DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 87 - Klan Satoshi Bergabung



Setelah mengadakan pesta bersama anggota organisasi Senso no haijo di penginapan nenek Gezo, Akira menteleportasikan Azura ke Kumogakure, Hizuga dan Reina ke Kirigakure, sedangkan dirinya sendiri pergi bersama Denji, Byakuya, dan Shinichi, ke Sunagakure. Karena sudah berada di Namigakure, Mishima langsung pergi ke kediaman klan Satoshi yang sedang berkabung karena kematian ketua klan mereka sekaligus Namikage Satoshi Bujin.


Penjaga perbatasan jounin Namigakure, langsung menuju lokasi ledakan setelah melihat siluet jamur yang membumbung tinggi dan menemukan 4 mayat jounin elita dan Namikage Bujin. Lalu membawanya ke kantor Namikage dan memberitahukan kematian Shodaime Namikage ke klan Satoshi serta seluruh warga Namigakure.


Tentu saja hal ini dimanfaatkan klan Renbu yang menjadi klan bangsawan terkaya di Namigakure untuk menduduki tahta Namikage setelah Satoshi Bujin tewas ditangan adiknya sendiri Satoshi Mishima/Satoshi Kishima.


Pembelian senjata gulungan kyuri no akuma itu tidak ada yang mengetahui, kecuali Namikage Bujin dan empat pengawalnya yang sudah tewas. Karena Mishima dan Hizuga ingin informasi gulungan kyuri no akuma tidak bocor ke klan atau desa lain, tentu saja Namikage Bujin yang sangat serakah sangat setuju.


"Maaf, aku mengundang para senpai, dan tetua terlalu mendadak di saat Namigakure sedang berkabung," kata Mishima sambil duduk dan menunduk hormat pada tetua klan Satoshi yang sedang rapat di Kuroi Zugoikotsu.


"Kami tak peduli dengan klan cabang Satoshi. Kami dari klan inti Satoshi merasa didiskriminasi oleh si bangsat Bujin, justru kami senang jika dia yang membuat kami muak itu mati. Dan kami lima pilar tetua klan Satoshi akan mengangkat sebagai ketua klan Satoshi jika yang membunuh keparat Bujin itu adalah bagian dari klan inti Satoshi." Tetua klan Satoshi pertama bernama Satoshi Yonma menyeringai geram lalu tersenyum licik.


"Lalu apa keinginanmu, nak Mishima mengundang kami? Aku yakin pasti ada hal yang penting," tanya tetua klan kedua bernama Satoshi Junma.


"Tetua Junma sangat pandai membaca situasi, hehehe." Mishima menggaruk kepalanya yang tidak gatal, lalu menaruh gulungan kyuri no akuma. "Aku ingin klan cabang dimusnahkan dan klan Satoshi inti masuk dalam organisasi Senso no haijo, bagaimana? Kai!"


Boof!


Boof!


Boof!


Gulungan kyuri no akuma terhampar dan muncul 9 senjata berdiri tertancap di hamparan gulungan.


"Luar biasa?!" Lima tetua dan 10 anggota inti klan Satoshi yang tersisa, serentak membulatkan mata. Mereka mengagumi sangat sembilan senjata yang dibuat oleh Shinichi. "Apakah itu untuk kami?!"


"Tentu saja jika kalian bisa menggunakan senjata itu. Karena senjata itu menyerap chakra yang sangat banyak, 10 kali lipat dari senjata biasa," jelas Mishima.


Tiba-tiba Kishima keluar dari punggung Mishima, "Saat ini, hanya aku yang dapat menggunakan semua senjata itu," tandas Kishima.


"Si-siapa kamu?!" tanya tetua ketiga klan inti Satoshi bernama Satoshi Bakuma.


"Apakah kau Kishima?" timpal tetua keempat klan inti Satoshi bernama Satoshi Aiji.


"Ya, darimana tetua tahu? Aku hanya ingat bahwa jiwa dan tubuhku disatukan dalam tubuh Mishima sewaktu umurku 4 tahun, kuzu-kuzu," jawab Kishima.


