DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 140 Renbu Keiko



***


Di langit Hoshigakure.


Azura dan Keiko sedang berada di punggung Suzaku, terbang di atas ketinggian 500 meter. Nampak jembatan kristal yang sebelumnya di buat oleh Reina dan sisa-sisa pertarungan mereka melawan Son Goku.


Azura menajamkan pandangan matanya, Suzaku terus turun ke arah jurang lembah iblis, ada banyak shinobi Hoshigakure sedang melakukan patroli memindai daerah yang pernah terjadi pertarungan antara Reina, Akira dan Son Goku.


"Keiko, pakailah topeng ini!" Azura memberikan dua topeng satu warna putih dengan motif naga, dan satunya lagi topeng hitam dengan motif rubah. Kemudian melanjutkan dengan sudut-sudut bibir menekuk membentuk senyuman, "Lalu kamu pakailah topeng yang berwarna putih dan tekan tombol di bagian dekat telinga kanan topeng!"


Keiko memakai topeng berwarna putih, lalu menuruti arahan Azura dan langsung terpakai seragam Ryutsuki. "Kenapa kita harus memakai dua topeng?" tanya Keiko menelisik, karena ia sangat penasaran. Dalam pikirannya pasti ada tujuan tertentu harus memakai dua topeng berbeda.


"Aku harap kamu akan setia pada Akira sama." Azura tersenyum tipis dari balik topengnya. Kemudian melanjutkan dan duduk bersila di atas punggung Suzaku yang terbang perlahan ke arah lembah iblis, "Jika kita memakai topeng putih berarti kita sedang dalam mode organisasi Senso no Haijo, misinya membunuh tanpa ampun baik perorangan dan sebuah klan atau bahkan satu desa, serta mengumpulkan bijuu. Jika kita memakai topeng hitam berarti kita masuk dalam mode organisasi Eneru, misinya membantu desa, klan atau perorangan. Ya meskipun pemimpin kita sama tapi Akira sama seperti memiliki dua karakter di satu sisi sangat jahat tapi di sisi yang lain dia sangat baik."


"Apa kamu sudah tahu kalau klan Renbu akan dibantai hari ini?" tambahnya tersenyum licik dari balik topengnya.


"Aku sudah tak peduli lagi dengan klan. Seharusnya aku juga ikut dalam misi pembantaian itu jika Akira sama yang menginginkannya. Tapi jika tujuannya adalah bijuu, klan kami tidak memiliki bijuu satu ekor pun," jawab Keiko menggeleng pelan.


"Salah!" tegas Azura menggeleng cepat. "Justru Akira sama sudah mengawasi ketua klan Renbu, Animisa Renbu sejak lama. Tidak ada yang bisa disembunyikan dari mata Akira sama."


"Oh, begitukah?" Keiko membulatkan mulutnya dan tatapannya dingin. Kemudian melanjutkan dengan tatapan mata datar, "Baguslah, biar ketua klan itu mati! Bila perlu aku sendiri yang akan membunuhnya!"


Tubuh Keiko diselimuti aura berwarna hitam pekat, mengingat ia sewaktu kecil, kedua orang tuanya di bunuh oleh Animisa di depan mata kepalanya sendiri. Kemudian ia bertekad untuk membalas dendam, tapi setelah berlatih lama, levelnya meningkat sangat lambat, walaupun sudah menjadi jounin Namigakure tapi levelnya hanya di chunin 5 saja. Tapi setelah bertemu Akira, levelnya terus meningkat pesat dan elemen kegelapannya (meiton) aktif.


"Kuchiyose no jutsu: Hydra!" Keiko menggigit kedua jempolnya dan merapal segel tangan pemanggilan lalu menghentakan ke punggung Suzaku.


"Boof ...!" Muncul formasi segel pemanggilan di atas punggung Suzaku dan nampak dari kepulan asap seekora siluman kecil seperti slime berwarna hitam pekat dengan dua sklera mata berwarna merah dan pupil garis vertikal berbentuk elips dengan warna kuning, serta dua taring panjang di mulutnya.


Azura yang melihat Keiko melakukan jutsu pemanggilan dengan nama yang sangat keren. Dalam bayangan Azura Hydra itu adalah naga hitam dengan banyak kepala, tapi setelah muncul malah lebih mirip angry bird berwarna hitam legam. "Eeeugh!" Azura syok menepuk jidatnya sendiri dan rahangnya terjatuh.


