
30 menit kemudian.
Akira dan Maru tiba di markas bawah tanah klan Senju. Maru membawa Akira ke gudang penyimpanan sayuran berkhasiat dan tanaman herbal.
Akira sedang melakukan persiapan, takut hal yang terburuk terjadi yaitu berperang dengan klan Uchiha dan klan Uzumaki, bahkan Konohagakure. Semua ini gara-gara kecerobohan Maru membunuh Uchiha Saito dan Uzumaki Liu.
Akira mengambil satu persatu daun Puranasaoru untuk dibuat menjadi pil chakra yang membutuhkan 1 menit dengan menggunakan rinnegan merah di telapak tangan kirinya. Dalam satu jam Akira berhasil membuat 60 butir pil chakra.
"Gluk!" Akira menelan salah satu pil chakra yang ia buat untuk memulihkan wadah chakranya yang kosong. Kemudian melambaikan tangan pada Maru, "Hai, kemarilah!"
Maru yang sedang menatap Akira dengan berdecak kagum, bagai kerbau dicocok hidungnya berjalan ke arah Akira. "Ya, Akira sama. Ada apa?" tanyanya dengan mata berkilau-kilau dan sudut-sudut bibir menekuk membentuk senyuman lebar.
Tanpa basa-basi Akira menempelkan telapak tangan kanannya, Maru diam tanpa penolakan, "Fuinjutsu: Yujo shirushi no juin!" teriak Akira dengan kedua telapak tangannya menyala terang.
"Sriiing ...!" Segel kutukan bermotif kepala naga berwarna hitam di kelilingi 7 magatama berwarna merah, muncul di tengah dada Senju Maru.
"Boof ...!" Wadah chakra Maru meledak dan membentuk tambahan 1 danau seluas 1 km. Level Maru juga naik drastis ke level jounin 7 naik 5 level.
"Itu adalah segel karma Ryuko no juin. Fungsinya mataku terhubung dengan semua penglihatan matamu, pikiranku juga terhubung dengan pikiranku," jelas Akira menyeringai tajam dan melepaskan telapak tangan kanannya dari dada Maru. "Jangan mencoba berkhianat atau tubuhmu akan meledak!"
"Aku Senju Maru bersumpah setia pada Akira sama!" Maru berteriak keras dengan berlutut satu kaki, tangan kanannya disilangkan ke dada kiri dan menunduk hormat.
"Bagus, namamu sekarang Senju Shin." Akira tersenyum puas memberikan 10 pil chakra pada Maru yang berubah namanya menjadi Shin. "Telanlah, aku ingin kamu bisa naik ke level anbunin 1."
Dengan raut muka rakus, Shin langsung menelan semua pil chakra yang diberikan oleh Akira. "Gluk!" Bunyi ledakan kecil beruntun terdengar di dalam wadah chakra Shin dalam 3 nafas, Shin sudah naik level ke level anbunin 5 dan memiliki wadah chakra seperti danau seluas 20 km.
Rambutnya yang pendek memanjang dengan warna hitam seperti rambut Madara Uchiha tapi lebih panjang lagi sepantat. Kulitnya putih pucat semulus giok, hidungnya mancung, matanya agak sipit dengan pupil mata biru saphire. Tinggi badannya naik 10 cm dari 165 cm menjadi 175 cm.
"Woaaah!" Shin memandangi dirinya sendiri berdecak kagum, perubahannya seperti merubah itik buruk rupa menjadi feniks. "Terima kasih, Akira sama."
"Baik, pergilah dengan Denji pulang ke Otogakure untuk menyelesaikan kerjasama dengan Orochimaru. Lalu pergilah ke Iwagakure, untuk rinciannya ada pada Denji," titah Akira dengan sorot mata yang tajam.
"Siap, Akira sama!" Shin menunduk hormat lalu pergi ke ruangan utama markas bawah tanah SNH, dimana Denji sudah menunggunya.
"Aku tak mau punya anak buah bertampang jelek. Buat apa jika aku Ryutsuki Akira bisa membuat pil chakra yang mampu meningkatkan level ketampanan dan kecantikan tubuh seseorang sampai tahap paling sempurna, serta tidak dimanfaatkan," batin Akira menepuk dadanya sendiri dengan penuh percaya diri.
Di luar kediaman klan Senju.