"Sebenarnya aku dipaksa oleh kakek Satoshi Bujin untuk menyegelmu, karena kamu dianggap memiliki kutukan oleh Satoshi Juijin dan akan membuat klan Satoshi menderita di masa depan. Agar mereka menganggapmu terbunuh, aku menggunakan teknik rahasia klan Satoshi yaitu Danketsu no jutsu untuk menyembunyikan tubuhmu dalam tubuh Mishima," jelas Satoshi Aiji.


"Ternyata aku dan Bujin keparat itu memang bukan saudara kandung? Syukurlah aku juga sudah membunuhnya, hahahaha," kata Mishima tertawa terbahak-bahak.


"Jadi kau yang telah membunuh Namikage keparat itu?!" tanya serentak lima tetua klan inti Satoshi serentak dengan membulatkan mata.


Bletak!


Kishima memukul kepala Mishima, "Dasar bodoh! Kenapa kau mengatakannya?! Kuzu-kuzu," bentak Kishima menyeringai kesal.


"Aw!" pekik Mishima meringis kesakitan. "Maaf, maaf saudaraku, aku keceplosan, hehehe."


"Hormat kami pada ketua klan inti Satoshi yang baru!" teriak serentak lima tetua klan Satoshi dan 10 anggota inti klan Satoshi yang serentak berlutut hormat.


"Akira sama, kami berhasil merekrut klan intin Satoshi. Aku dan Kishima menjadi ketua klan mereka, semua anggota setuju untuk bergabung dengan organisasi Senso no haijo," lapor Mishima melalui telepati.


"Kerja bagus, paman Mishima. Aku akan kesana," balas Akira melalui telepati.


Swush!


Muncul pusaran angin yang merupakan portal kamui, Akira keluar dari portal kamui tersebut, memakai seragam Ryutsuki dan topeng putih motif naga.


"Siapa dia ketua klan?!" tanya tetua inti klan Satoshi kelima bernama Satoshi Yuzui, membulatkan mata.


"Aku adalah pemimpin organisasi Senso no haijo. Aku ingin bekerja sama dengan klan Satoshi, untuk menguasai Namigakure dari balik bayangan. Mishima sudah mengatakannya bukan?" tegas Akira.


"Kami ada satu permintaan. Berikan klan Satoshi kami kekuatan dan kejayaan, kami akan bersumpah pada Eneru sama," balas Yonma dengan penuh ketegasan.


"Aku akan memberikannya." Akira merapal segel tangan, lalu menghentakannya ke permukaan tanah. "Fuinjutsu: Surēbushīru no juin!"


Boof!


Muncul formasi segel di bawah telapak kaki 15 anggota klan Satoshi yang tadinya berlutut hormat kemudian berbaris rapi setelah mengetahui kedatangan Akira. Muncul segel kutukan kepala naga berwarna hitam di kelilingi empat bilah shuriken pada dada masing-masing 15 anggota klan Satoshi.


Mata mereka membelalak merasakan kekuatan yang diberikan Akira.


[Ding]


[Selamat host telah menjadikan klan utama Satoshi sebagai budak host]


[Selamat Satoshi Yonma naik level Sannin 5]


[Selamat Satoshi Bakuma naik level Sannin 4]


[Selamat Satoshi Aiji naik level Sannin 3]


[Selamat Satoshi Yuji naik level Sannin 2]


[Selamat Satoshi Yuzui naik level Sannin 2]


[Selamat Satoshi Yoka naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Aima naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Biwako naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Aruma naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Neki naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Kaoru naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Yuiseki naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Ranma naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi naik level Sannin 1]


[Selamat Satoshi Kisane naik level Sannin 1]


"Aku sudah memberikan kekuatan pada kalian. Aku pastikan jika kalian berkhianat tubuh kalian akan meledak, paham!" ancam Akira dengan sorot mata yang tajam dari balik topengnya, aura membunuhnya menekan semua orang di dalam ruangan markas cabang Senso no haijo di Namigakure.


"Siap, Eneru sama!" kata 15 anggota klan Satoshi serentak dengan menunduk hormat dan menyilangkan tangan kanan di dada kiri.


"Malam ini, kita akan melakukan operasi pembersihan pada klan Satoshi cabang. Semua harus berpartisipasi untuk membersihkan tikus-tikus got itu. Bagi anggota yang mempunyai keluarga ungsikan ke markas Senso no haijo!" titah Mishima.


"Siap, ketua!" balas serentak 15 anggota klan utama Satoshi.