"Jangan lihat bentuknya tapi lihat fungsinya. Haaaaa!" Hydra melompat ke arah tangan kanan Keiko, setelah sampai di tangan kanan Keiko, Hydra dilempar kuat-kuat ke arah jurang lembah iblis. "Tunjukan pesonamu, Hydra!"


Hydra melesat sangat cepat masuk ke jurang lembah iblis yang mempunyai kedalaman 50 meter. Hydra yang sudah masuk ke dalam jurang lembah iblis dengan sangat lahap menyerap gas racun yang tersisa setengahnya setelah setengahnya lagi dihisap oleh Son Goku. Radius gas beracun di jurang lembah iblis radius 2 km, sekarang tersisa 1 km.


Tubuh Hydra yang terus menyerap gas beracun semakin lama semakin membesar, tubuhnya membesar menjadi slime berdiamater 1 meter, yang mempunyai telinga tapi bentuknya seperti sayap malaikat. Lalu membesar lagi mempunyai kaki dan tangan, telinganya memanjang seperti telinga pikachu tapi ujungnya menekuk, warna tubuhnya berubah menjadi warna nila.


Gas beracun yang tersisa hanya tinggal radius 300 meter, tubuh Hydra semakin membesar dan benar saja menjadi naga hitam bersayap dua dengan mata merah. Satu persatu kepalanya tumbuh hingga mencapai 9 kepala dan sayapnya juga tumbuh satu pasang persatu pasang sampai lima pasang.


"Groaaaar ...!" Hydra meraung keras tubuh setinggi 100 meter dan terlihat kepalanya mendongak ke atas langit melewati bagian atas jurang iblis. Hydra berhasil menyerap semua gas beracun di jurang lembah iblis, dan semua wilayahnya sudah disterilkan dari gas beracun.


Di kepala setiap kepala Hydra muncul gambar dua bentuk motif wajik yang saling menempel satu sama lain, yang di atas berwarna merah dan yang dibawah berwarna putih. Begitu pula di dahi Keiko, sklera matanya berubah menjadi warna merah dan pupilnya matanya seperti Hydra garis vertikal berbentuk elips berwarna kuning.


Boof!


Levelnya naik sangat tajam dari jounin 9 naik sampai sannin 1. Urat ototnya menonjol dengan warna hitam legam, Azura melihatnya bergidik ngeri lebih mirip iblis, "Aaaaaaargh ...!" Tubuh Keiko menegang keras dan mulutnya meraung keras. Deru angin berhembus di sekitar tubuh Keiko dan terjadi fluktuasi udara, Suzaku terbang agak goyah karena merasakan aura dari dalam tubuh Keiko menekannya.


"Boof ...!" Hydra hilang menjadi kepulan asap, setelah 20 jounin elit Hoshigakure mendekat ke arah Hydra yang berada di dalam jurang lembah iblis dan kepalanya melewati tepian jurang lembah iblis.


"Kemana siluman itu?"


"Siapa yang berani mengacau di wilayah Hoshigakure. Akan aku cincang menjadi bubur kambing, hmph!"


"Mereka pikir kami takut? Aku pastikan kalau ketemu anunya akan aku potong dan kucincang-cincang serta kujadikan baso beranak, hmph!"


"Siapapun yang memanggil siluman itu dan mengacau di wilayah Hoshigakure, pasti aku akan habisi."


"........."


Beragam komentar kemarahan dari jounin elit Hoshigakure yang sampai di tepi jurang, sampai terdengar ke telinga Keiko yang sudah sangat peka dan sensitif setelah elemen kegelapannya bangkit dengan sempurna.


Tatapannya sangat tajam menatap lekat 20 jounin elit Hoshigakure yang sedang berkumpul di tepi jurang. "Azura, tunaikan tugasmu! Aku ingin mencicipi kekuatanku dulu pada mereka, hahahaha ...." Keiko tertawa jahat, nada suaranya seperti dua orang berbicara atau lebih tepatnya seperti suara Son Goku dan Vegeta dalam bentuk fusion Gogeta atau Veggeto tapi versi perempuan.