DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 208 Hilangnya Otsugakure



Otsugakure.


Raiga Hoshigaki bersama 4 anggota Kyu-Zenpan Teki bersiap menyergap shinobi-shinobi Otsugakure yang sedang bertani di wilayah selatan Otsugakure.


Banyak tanaman sayuran yang ditanam disana. Mulai dari tanaman berkhasiat, buah-buahan, padi, gandum hingga sayuran biasa.


"Anushiki, ternyata bertani juga menyenangkan. Walau aku tak bisa membangkitkan Rinnegan dengan tipe baru. Tapi Byakugan saja sudah cukup," kata Dyozushiki sembari menyiram tanaman.


Mereka berdua dan beberapa warga Otsugakure yang sedang bertani sangat sumringah wajahnya. 7 tahun ini kehidupan mereka jauh dari hiruk pikuk peperangan dan penuh kedamaian.


Hingga Raiga melemparkan kunai peledak ke arah warga Otsugakure yang sedang bertani pun. Mereka sendiri tak menyadari, seakan kemampuan berperang mereka sudah tumpul.


'Boom!' Tanah yang ditanami sayuran sawi, wortel dan tomat hancur. Begitu pula Anushiki, Diozashiki bersam keenam temannya tewas terkena ledakan.


Suara ledakan seperti dentuman meriam tersebut terdengar sampai ke pusat desa. Zeroshiki dan Kuroshiki sebagai Satsujin No Futago segera melesat ke arah sumber suara untuk memastikan apa yang terjadi, karena mereka berdua adalah kepala keamanan Otsugakure.


"Aku tak menyangka klan Otsutsuki telah kehilangan jiwa berperang dan menumpahkan darah. Sungguh lemah hanya menjadi seorang petani, cih." Raiga menginjak salah satu kepala warga Otsugakure yang telah tewas dan merubah dirinya menjadi Hachibi.


Kemudian membentuk bijuudama dan membidiknya ke arah pusat desa Otsugakure. Tepatnya kantor Tenshikage.


Dengan campuran sel kitana, bijuudama yang dibentuk oleh Raiga, besarnya 10 kali lipat dan 100 kali lipat chakra yang terkompresi dari bijuudama biasanya.


'Swush!' Bijuudama melesat ke arah pusat desa dan meratakan apapun yang dilewatinya.


Zeroshiki dan Kuroshiki yang melihatnya langsung menghadang. Tapi begitu mereka menyentuh bijuudama tersebut, chakra mereka langsung terhisap cepat dan membuat tubuh mereka mengering. Malahan bijuudama itu semakin membesar 10 kali lipat lagi.


"Semuanya lari!" Tenshikage Zyushiki berteriak keras dari dalam kantornya dan terdengar sampai ke semua penjuru wilayah Otsugakure.


Raut wajahnya panik dan menggunakan jutsu Yomotsu Hirasaka untuk keluar dari kantornya menuju bijuudama yang sekarang sedang mendekat ke arah pusat desa.


Namun, itu bukan bijuudama biasa. Portal Yomotsu Hirasaka pun hancur ketika terkena bijuudama. Tenshikage Zyushiki yang akan keluar dari portal, terpaksa masuk lagi karena terdorong oleh Bijuudama.


'Booom!' Kepulan asap, debu dan cahaya yang bersinar terang membentuk siluet jamur menjulang ke langit.


Siluet jamur juga terlihat jelas sampai ke wilayah Kirigakure karena sangat tinggi menjulang ke langit. Bahkan getarannya juga sangat kuat selayaknya gempa 5,6 skala richter.


Semua wilayah Otsugakure hancur dan tak tersisa. Dalam ledakan ini tidak ada yang selamat.


"Uhuk ... uhuk ...." Zyushiki batuk darah di dalam dimensi yang ia buat. Setelah terkena hantaman Bijuudama pada portal Yomotsu Hirasaka dan memecahkannya, ia sempat bertindak masuk dalam dimensi Yokai. Sebuah dimensi bersuana terang dan memiliki banyak bola.


"S-sial, ini pasti ulah Yon Kingu. Tapi kenapa sensor chakra tidak dapat merasakan keberadaan mereka? Kali ini sudah tamat nasib klan Otsutsuki," sambungnya menyeka darah di sudut bibirnya dengan tatapan sendu.


Zyushiki bersila dan langsung bermeditasi untuk memulihkan dirinya agar bisa keluar dari dimensi Yokai untuk menemui Akira.


