DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 197 Dikejar Klan Zikawa



"Fyuh ... untung saja yang masuk ke dalam pemandian itu adalah bunshin milikku. Kalau yang asli bisa gawat."


Akira menatap pemandian air panas menggunakan persepsi mata tenseigan dan ia berdiri terbalik di pohon pada seberang jalan pemandian air panas dengan menekan chakranya sampai tidak terasa oleh siapapun.


Sekelebat bayangan bergerak sangat cepat, tapi hanya gerakan lambat di mata Rinnegan Akira.


Mereka adalah klan Zikawa yang mulai merangsak masuk dan menyelinap ke dalam pemandian air panas. Karena mata Takagan tidak bisa melihat dengan jelas Akira, seperti terhalang kekkai atau pelindung.


Akira harus berhati-hati, karena di Yukigakure terkenal dengan banyak penipu, perampok, pencuri dan juga para manipulator.


Makanya ia mengirimkan bunshin miliknya untuk masuk ke dalam pemandian. Dan benar saja, ia sudah mengamati beberapa ANBU Kumogakure, Jounin Elit Klan Amenoji, klan Baroi dan klan Zikawa yang Akira tidak kenal, selalu mengikutinya.


Meski Akira dibuntuti, ia berpura-pura tidak tahu. Selama tidak mengganggu atau mengancam, Akira tak memperdulikannya.


Di dalam pemandian air panas, Akira melayani para wanita dan membuatnya T.K.O hanya dalam waktu 15 menit untuk satu wanita.


Sembari melakukan mantap-mantap, bunshin Akira mengorek informasi pada Ziun dan keempat wanita lainnya mengenai Kurogane Tsubasa.


"Aaakh ... tuan, jangan tuan. Hentikan tuan, aaaakh ....!" Ziun melenguh nikmat dan memeluk bunshin Akira lalu berbisik, "Tuan, Kurogane Tsubasa adalah pandai besi yang susah ditemui."


"Tapi bukan berarti tidak bisa ketemu. Aku mendengar organisasi Yon Kingu akan bertransaksi dengan Tsubasa tepat jam 12 siang ini. Sekarang dia sedang menuju sungai Komashiri."


"Dan ini kabar pentingnya. Kurogane Tsubasa membawa senjata khusus dan akan dihabisi oleh salah satu komandan Kyu Zenpan-Teki bernama Goriku Satoni."


'Boof!' Setelah mendengar informasi tersebut, bunshin Akira berubah menjadi kepulan asap.


"Sial, itu hanya bunshin. Jika itu betulan aku siap melayanimu tuan, walau sampai lima ronde." Nafas Ziun tersengal-sengal dengan pipi merah merona, setelah merasakan nikmat yang tiada tara.


Sementara itu, Akira yang sedang berdiri terbalik di salah satu dahan pohon tersenyum puas, "Waktunya aku pergi dan habisi salah satu Kyu Zenpan-Teki bedebah itu."


"Aku harus mempercepat waktu, setengah jam lagi mereka akan sampai di sungai Kumoshiri. Tenseigan Chakra Modo!" sambungnya menggunakan mode chakra Tenseigan dan tubuhnya terselimuti aura chakra merah kehitaman.


Beberapa shinobi sensor Yukigakure, ANBU Kumogakure, Jounin Elite klan Amenoji, klan Zikawa, dan Klan Baroi langsung membulatkan mata.


Karena tiba-tiba ada chakra yang sangat besar, muncul di tengah-tengah kota.


Akira segera melesat cepat, melebihi kecepatan suara dan langsung dikejar oleh para shinobi sensor Yukigakure, ANBU Kumogakure, Jounin Elite klan Amenoji, klan Zikawa, dan Klan Baroi.


Mereka menganggap Akira adalah ancaman.


Tapi kecepatan shinobi sensor Yukigakure, ANBU Kumogakure, Jounin Elite klan Amenoji, dan Klan Baroi tak sebanding dengan kecepatan Akira.


Hanya Klan Zikawa yang mampu mengejarnya, meski terpaut 0.10 detik. Klan Zikawa terkenal karena kecepatan tubuhnya di atas rata-rata shinobi di Kumogakure. Apalagi jika dipadukan dengan jutsu Raiton no Yoroi, makas sebanding kecepatannya dengan Hiraishin no Jutsu.


