
Akira menengadahkan telapak tangan kirinya, rinnegan merah mengeluarkan 123 benang chakra dan terkoneksi ke 123 kugutsu.
Tekeketek!
Tekeketek!
Tekeketek!
123 kugutsu bergerak dan melayang di udara karena dikendalikan oleh Akira.
"Luar biasa!"
Kazekage Shinki, Minomoto, Aobu, Sunama, dan Kaoru menaikan alisnya, berdecak kagum melihat Akira mampu mengendalikan 123 boneka.
"Ternyata benar, itu adalah Rinnegan. Waktu aku melawan Akira sama, jutsuku dihisap oleh rinnegan itu. Terlalu banyak misteri yang disimpan oleh Akira sama, setidaknya hanya klan Otsutsuki dan elit Uchiha saja yang mampu mendapatkan rinnegan," batin Hizuga matanya menatap lekat telapak tangan kiri Akira.
Boof!
Boof!
Boof!
123 boneka menjadi kepulan asap, setelah Akira merapal segel pelepasan. Lima gulungan besar yang terhampar menutup otomatis.
"Bagaimana, Minomoto sama? Kalau berminat harga untuk lima gulungan 10 juta ryo. Kugutsu buatanku sangat mudah digunakan, aku akan memberikan bonus alat berupa helm untuk mengendalikan kugutsu tanpa perlu benang chakra. Aku akan mengirimkannya 7 hari lagi, jika memang setuju," jelas Akira.
"Klan Kazekage mendapat berkah dari kami sama. Tak kusangka masih ada seniman kugutsu yang mampu menciptakan kugutsu yang sangat hebat dan mudah digunakan," Minamoto raut wajahnya berbinar-binar. "Aku setuju, ini uangnya. Ini semua demi Sunagakure, kita juga tak boleh kalah dengan desa lain."
Akira menerima gulungan berisi uang 10 juta ryo dari Minamoto, "Terima kasih Minamoto sama. Senang berbisnis dengan klan Kazekage," Akira tersenyum puas.
Minamoto, Shinki, Aobu, Sunama dan Kaoru satu persatu berjabat tangan dengan Akira, menandakan klan Kazekage sudah beraliansi dengan organisasi Senso no haijo.
[Ding]
[Selamat host telah berhasil menyelesaikan misi utama]
[Misi utama: Jadikan Sunagakure sekutu organisasi Senso no haijo.
Sub misi:
>> Bersihkan semua hewan buas yang berada di Sunagakure.
>> Naikan tingkat respek Kazekage Shinki pada host.
>> Jalin kerjasama dengan klan Kazekage.
>> Ungkap klan yang akan memberontak di Sunagakure dan cegah pemberontakan.
Hadiah: 10.0000.000 poin pengalaman, 5.000.000 ryo, 1000 wortel kyuryuu, 1000 pil shinka, dan 100 kristal akagami.
Batas waktu: 30 hari
Hukuman: Respek Sunagakure 0%, host akan dituduh sebagai pemberontak]
[Semua hadiah telah ditransfer ke inventori sistem]
"Kami akan menghubungi Byakuya jika kami membutuhkan sesuatu," kata Minamoto tersenyum puas.
"Tentu, jika ada masalah kami siap membantu. Mulai sekarang kami adalah sekutu Sunagakure," balas Akira tersenyum ramah.
•••
Keesokan harinya.
[Ding]
[Selamat host menyelesaikan misi harian]
[Misi harian : Lakukan latihan berlari selama 20 menit, Squat jump 100 kali, push up 100 kali, dan pull up 100 kali.
Hadiah : 10 ryo dan 10 poin pengalaman
Batas waktu : -
Hukuman : -]
[Hadiah uang 10 ryo sudah ditransfer ke inventori sistem, dan 10 poin pengalaman sudah dimasukan ke dalam status host]
Akira sudah menyelesaikan misi harian dan menatap layar hologram biru dengan raut muka cemberut. Pasalnya misi harian aktifitasnya berat tapi hadiahnya cuma 10 ryo dan 10 poin pengalaman.
{Woi, gaki! Berani kau mengataiku seperti itu. Aku tarik semua chakraku yang sudah kuberikan padamu!}
"Tidak mungkin bisa. Aku sudah membuat segel penghalang, apa kau lupa? Aku bisa menarik 25% chakramu tapi kau tidak bisa menariknya kembali, hahahaha."
