DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
Ss 166 Yon Kingu Elit



'Cwuszh!' Tubuh Akira dan 4 bayangannya berkedip, kelima jutsu kompresi chakra elemen berhasil Akira hantamkan ke perut shinobi elit Yon Kingu.


'Boom!' Keempat shinobi terpental menabrak dinding bunker markas sementara Yon Kingu.


'Boof!' Tubuh keempat shinobi elit Yon Kingu berubah menjadi kepulan asap dan menjadi bongkahan kayu. "Kawarimi no jutsu?!" Akira melebarkan mata, kecepatannya bisa dengan mudah dihindari oleh keempat shinobi elit Yon Kingu.


'Prok!' Wazuki bertepuk tangan dan menyapu semua sudut bibirnya dengan lidah yang menjulur panjang, tatapannya penuh minat pada Akira.


"Hahahaha ... kamu pikir kami shinobi yang mudah dikalahkan? Lalu siapa yang menangkap bijuu-bijuu itu untuk pemimpin, kalau bukan kami Yon Zenpan-teki." Wazuki dengan tegas menunjuk dirinya sendiri tepat di tengah-tengah dadanya.


"Benar kata pepatah di atas langit masih ada langit, di bawah lapisan bumi masih ada lapisan bumi juga. Jika merasa paling kuat dan hebat masih ada lagi yang lebih kuat. Jika merasa lemah maka masih ada lagi yang lebih lemah," batin Akira menyeringai tajam.


'Boof!' Keempat bayangan Akira berhasil ditebas oleh kedua pedang yang tumbuh dari lengan Umaki. Anbori, Wazuki dan Sanjozu sudah muncul di depan Akira, serentak melakukan tendangan tepat di perut Akira.


'Bam!' Gerakan mereka tidak bisa diprediksi meskipun Akira mengaktifkan Sharingan 7 tomoe. Akira terpental menabrak dinding markas, "Guhak! Mereka bertiga sangat cepat," lirih Akira menyeka darah di sudut bibirnya.


"Kenapa? Kaget ya? Dasar pencuri gulungan Konohagakure. Kami berempat sudah mengawasimu dan terima kasih berkat dirimu, kami tidak perlu repot-repot mengumpulkan bijuu, hahahaha ... dadah!" Wazuki menjentikan jarinya lalu tubuhnya berubah menjadi kobaran api dan perlahan hilang dari pandangan.


"Sial!" Akira memukul dinding markas dengan menyeringai geram. Baru kali ini ia merasa tak berdaya melawan shinobi, "Sel Kitana memang hebat. Kagekami dan hiraishin saja tidak ada apa-apanya di depan mereka. Level kagenin 1 saja mudah sekali dikalahkan oleh mereka."


{Gaki! Apa kau merasa putus asa? Hahahaha ... aku sudah katakan gunakan kekuatanku tapi tidak seenaknya, Gaki!}


"Diam kau kadal buduk! Kamui!" Akira menggunakan semua chakranya untuk menghisap semua anggota organisasi Senso no Haijo ke markas Hoshigakure.


'Swush!' Dalam sekejap mata, Hizuga, Shinichi, Byakuya, Reina, Azura, Keiko, Denji, Mishima, dan Kishima serta Akira sampai di ruang pertemuan markas SNH di Hoshigakure.


Kondisi mereka tentu dengan nafas tak beraturan karena bertarung dan berhasil menggagalkan pemberontakan klan Hozuki dan klan Hoshigaki yang dibantu organisasi Yon Kingu.


"Huff ... huff ... huff ... maafkan aku teman-teman, aku tak berhasil menangkap Animisa." Akira menundukan wajahnya, kali ini mentalnya benar-benar jatuh setelah berhasil dikalahkan oleh Yon Zenpan-teki.


"Huff ... huff ... huff ... Akira sama, apakah ada masalah?" Nafas Shinichi masih tak beraturan, tapi melihat Akira tidak seperti biasanya tentu Shinichi khawatir.


"Kemungkinan mereka tahu akan lokasi markas rahasia ini. Cepat atau lambat bawahan Hyuga Yoda itu akan kemari, kita harus bersiap jika mereka ingin merebut gedo mazo dari tangan kita," jawab Akira datar. "Tapi ...."


"Tapi apa Akira sama? Jika hanya shinobi cecunguk seperti lalat, aku yakin dengan ujung kelingking ini saja mampu membunuh mereka." Byakuya bangkit dari duduknya dan berkacak pinggang.