'Shua-shua!' Kecepatan mereka tak bisa dilihat oleh mata biasa melompati satu dahan pohon ke dahan yang lain.


Hanya dalam waktu 5 menit, jarak 10 meter mereka tempuh, dan tersisa 10 km lagi tiba di tempat pertemuan antara Tsubasa dan Goriku Satoni. Mungkin juga akan membawa pasukan shinobi yang lain.


Untuk sementara, Ryutaiga belum bisa beraksi, takutnya akan dicurigai bahwa ia adalah Akira oleh shinobi lain dan bisa merusak rencananya.


Hal itu juga menguntungkan Akira dengan membawa Muramasa, Masamune dan Kogarasumaru. Jadi bisa menisbatkan kesalahan dan dosa besar atas semua kejahatannya pada organisasi Yon Kingu.


Muramasa ditarik dari sarungnya dan dialiri chakra dari mode chakra Tenseigan. Akira berbalik arah ke arah lima anggota klan Zikawa yang sudah mengaktifkan Takagan dan bersiap membunuh Akira.


[Selamat, host mendapatkan 5000 poin chakra karena menghabiskan 50.000 poin chakra dengan menggunakan salah satu jutsu tenseigan. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]


[Selamat, Tenseigan naik level menjadi 3 tomoe dan mendapatkan Tenseigan Kugutsu Jutsu]


"Busyet dah! Baru juga lima menit, sudah menghabiskan 50.000 poin chakra?!" Akira matanya membulat melihat panel hologram merah di hadapan matanya.


Kelima anggota klan Zikawa menelan pil hitam, entah itu pil apa. Tapi dalam sekejap level mereka naik ke level Sannin 9.


Pupil mata kuning tersebut berubah agak kehitaman, dan sekujur tubuh mereka muncul ruam-ruam berwarna kuning.


"Habisi dia dan serap chakranya!" titah Zikawa Doi sambil mengeluarkan kunai yang sudah di aliri chakra petir dan keempat anggota lain pun melakukan hal yang sama.


Mereka berlima melesat bersamaan dan menebaskan kunai yang sudah dilapisi elemen petir.


'Slash!' Akira juga secepat kilat menebas kunai-kunai yang sudah dilapisi elemen petir dan menebasnya secara horizontal menjadi dua bagian.


Bukan hanya kunai, pepohonan di belakang kelima anggota klan Zikawa terpotong dan rubuh. Bukan main hasil gelombang tebasan Akira, memotong pepohonan sejauh 100 meter.


"Fyuh ... hampir saja. Untung aku mempunyai reflek yang sangat cepat." Zikawa Doi menyeka keringat dingin di dahinya karena ia dan keempat kawannya lolos dari maut.


"Fuuton: Reenkuudan!"


Akira tidak berhenti menyerang. Setelah kelima anggota klan Zikawa berhasil mendarat di permukaan tanah. Akira memborbardir mereka berlima dengan peluru angin berdaya rusak tinggi.


'Shua-shua!' Mereka berlima melesat dan kadang-kadang berguling menghindari peluru-peluru angin tersebut.


Kecepatan mereka memang bukan main-main, serangan peluru Akira yang begitu cepat itu hanya mengenai permukaan tanah dan beberapa batang pohon yang membuatnya berlubang besar.


"Serangan macam apa itu?! Kenapa dayar rusaknya begitu besar?!" Zikawa Doi dan keempat kawannya melebarkan mata melihat bekas peluru angin yang mengenai tanah dan menjadikannya kawah sedalam 3 meter.


[Selamat host mendapatkan 100 poin chakra elemen angin karena menggunakan salah satu jutsu fuuton. Poin chakra dikalikan dua, karena memakai setelan baju elemen]


"Aku tak menyangka klan dengan Doujutsu yang terkenal gerakannya sangat cepat!" Akira berteriak sambil menyunggingkan senyum pada kelima anggota klan Zikawa yang berhasil menghindar dan sedang menatap tajam Akira.


Kemudian melanjutkan, "Tapi sayang karena kalian telah melihat bentukku seperti ini dan mata Tenseigan ini, kalian harus mati dan mata kalian akan aku ambil. Tenseigan Kugutsu Jutsu!"


Akira melebarkan aura chakra mode Tenseigan seluas 1 km dan membentuk golem tanah, golem pasir, dan juga manusia pohon.