misi aku rela," tanya Hizuga dengan raut muka murung karena sedih harus berpisah dengan Shinichi yang setiap hari mengejeknya.
"Tugas paman Hizuga, rekrut anggota baru. Rekrut klan yang mau bekerja sama dengan kita, jika mereka berkhianat, paman tahu harus melakukan apa bukan?" tegas Akira dengan sorot mata yang sangat tajam bagai duri-duri menusuk hati.
"Baik, Akira sama," kata Hizuga menunduk hormat.
"Sebelum kita berpisah dan bertemu kembali disini, 7 tahun lagi. Kalian boleh membuat senjata sesuai apa yang kalian inginkan dengan batu logam khusus bernama batu logam enenra. Untuk desain katakan saja pada paman Hizuga, dia ahli menggambar senjata dan paman Shinichi yang akan mengeksekusinya," kata Akira.
"Maaf, Akira sama. Aku masih ragu dan ketakutan, jika nanti ketahuan oleh Orochimaru sensei. Berilah aku kekuatan yang lebih kuat dari Orochimaru sensei, Akira sama!" pinta Denji menunduk hormat pada Akira.
[Ding]
[Selamat host berhasil menaikan respek Denji Nagano menjadi 85%].
"Baiklah!" Akira merapal segel tangan, muncul rinne sharingan merah dengan 12 tomoe di kening Akira. Semua orang terkejut dan membelalakan mata, lalu menempelkan telapak tangan kanannya ke kening Denji. "Fuinjutsu: Yujo shirushi no juin!"
Swuung!
Di tengah dada Denji muncul bulatan kepala naga berwarna hitam di kelilingi 7 magatama berwarna merah. Segel kutukan ten no juin di dahinya dengan 4 tomoe bertambah 1 tomoe, menjadi 5 tomoe dikelilingi bulatan hitam terputus-putus dan diluar bulatan hitam ada 9 garis yang memutarinya.