
Bam!
Shua!
Tap!
Akira menangkis side kick dengan lengan kanannya, lalu melakukan gerakan kayang sampai hampir menyentuh tanah untuk menghindari front kick dan menepis back kick dengan kedua telapak tangannya.
Kecepatan gerakan taijutsu Mishima, sangat cepat. Namun tidak bagi penglihatan Akira yang hanya seperti gerakan lambat.
"Ayolah, hanya itu kemampuanmu paman?" ledek Akira untuk memprovokasi Mishima. "Tak ada satu pun tendangan maupun pukulan paman yang mampu melukai, hehehe."
Shua!
Shua!
Shua!
Mishima melakukan pukulan dan tendangan beruntun yang dilakukan bergantian. Namun Akira hanya melakukan teknik weaving dipadukan langkah silang untuk menghindari pukulan dan tendangan beruntun Mishima.
"Seriuslah sedikit, jangan hanya menghindar seperti ayam yang mau dipotong lehernya, pecundang!" Emosi Mishima mulai terpancing, dan mulai melakukan gerakan-gerakan yang tidak perlu.
Bam!
Bam!
Bam!
Akira tersenyum licik, provokasinya berhasil dan memanfaatkan kesempatan itu untuk menyerang balik Mishima. Akira berhasil melayangkan taijutsu kage resikikku, dengan menendang rusuk kanan, pergelangan lengan dan terakhir pelipis Mishima hingga membuatnya terpental menabrak pepohonan.
Shua!
Brak!
Brak!
"Cuih!" Mishima meludahkan darah lalu menyeka darah yang tersisa di mulutnya. Mishima menumpu pada kedua tangannya untuk bangkit dan menyeringai kesal, "Bahkan tendangannya pun tak mampu dilihat oleh mataku, kecepatan macam apa itu, sial!"
Shua!
Mishima melesat cepat dan langsung melompat lalu menghantamkan tumit kakinya ke arah kepala Akira.
Brak!
Akira menghindari tendangan jump front kick Mishima dengan memutar ke arah kanan, lalu menghantamkan sidek kick pada tulang rusuk bagian kiri Mishima.
Bang!
Krak!
Shua!
Boom!
Tulung rusuk bagian kiri Mishima sedikit retak, tubuhnya terpental dan menabrak pohon besar hingga roboh. "Itu hanya 1% chakra yang aku gunakan untuk melepaskan teknik taijutsu, kyūkyoku no kikku andalanku. Ayo bangun lagi paman!" teriak Akira untuk terus memprovokasi Mishima yang sudah sempoyongan, penglihatan matanya juga sudah agak kabur.
Mishima bangkit dalam keadaan tubuh bergetar, "Ah, sial! Padahal baru terkena dua serangan, kenapa tubuhku sudah seperti ini? Bagaimana aku bisa membunuh kakakku yang bangsat itu?" gumam Mishima dengan menyeringai kesal lalu tak kuat menahan tubuhnya lagi dan berlutut lemas.
Akira yang sudah menandai tubuh Mishima, berteleportasi dan muncul di depan Mishima, "Shousen no jutsu!" Akira menyalurkan chakranya untuk memulihkan tubuh Mishima yang terluka cukup parah. Telapak tangan Akira beraura hijau, kedua tulang rusuk di bawah ketiak yang retak kembali utuh, staminanya juga pulih dan tubuhnya yang bergetar, normal kembali. "Bagaimana, apa keputusan paman?"
Mishima bersujud di kaki Akira, "Berikan aku kekuatan! Ternyata aku masih belum cukup untuk membunuhnya. Setelah kakakku yang bangsat itu mati, aku berjanji akan bergabung menjadi anggota Senso no haijo," pinta Mishima.
[Selamat respek Satoshi Mishima/Satoshi Khisima meningkat menjadi 60%]
"Ryujin, gulungan legendaris klan Hyuga apa bisa ditransfer ke tubuh orang lain?"
[Bisa, proses transfer cukup menempelkan telapak tangan kanan host pada kening target dan membutuhkan chakra setara 1000 pil chakra dan uang 500.000]
[Apakah host akan melakukan transfer gulungan legendaris klan Hyuga pada orang lain]
[Ya/Tidak]
"Ya, meskipun biayanya sangat mahal, haaaa!"
Akira mengangkat bahu Mishima, "Jangan begini paman! Kita ini sudah seperti saudara, jangan sungkan! Penderitaan paman adalah penderitaanku juga," kata Akira lalu menempelkan telapak tangan kanannya ke dahi Mishima. "Aku akan mentransfer beberapa pengetahuan taijutsu pada paman Mishima, pejamkan mata paman. Mulai!"