***


[Selamat juragan mendapatkan 86.400 ryo karena berkedip sebanyak 28.800 kali dalam 24 jam. Evolt sudah mentransfer uang tersebut ke dalam saldo sistem]


Akira pagi-pagi sudah melaksanakan misi harian dan sudah membersihkan diri. Saat ini Akira sedang menyesap teh dengan perasaan gusar, karena mendapatkan firasat buruk. Tapi dia tak dapat menerkanya, apa yang sebenarnya terjadi saat ini?


[Selamat host menyelesaikan misi harian]


[Misi harian : Lakukan latihan berlari selama 20 menit, Squat jump 100 kali, push up 100 kali, dan pull up 100 kali.


Hadiah : 10 ryo dan 10 poin pengalaman


Batas waktu : -


Hukuman : -]


[Hadiah uang 10 ryo sudah ditransfer ke inventori sistem, dan 10 poin pengalaman sudah dimasukan ke dalam status host]


Akira juga sudah menceritakan perihal identitasnya yang lain pada Chojuro dan Kagura. Selain itu Akira juga mengatakan untuk berencana merebut Kirigakure, dari kekuasaan Raiga Hoshigaki.


"Paman, untuk sementara kalian tinggal disini saja dahulu. Untuk biayanya biar aku yang traktir. Kita harus menyusun rencana untuk merebut kembali Kirigakure dan itu dibutuhkan sumber daya yang cukup besar," kata Akira dengan manik mata datar dan penuh kegusaran.


"Terima kasih, Shinji. Terima kasih juga atas pertolonganmu, saat ini hanya Namigakurelah tempat yang aman untuk kami berdua." Chojuro menunduk hormat dan melanjutkan, "Tapi kami juga akan bergerak dan tidak bisa diam untuk mengumpulkan kekuatan. Salah satunya adalah Otsugakure, kita bisa menang jika ada klan Otsutsuki."


"Itu benar paman. Tapi masalahnya di Kirigakure, masih adakah orang yang setia pada kepemimpinan paman Mizukage?" tanya Akira bimbang.


Jika berhasil merebut Kirigakure pun akan sangat susah menjalankan roda pemerintahan tanpa ada yang setia pada Mizukage Kagura. Terlebih lagi jika Daimyo negara Air mendukung penuh Raiga Hoshigaki, ini malah akan menjadi masalah besar di kemudian hari.


Chojuro menghela nafas berat, ini tidak mudah seperti membalikan telapak tangan, "Kamu benar, Shinji. Ini seperti mencari jarum ditumpukan jerami, bahkan lebih sulit dari itu. Seperti memasukan gajah ke dalam lubang jarum."


"Aha ... aku ada edi eh ide." Akira menjentikan jari dengan mulut melebar dan mata melebar, "Paman, bukankah hal yang paling ditakuti oleh pemerintahan dalam dunia shinobi adalah bijuu?"


"Maksud kamu, kita kumpulkan bijuu?" tanya Kagura menyipitkan mata.


"Ya, paman. Pertama, kita bebaskan pejabat-pejabat tinggi setiap desa dari tangan Yon Kingu. Mulai dari Kage, tetua desa, dan komandan militer yang mereka penjara."


"Kemudian kita tingkatkan kekuatan untuk memburu bijuu. Dengan banyaknya jumlah bijuu yang kita miliki, kita bisa menekan balik untuk mereka patuh walau dengan ketakutan."


"Ide ini memang terlalu kejam dan otoriter, tapi tidak ada cara lain untuk menyelamatkan mereka dari genggaman Yon Kingu dan hanya dijadikan objek percobaan saja. Nyawa manusia seperti tidak ada harganya sama sekali," jelas Akira lama kelamaan mengeraskan rahangnya karena marah pada semua perbuatan Yon Kingu.


"Baiklah, tidak ada cara lain. Tapi, memburu bijuu juga perlu kekuatan dan sumber daya yang tidak sedikit," balas Chojuro sedikit putus asa. Mengingat para Jinchuuriki atau bijuu itu lebih berbahaya dan susah untuk ditaklukan.


"Tenang paman. Aku sudah punya solusi dan menyiapkan segalanya, Kamui!" seru Akira memindahkan Azura, Reina, Shinichi, Shin, Denji, Keiko, Hizuga, dan Mishima ke kamar khusus yang memang disediakan hanya untuk Shinji atau Akira.


Kamar luas ini tidak pernah ada yang boleh menempati walau sehari disewakan. Karena memang Yumiko hanya memberikannya pada Akira dan semua anggota Senso No Haijo saja.