DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 86 - Mishima/Kishima Bergabung



"Tidak, Akira sama," balas serentak Azura, Reina, Hizuga, Shinichi, Denji, dan Byakuya serta Mishima.


Akira bangkit dari duduknya, lalu menempelkan telapak tangannya pada dahi Mishima, "Fuinjutsu: Yujo shirushi no juin!" muncul kepala naga berwarna hitam dikelilingi 7 magatama berwarna merah di tengah dada Mishima.


[Ding]


[Selamat Satoshi Mishima/Satoshi Kishima telah naik level ke Kagenin 1]


[Selamat host telah berhasil merekrut Satoshi Mishima/Satoshi Kishima menjadi anggota organisasi Senso no haijo]


[Ding]


[Selamat host telah menyelesaikan misi utama ]


[Misi utama: Rekrut 7 shinobi rank S menjadi anggota organisasi Senso no haijo.


Hadiah: Fuinjutsu: Surēbushīru no juin.


Batas waktu: 30 hari.


Hukuman: Respek Hizuga dan Shinichi turun 50%.


Progres misi: 7/7]


[Sistem akan mentransfer pengetahuan pada otak host dan mensinkronisasi pada tubuh host, Fuinjutsu: Surēbushīru no juin. Di mulai dalam 3 ... 2 ... 1 ...]


[0%]


[20%]


[40%]


[60%]


[80%]


[100%]


[Transfer pengetahuan dan sinkronisasi Fuinjutsu: Surēbushīru no juin berhasil]


[Fuinjutsu: Surēbushīru no juin adalah teknik segel kutukan budak, hanya bisa diberikan pada Shinobi rank A ke bawah. Pengguna teknik segel kutukan ini bisa mengatur hukuman pada target, jika target berkhianat. Semakin tingg rank shinobi yang akan dijadikan target, maka semakin rendah efek penggunaan kutukan segel ini. Efektifitas pada shinobi rank A 50%, rank B 60%, rank C 70%, rank D 90%, rank E 100%]


[Target yang sudah diberikan teknik segel Fuinjutsu: Yujo shirushi no juin, tidak bisa diberikan segel kutukan Fuinjutsu: Surēbushīru no juin]


"Baiklah Ryujin, Aku mengerti."


"Maaf, Akira sama. Ini adalah hasil misi kami berdua, dan baru kami berikan." Azura memberikan gulungan berisi uang 25 juta ryo dan gulungan petir legendaris klan Yotsuki serta menaruhnya di meja.


"Padahal aku ingin selalu di dekatnya. Sekarang harus menjalankan misi yang begitu lama. Bertemu pun hanya seperti ini, apakah memang Akira tak punya perasaan padaku?"


"Tenang saja. Aku yakin mereka tidak akan mencurigaimu, katakan saja pada mereka jika aku telah mati di serang pasukan Yon Kingu bersama Hiyoshi sensei. Karena tidak ada saksi lagi disana, hanya ada satu saksi yaitu Hiyoshi sensei, itu pun jika dia masih hidup," jelas Akira dengan tersenyum ramah.


"Akira sama, Sunagakure sedang dalam kesulitan menangani hewan buas yang sering berkeliaran disana. Aku mendengar informasi itu dari pembicaraan ketua klan Masamune Daichiki," terang Byakuya.


"Lalu progres pengalihan kepercayaan di klan Masamune bagaimana?" tanya Akira dengan sorot mata yang tajam.


"Ma-maf, Akira sama. Aku masih belum bergerak sama sekali, kepercayaan diriku masih lemah," jawab Byakuya menundukan wajahnya.


"Teman, kamu harus berani. Levelmu juga sudah meningkat setara denganku jounin 1, kemampuanmu juga sudah meningkat. Tunjukan kepercayaan dirimu pada klanmu, agar mereka tak meremehkanmu lagi," kata Denji menepuk punggung Byakuya untuk menyemangatinya.


"Sepertinya kamu harus belajar banyak pada paman Shinichi, Byakuya," timpal Akira sambil tersenyum. Sebagai pemimpin ia tidak ingin menekan Byakuya terlalu berat, "Baiklah, kamu temui Kazekage untuk mengambil misi perburuan hewan buas di Sunagakure. Aku akan menemanimu sekaligus, membuatmu lebih percaya diri."