[Sistem sudah memotong saldo 500.000 ryo dan 1000 pil chakra dari inventori sistem. Sistem akan mentransfer pengetahuan gulungan Tsuinryuu dalam otak Satoshi Mishima/Satoshi Kishima dan mensinkronisasikan pengetahuan itu pada tubuhnya. Transfer pengetahuan dan sinkronisasi di mulai dalam 3 ... 2 ... 1 ...]
[0%]
[20%]
[40%]
[60%]
[80%]
[100%]
Dahi Mishima menyala terang, dalam pikiran Mishima muncul gerakan-gerakan taijutsu juken dan tsuinryuu dari klan Hyuga.
Tubuh Mishima juga beradaptasi dengan cepat, tapi tiba-tiba dari punggung Mishima keluar kedua tangan, lalu kepala dengan wajah yang sama dengan Mishima, tubuhnya yang utuh perlahan keluar dari punggung Mishima dan berdiri di belakangnya. Pupil mata Mishima yang berwarna kuning di mata kiri dan merah kehitaman di kanan, berubah. Pupil mata Mishima berwarna kuning semua, dan Kishima berwarna merah kehitaman.
[Transfer pengetahuan gulungan Tsuinryuu berhasil. Satoshi Mishima/Satoshi Kishima telah berhasil menguasai taijutsu legendaris klan Hyuga yaitu Tsuinryuu atau naga kembar, terdiri ryuu no fuku (pukulan naga rank S), ryuu no kiba (taring naga rank S), ryuu no Sukuratchi (cakar naga rank S), Sora noboruryuu (naga mendaki langit S). Selebihnya semua taijutsu juken klan Hyuga dari rank D-rank A]
"Yoo! Akhirnya aku bisa menghirup nafas bebas, kuzu-kuzu," kata Kishima dengan raut wajah berseri-seri. "Hai bro! Lama tak jumpa!"
"Sudah kuduga akan keluar, efek pemulihanku memperkuat struktur sel dalam tubuh paman Mishima," gumam Akira sambil tersenyum licik.
Mishima yang mendengar suara dari belakang memanggilnya, menoleh dengan membulatkan mata, "S-s-siapa kau? Kenapa wajahmu mirip denganku? A-apa k-kau h-hantu?" tanya Mishima dengan raut wajah pucat pasi dan nada terbata-bata.
Ctak!
"Ah, payah kau bro." Kishima menjetikan jari pada dahi Mishima. "Aku ini kembaran dirimu, yang disegel oleh ayah sewaktu bayi di dalam tubuhmu, kuzu-kuzu. Namaku Satoshi Kishima, kita berbagi tubuh dan penglihatan."
"Sudah, kita akhiri dahulu nostalgianya. Lebih baik kita berfokus untuk meningkatkan kekuatan kalian berdua," tegas Akira.
***
Pintu gerbang Sunagakure.
Hizuga dan Shinichi sedang bertemu penjaga untuk meminta izin masuk. Semua penjaga menatap tajam mereka berdua karena mereka orang asing di Sunagakure dan belum pernah ada riwayat masuk Sunagakure. Padahal Shinichi sering kali menjadi tamu dari klan bangsawan di Sunagakure untuk memintanya membuat senjata.
Bruk!
Shinichi menaruh mayat Jugo Yui di depan penjaga jonin elite Sunagakure. "Izinkan kami masuk! Kami hanya ingin mengantarkan mayat ini ke lembaga nukenin Sunagakure untuk mengambil hadiah kami," tegas Shinichi.
Penjaga mengamati mayat Jugo Yui, dan membuka buku bingo, "I-ini, bukankah Jugo Yui nukenin rank S?" penjaga jonin elite bernam Shibari membulatkan mata.
"Sungguh shinobi yang sangat kuat berani melawannya. Jugo Yui adalah momok menakutkan bagi Suna karena pernah membantai 1000 jounin elite sendirian."
"Baiklah, silahkan masuk!" tegas Shibari. "Biar aku mengantarmu ke lembaga nukenin Sunagakure."
Shinichi kembali mengangkat mayat dengan menarik kerah belakangnya seperti pemulung mengangkat karung berisi botol plastik.
Begitu memasuki desa, semua orang menatap dengan tatapan mata ketakutan, ada juga yang menatap heran. Untung saja dalam penyerangan Iwagakure, tidak ada kamera yang mengekspos Akira. Hanya para kage dan peserta chunin yang tahu jika seragam yang dikenakan oleh Hizuga dan Shinichi adalah seragam yang digunakan ryuuren sebagai pemimpin Senso no haijo.