DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 72 - Agen Ganda



Trang!


Trang!


Trang!


Pedang ninjato milik Saboi beradu dengan dua kunai yang dipegang oleh tangan dan kiri Aruna. "Aku akui kamu hebat bisa mengimbangi kecepatanku, bocah Kumo," kata Aruna yang terus mengayunkan kunainya sambil tersenyum licik. "Kaiten!"


Swush!


Trang!


Trang!


Aruna berputar 360 derajat sangat cepat, untuk menggempur Saboi dan memojokannya ke dinding pembatas arena yang di atasnya terdapat penonton dan para jonin yang sedang berjaga mengamankan jalannya babak penyisihan.


Boof!


"Kawarimi no jutsu!" tubuh Saboi berubah menjadi sebongkah kayu besar dan dia sudah menjauh dari Aruna. Kedua kakinya bergesekan dengan permukaan arena, lalu merapal segel tangan, "Fuuton: Reppusho!"


Swush!


Shua!


Bam!


Saboi menembakan tekanan angin yang sangat kencang dan tepat mengenai bahu kanan Aruna yang masih berputar melepaskan jutsu kaiten. "Akan aku habisi sekarang juga!" Saboi kembali merapal segel tangan, "Fuuton no yoroi! Kazekiri no jutsu!"


"Takan aku biarkan, guhak!" Aruna yang sedang memuntahkan darah, memaksa dirinya sendiri merapal dua segel tangan jutsu sekaligus. "Doton: Doryuheki! Suiton: Suijinheki!"


Swush!


Bam!


Slash!


Zrash!


Muncul dinding tanah, disusul dinding air di depan Aruna. Tubuh Saboi diselimuti angin berbentuk armor, lalu melesatkan puluhan siluet angin berbentuk bulan sabit ke arah Aruna.


Dinding air dan dinding tanah tertembus oleh puluhan siluet angin yang dilesatkan oleh Saboi. Bahu kiri dan paha kanan Aruna tertebas siluet angin berbentuk bulan sabit, cairan merah mengucur deras, wajahnya begitu pucat pasi dan terduduk lemas.


"Memalukan sekali aku harus kalah dalam keadaan terluka, aku sampah," lirih Aruna menitikan cairan bening di sudut kelopak matanya. "Aku menyerah!"


Tim medis segera menghampiri Shinami dan membawanya ke ruang perawatan menggunakan ranjang beroda. "Pemenangnya Saboi!" teriak Kurogawa mengumumkan hasil pertandingan kedua.


"Haaaa!" penonton berteriak riuh ramai membuat velodrome arena sangat berisik dengan suara teriakan dan jeritan yang mendukung jagoan masing-masing.


"Reina, Azura. Aku akan pergi keluar sebentar, jika tiba giliranku kabari aku melalui telepati," pinta Akira yang sedari tadi menatap lekat jalannya pertandingan antara Saboi dan Aruna, serta mengawasi Hiyoshi melalui byakugannya secara jarak jauh.


"Memangnya ada apa Akira? Sepertinya ada yang mengkhawatirkanmu," tanya Reina dengan raut muka menelisik.


"Tidak apa-apa, hanya masalah kecil. Tenang saja aku akan kembali secepat mungkin, Overbye!"


Tubuh Akira berkedip lalu muncul tepat di belakang Hiyoshi yang sedang di kepung shinobi jonin elite dari klan Kamizuru, klan Hozuki, klan Renbu, dan klan Baroi. Lima klan ini adalah sekutu ketat klan Hozuki, mereka mengetahui jika di dalam tubuh Hizuga ada senjata Bakuryu.


Cwuszh!


Setelah proyek sel Kitana berhasil digagalkan oleh Akira. Empat klan yang bersatu dalam kesatuan federasi klan bernama Yon Kingu atau disingkat organisasi YK, mencari informasi tentang siapa orang yang menggagalkan rencana mereka.


Hozuki Rui yang menjadi agen ganda untuk Kirigakure dan Organisasi YK, menemukan sedikit fakta jika Shinichi teman lamanya berteman dengan bandit Hizuga. Rui secara tidak sadar melihat 7 mata yang tertutup di dada Hizuga, Rui yang pernah ikut di perang dunia shinobi kelima sangat paham jika 7 mata yang tertutup di dada Hizuga adalah Bakuryu.