"Te-terima kasih, Akira sama," balas Byakuya menunduk hormat.


"Akira sama, bolehkah aku ikut?" pinta Denji. "Aku juga ingin berlatih dan meningkatkan levelku, mungkin saja aku bisa meningkat lebih cepat dengan melawan monster."


"Baiklah, semakin banyak semakin bagus," jawab Akira. "Bagaimana progres paman Hizuga, Azura dan Denji?"


"Klan Renbu sangat sulit diajak negosiasi, jadi aku memilih beberapa klan terlemah di Namigakure. Saat ini aku juga mulai masuk ke dalam Kirigakure, tepatnya klan Karatachi. Jika kita ikut merenovasi Kirigakure, prediksiku organisasi Senso no haijo akan punya tempat di Kirigakure. Karena keterlambatan aliansi lima negara besar dalam menangani Iwagakure yang jatuh bangkrut saat ini," jelas Hizuga.


"Hizuga senpai, untuk masalah Namigakure biarlah menjadi urusanku. Aku akan merekrut anggota klan Satoshi yang kontra dengan kakakku, aku juga akan menghibahkan bekas markas Kuroi Zugoikotsu menjadi markas cabang Senso no haijo. Untuk Hizuga Senpai berfokus saja pada Kirigakure," timpal Mishima.


"Akira sama, aku sudah memata-matai empat desa, Amegakure, Takigakure, Kusagakure, dan Ishigakure. 7 hari lagi mereka akan mengirim suplai bantuan ke Iwagakure, bagaimana kalau kita sabotase?" usul Denji.


"Baik, kita akan sabotase. Sepertinya aku punya rencana, untuk menghapus kejahatan ryuuren. Tapi aku timpakan pada siapa yang menjadi oposisi pemerintah Iwagakure?" balas Akira sambil memijat keningnya. Sudah satu malam Akira memikirkan cara, agar ia bersih dari peristiwa di rumah sakit Iwagakure. Sehingga Akira bisa kembali ke Kirigakure untuk sementara waktu.


"Setahuku, klan Kamizuru yang menjadi oposisi. Karena Kamizuru Yoshino ingin merebut tahta Tsuchikage dari Arakuchi," jelas Denji.


Akira yang sedikit pusing memikirkan nasib dirinya di Kirigakure, langsung sumringah mendengar penjelasan Denji.


Mishima yang mempunyai keahlian strategi, langsung menimpali, "Sepertinya aku punya ide, Akira sama. Untuk membersihkan nama Akira sama dan menjadi pahlawan bagi Iwagakure, kita butuh kambing hitam, dan menisbatkan kesalahan itu pada klan Kamizuru."


"Cerdas, paman Mishima, sangat cerdas!" puji Akira tersenyum ramah. Lalu membagi-bagikan uang 5 juta ryo masing-masing pada ketujuh anggota organisasi Senso no haijo. "Terimalah, ini imbalan atas kerja sama kalian. Kita akan makan enak di penginapan nenek Gezo, aku yang traktir."


"Horeee! Kita makan-makan lagi!" teriak Mishima, Shinichi, Reina, Azura, Denji, Byakuya dan Hizuga serentak.


***


Di ruangan kantor Mizukage.


"Dimana kau Akira? Reina? Azura? Sampai saat ini kalian belum kembali ke Kirigakure. Kondisi Hiyoshi sudah sadar dan ditemukan dalam keadaan pingsan serta terluka parah di depan rumahnya. Sekarang sudah siuman tapi hilang ingatan, aku sudah mencoba mencari dengan mengirimkan ANBU pelacak tapi belum ada kabar," gumam Chojuro yang sedang duduk di sofa sambil memijat keningnya, cairan bening menetes di sudut kelopak matanya.


"Tenanglah, sensei." Mizukage Kagura memijat pundak Chojuro. "Aku yakin Akira masih hidup. Tapi aku tidak menjamin dia akan menerima kenyataan jika dia adalah cucu dari hokage Uchiha Sarada dan cucu dari klan bangsawan Hyuga. Jejak terakhirnya berada di rumah sakit Iwagakure."