{Dasar kancil licik!}
"Dasar kadal buduk!"
{Muka panci!}
"Kadal gigi ompong!"
Sepanjang Akira berjalan menuju hotel, ia dan Enenra saling mengejek satu sama lain. Akira juga sudah menteleportasian Shinichi, Hizuga, dan Reina ke Kirigakure, Mishima dan Azura ke Kumogakure.
Denji masih tertidur lelap, Byakuya sudah pergi ke gurun batu untuk mengikuti ujian ANBU khusus. Sebelum itu ia diangkat menjadi chunin dan direkomendasikan menjadi jounin di kantor Kazekage.
Di atas penginapan yang bersebrangan dengan hotel dimana Akira menginap. Dua sosok berjubah coklat sedang mengawasi Akira, mereka sedang mengoperasikan alat seperti radar chakra dan dari layar hologram radar tersebut nampak chakra Shukaku yang sedang dibawa oleh Akira.
"Aneh sekali, Apakah alat ini rusak? Kalau anak itu jinchuriki bijuu, layar hologram ini tidak menunjukan chakranya dan chakra bijuu berdampingan. Tapi satu warna chakra berwarna merah, ini ada dua warna chakra yang satu gelap dan yang satunya terang."
Salah satu sosok berjubah coklat gelap dan menutupi kepalanya menggoyang-goyangkan radar chakra bijuu itu.
"Aku rasa alat itu tidak rusak, yang membuatku bingung, bagaimana anak itu menyimpan bijuu? Sedangkan chakra Shukaku itu terpisah dari dalam tubuhnya. Jika kita menyerang dan berhasil melumpuhkannya sekarang, kita juga tidak akan bisa menemukan Shukaku yang ia simpan."
Sosok jubah coklat yang lain menggelengkan kepala, lalu keduanya berkedip dan hilang dari pandangan.
***
Gurun batu, sebelah timur Sunagakure.
Ujian ANBU khusus yang diadakan oleh Kazekage Shinki adalah ujian pertarungan satu lawan satu, ada 16 peserta yang mengikuti dari berbagai klan di Sunagakure, dan tentu saja mereka semua sudah harus jounin.
Serizawa, Koji, dan Ayuki sudah lolos ke pertandingan selanjutnya. Byakuya berada di pertandingan terakhir melawan Sukuo Kamuji dari klan Sukuo.
"Lebih baik aku menggunakan kristal Akagami jika benar-benar dalam keadaan terdesak saja. Untuk meningkatkan Bunshi Horuda ke level 3," gumam Byakuya lalu meninju telapak tangannya dan membungkuk hormat.
"Mulai!" Pakui mengangkat tangannya.
Komuji langsung melesat cepat dan hilang dari pandangan lalu muncul dibelakang Byakuya melayangkan tendangan memutar.
Bam!
Suna no tate yaitu bola pelindung pasir menutupi tubuh Byakuya untuk melindungi dari tendangan Komuji. Kunai peledak dilemparkan oleh Komuji untuk menembus pertahanan Byakuya, setelah serangan tendangannya berhasil ditangkis.
Shua!
Jleb!
Duar!
Bola pelindung pasir meledak dan berlubang tapi di bagian dalam ada bola pasir besi yang melindungi tubuh Byakuya.
"Rendan: Suna shigure!"
Byakuya merapal segel tangan dari balik pelindung pasir dan pasir besi, pasir membentuk lengkungan di atas bola pelindung pasir lalu menembakan bola-bola pasir kecil.
Shua!
Shua!
Shua!
Komuji dengan sangat mudah menghindarinya, dan melompat ke udara. Secepat kilat Komuji merapal segel tangan, "Fuuton: Fuma shuriken!"
Boof!
Muncul dua fuma shuriken, lalu Komuji memutarnya dan mengalirkan chakra elemen angin.
Swush!
Shua!
Komuji melemparkan dua fuma shuriken yang diselimuti chakra angin, ke arah Byakuya dan sangat cepat.
Dua fuma shuriken berhasil menembus bola pelindung pasir, Byakuya menyilangkan tangannya di dada.
Trangtangtang!