Rui yang bersikap bagai rubah licik, baik di depan Shinichi dan menusuk di belakang. Berpura-pura membawa Shinichi dan Hizuga ke rumah sakit Iwagakure untuk dirawat. Lalu mengatakan jika Shinichi dan Hizuga telah membunuh ketua klan Kamizuru ayah dari Yoshino yaitu Yakudo Kamizuru.


Padahal itu hanya sandiwara Rui untuk menggunakan tangan Hiyoshi membunuh Shinichi dan mengambil Hizuga dari tangan Shinichi.


Shua!


Swush!


Slurp!


20 jonin elite dari pasukan organisasi YK, mengepung Shinichi dan Hizuga, termasuk Hiyoshi yang terhasut provokasi Rui, sangat geram lalu melemparkan kunai ke arah Hizuga dan Shinichi yang sedang terkapar di ranjang perawatan dalam keadaan diperban.


Akira tidak percaya jika Hiyoshi juga menyerang Shinichi dan Hizuga yang sudah tak berdaya di ranjang tempat tidur. Lalu berpindah tempat, tepat di depan ranjang Shinichi dan Hizuga serta menyerap semua kunai ke dalam dimensi kamui.


"Aku tak mengira sensei melakukan ini pada paman Shinichi, tanpa tahu asal-usul masalahnya. Aku takan membiarkan siapapun melukai paman Shinichi dan pamn Hizuga. Ryuzugan! Haa!"


Akira mengaktifkan byaku sharingan dengan 7 tomoe hitam di mata sharingan dan 7 tomoe putih di byakugan.


"Bedebah, serang bocah kecil itu!" teriak Yakumo ketua pasukan organisasi YK, sambil melemparkan shuriken dan kunai ke arah Shinichi dan Hizuga.


Hiyoshi terdiam setelah mendengar penuturan Akira, dan memikirkannya karena Hiyoshi merasa ia terlalu gegabah sebagai mantan komandan ANBU Kirigakure.


Akira langsung menautkan tangan, "Ryuton: Kurenai kaseijutsu!" untuk membuat kubah kristal pelindung yang mengurung Shinichi dan Hizuga agar tak bisa dilukai oleh mereka.


Trang!


Trang!


Trang!


Kunai dan shuriken yang dilesatkan oleh 20 jonin elite pasukan YK, tak mampu menembus kerasnya kubah kristal pelindung berwarna ungu transparan yang dibuat oleh Akira.


"Raikoha!" Akira membentuk pusaran bola air berwarna ungu di tangan kirinya lalu tubuhnya berkedip dan menusuk punggung bagian kiri Rui, hingga tembus ke depan. "Chekmate! Wanita rubah, aku sudah memperhatikan wajahmu sedari tadi dan kau tersenyum licik ketika paman Shinichi di serang oleh mereka. Aku sudah menandaimu wanita rubah, rasakan!"


"Guhak!" Rui memuntahkan banyak cairan merah dimulutnya. "A-apa yang kau lakukan A-akira. Kau juga ingin menjadi buronan seperti Shinichi? Kamu bocah bodoh, kematianku adalah kematian seorang pahlawan."


"Akira! Apa yang kau lakukan, hah?! Rasengan!" Hiyoshi yang sudah dibutakan rasa persahabatan yang munafik menyeringai geram dan langsung membentuk rasengan di tangan kanannya lalu melesat ke arah Akira.


Cwiwiw!


Shua!


Bam!


Serangan Hiyoshi hanya menembus tubuh Akira yang sudah melepaskan tangannnya dari punggung Rui. Serangan itu terus melesat dan mengenai muka Yakumo hingga membuatnya hancur dan tewas seketika bersama Rui.


"Chekmate!" tubuh Akira kembali berkedip dan muncul di belakang salah satu jonin pasukan YK dengan ban biru bermotif hiu. Kepalanya langsung terlepas dari badannya karena tebasan ryutaiga milik Akira yang sanga cepat.


Slash!


Dalam sekejap 18 jonin elite lainnya, kepala mereka juga terlepas dari badannya tanpa bisa melihat gerakan Akira.


Hiyoshi kembali membentuk rasengan dengan raut muka menyeringai geram. Rasengan itu dikombinasikan atribut elemen api miliknya, bola berputar spiral itu berwarna merah dengan satu cincin api melingkarinya.


Shua!


Bam!


Duar!