"Cepat seret Senju Maru dan hukum mati!" teriak Uzumaki Aruto menyeringai geram.
"Tenang, Aruto senpai!" Senju Bazuko penjaga pintu gerbang kediaman klan Senju yang bertugas hari ini bersama Senju Arama menahan tubuh Aruto dengan kedua telapak tangannya.
"Berani kau Bakuzo melindungi orang yang telah membunuh Uzumaki Liu dan Uchiha Saito, hah!" bentak Uchiha Arashi yang tiba-tiba datang dengan berlari, raut mukanya menyeringai geram dan mendorong Arama hingga punggungnya membentur pintu gerbang.
"Kami tidak melindunginya." Bakuzo menggeleng pelan raut mukanya sangat serius. Kemudian melanjutkan dengan mundur satu langkah, "Jika memang Maru bersalah, pasti kami akan tindak tegas."
"Krieeet ...!" Pintu gerbang kediaman klan Senju terbuka perlahan, nampak Senju Odama dan Azura berjalan ke arah Bakuzo ditemani Senju Harashima serta Senju Yomuki.
"Maaf Taichou, ada apa ini?" Odama tersenyum tipis menyapa 30 anggota klan Uzumaki dan 25 anggota klan Uchiha yang sedang berkumpul di depan pintu gerbang kediaman klan Senju. "Kita bisa membicarakan ini baik-baik, bukan?"
"Jangan banyak bersilat lidah Odama. Serahkan Senju Maru pada kami, dan biar kami yang mengurusnya!" Uzumaki Aruto berteriak keras dan tangannya menunjuk tepat di dahi Odama. Dengan berat hati Odama menahan emosinya, agar rencana yang Akira susun untuk menangani masalah ketiga klan ini selesai.
"Swush ...!" Muncul pusaran portal kamui di atas pilar gerbang klan Senju. Satu nafas kemudian Akira yang sudah memakai topeng putih motif rubah keluar dari dalam portal dan menggendong tubuh tiruan Senju Maru yang berlumuran darah.
"Aku Uchiha Ryuki sudah membunuh Senju Maru dan membalaskan dendam klan Uchiha pada Senju Maru." Akira melempar tubuh tiruan yang sama persis 100% mirip Maru ke depan Uchiha Arashi. "Aku harap klan Uchiha menyudahi dendam ini, dan tidak tersulut amarah hingga mengakibatkan pecah perang saudara di Konohagakure."
"Uchiha Ryuki?" 30 anggota klan Uzumaki dan 25 anggota klan Uchiha membulatkan matanya. Mereka tak percaya jika Uchiha Ryuki yang sudah hilang selama 5 tahun masih hidup.
Arashi mengamati dengan mata sharingannya, setiap inci tubuh Maru ia periksa bahkan aliran chakra Maru dan jenis elemen chakranya ia periksa juga. Apakah itu tubuh Maru asli atau hanya henge no jutsu atau tubuh pengganti.
"Ternyata ini benar tubuh Maru," batin Arashi mengelus dagunya, dan menatap lekat mayat tiruan Maru. Kemudian melanjutkan dengan melambaikan tangan, "Semua anggota klan Uchiha bubar! Itu benar mayat Maru. Ketua klan Ryuki sudah membalaskan dendam Uchiha Saito pada Senju Maru!"
Arashi 100% menganggap jika Akira adalah Uchiha Ryuki, karena Arashi adalah tipe shinobi sensor aura. Aura Akira dan Ryuki sangat mirip dengan aura merah kehitaman. Tentu saja karena Akira adalah keturunan klan Uchiha sekaligus putra Uchiha Ryuki.
"Dulu kita adalah sekutu ketat. Mulai sekarang klan Uzumaki bukan lagi sekutu ketat klan Senju, cuih!" Uzumaki Aruto meludah tepat di depan Odama dengan menyeringai geram. Kemudian melambaikan tangan ke depan, "Kita pergi dari kediaman klan yang tak tahu balas budi ini!"
30 anggota klan Uzumaki dan 25 anggota klan Uchiha beserta Arashi dan Aruto meninggalkan wilayah kediaman klan Senju.
"Haah ....!" Akira menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskan cepat dari mulutnya. Perasaannya sangat lega sekali, setelah sandiwaranya berhasil mengecoh klan Uzumaki dan klan Uchiha.