"Mengapa Akira sama setegang dan setakut ini. Apa level mereka hingga membuat Akira sama pesimis?" tanya Hizuga yang nampak kebingungan dengan kondisi Akira saat ini.


"Mereka berada di level Ryunin 1." Akira membenamkan wajahnya di permukaan meja bundar. "Kondisiku saat ini sejujurnya takan mampu melawan mereka. Aku yakin peningkatan mereka karena berhasil membuat sel Kitana. Padahal aku sudah menghancurkan semua penelitian mereka."


"Ryunin 1?!" sontak semua anggota SNH membulatkan mata dengan dada sedikit sesak. Bagaimana tidak, shinobi tanpa bijuu bisa mempunyai level di atas bijuu itu sendiri, Kurama sendiri berada di level Jinchurikinin 9 sesuai jumlah ekornya ada sembilan ekor.


"Aku akan pergi berlatih. Kalian semua berjagalah di markas rahasia ini. Jangan sampai gedo mazo berhasil direbut mereka, panggil Shin untuk pulang kemari dan aku perintahkan tidak ada satu pun anggota yang boleh keluar dari markas ini selama aku pergi!" titah Akira dengan sangat tegas.


"Siap, Akira sama!" Hizuga, Shinichi, Byakuya, Reina, Azura, Keiko, Denji, Mishima, dan Kishima menunduk hormat. Dalam sekejap mata Shin juga diteleportasikan dengan jutsu hiraishin oleh Akira setelah ia menenggak satu butir pil chakra.


"Azura dan paman Hizuga bantu buatkan pil Samsara. Semua resepnya ada pada gulungan ini." Akira menaruh gulungan berisi tata cara membuat pil Samsara dan catatan bahan-bahannya, di atas meja bundar. "Satu hal lagi, Denji dan Shin buat kekkai jebakan serta genjutsu dalam radius 2 km."


"Siap, Akira sama!" Shin dan Denji menunduk hormat serentak.


'Swush!' Pusaran angin portal kamui menghisap tubuh Akira dan masuk ke dalamnya. Tujuan Akira adalah Otsugakure, yaitu meminta Zyushiki untuk memberikan gulungan segel langit.


Pusaran angin muncul di depan Zyushiki yang sedang berada di kantor Tenshikage. Akira menunduk hormat, "Maaf menggangu waktu anda Tenshikage sama."


"Selamat datang Akira sama, silahkan duduk!" Tenshikage Zyushiki menyodorkan tangan perlahan untuk mempersilahkan Akira duduk di sofa yang berada di samping jendela kantor Tenshikage. "Ada perihal penting apa yang membawa Akira sama berkunjung ke kantor hamba?"


Raut muka Akira agak gelisah dan bingung harus memulai darimana pembicaraannya. Tapi Akira yakin jika klan Otsutsuki pasti memberikan gulungan langit yang bisa mengubah sharingan menjadi rinnegan dan byakugan menjadi tenseigan tanpa chakra yang sangat besar atau tanpa pohon shinju.


Keyakinannya karena setelah Akira membantu Otsugakure, perekonomian mereka meningkat dan dunia luar mulai menerima kehadiran klan Otsutsuki atau Otsugakure.


"Kenapa Akira sama? Katakan saja! Tidak perlu sungkan." Tenshikage Zyushiki mencoba memancing Akira untuk berbicara karena ia melihat gelagat yang cukup aneh. Bukan Akira yang seperti biasanya yang sangat ia kenal.


"Apakah bo-boleh jika aku mempelajari isi gu-gulungan segel langit? A-aku ingin merubah sharingan dan byakuganku menjadi rinnegan serta tenseigan," pinta Akira dengan menundukan wajah dan nada bicaranya sangat canggung.


"Memangnya kekuatan Akira sama masih belum cukup selama ini? Kalau aku sendiri tentu saja boleh, tapi ...." Raut muka Tenshikage Zyushiki penuh dengan tanda tanya dan mengelus dagunya. Dalam benaknya tidak bisa membayangkan jika harus mengevolusikan rinnegan dan tenseigan di saat bersamaan.


"Tapi kenapa Tenshikage sama?" Akira menegakan badan dan kepalanya, ia sangat penasaran dengan sergahan Tenshikage Zyushiki.