
***
4 hari kemudian.
Akira dan Denji sedang terlentang di atas dahan pohon yang besar, sudah 4 hari mereka berdua melakukan aktivitas makan, tidur dan berlatih. Kegiatan ini mereka lakukan untuk menunggu shinobi Ishigakure, mengirimkan suplai.
Menurut informasi dari Denji, mereka akan mengirim suplai ke Iwagakure tepat hari ini, Akira mengedarkan pandangan byakugannya sampai jarak 1 km, namun belum ada tanda-tanda shinobi yang membawa suplai apapun.
•••
30 menit kemudian.
"Mereka datang," kata Akira dengan tatapan serius, "persiapkan diri!"
Akira melihat 9 jounin elit memakai seragam berwarna coklat dan pelindung tubuh berwarna coklat juga serta ikat kepala Ishigakure. Kesembilan shinobi tersebut membawa 3 gulungan sedang sepanjang 1 meter, masing-masing dipunggungnya.
Akira sudah menempelkan ratusan segel hiraishin jutsu di setiap tempat dalam radius 200 meter, pada semua perbatasan Iwagakure dengan Ishigakure, Takigakure, dan Kusagakure.
Ketiga desa merupakan sekutu Iwagakure, mereka ingin membalas kebaikan Iwagakure karena selalu membantu desa-desa mereka ketika terjadi kesulitan pangan, senjata, dan juga obat-obatan. Di saat Iwagakure mengalami krisis karena Akira mereka langsung menyiapkan berbagai sumber daya untuk menopang Iwagakure.
"Semoga perjalana ini cepat sampai, dan tugas kita selesai, baru beberapa jam saja meninggalkan desa aku sudah rindu berat dengan istriku," kata Jouki salah satu jounin elit Ishigakure yang masih berumur 19 tahun.
"Dasar, pengantin baru maunya berduaan terus dikamar," Anubi menyebikan bibir, dia adalah kapten jounin elit dalam misi penghantaran misi kali ini.
Mereka bersembilan berlari sambil terus bergosip ria untuk menghilangkan rasa bosan.
Akira dan Denji masih terus bertengger di dahan pohon mengawasi mereka dari kejauhan jarak mereka masih 100 meter lagi , dari jarak serang yang sudaj Denji dan Akira persiapkan.
Ciiit!
Topeng cyborg Sora Kiba bergerak menutupi muka Denji. Jarak kesembilan shinobi semakin mendekat, Denji sudah memasang kekkai hojin dalam radius 50 dari tempatnya bertengger, dan 100 meter dari kesembilan ninja Ishigakure yang sedang berlari.
3 ninja Ishigakure yang berada di depan memasuki area kekkai hojin dan memicu jebakan ledakan itu aktif.
Boom!
3 ninja Ishigakure hancur menjadi bubur darah, 9 gulungannya terlempar ke atas. Denji yang sudah dalam bentuk Shinka no juin: Jotai Ni terbang melesat cepat dan menendang kesembilan gulungan itu ke arah Akira.
Bang!
Akira menyerap kesembilan gulungan sedang itu ke dalam rinnegan merah di telapak tangannya.
Slurp!
6 ninja Ishigakure melemparkan kunai ke arah Denji yang terbang di atas mereka, pada ketinggian 10 meter.
Shua!
Denji terbang menjauh untuk menghindari lesatan kunai yang hanya mengenai ruang kosong.
"Sial, mereka ternyata merampok suplai sumber daya kita untuk Iwagakure, kejar!" teriak kapten Anubi menyeringai geram, raut wajahnya semerah kepiting rebus.
Mereka berenam mengejar Denji yang sedang terbang ke arah Akira yang sudah menunggunya dari jarak 50 meter.
"Denji, mereka hanya ninja sampah. Kita akan habisi secepat mungkin, lakukan dengan cepat!" batin Akira melalui telepati.
"Dimengerti, Akira sama!" balas Denji melalui Telepati.
Denji membentuk bola air berkompresi tinggi di tangan kanannya, bola air berwarna ungu yang berputar sangat cepat terbuat dari chakra elemen air. "Raikoha!" lalu terbang melesat ke arah 6 ninja Ishigakure.
Shua!
Akira membentuk chidori di tangan kirinya dan rasengan di tangan kanannya, penguasaan chakra Akira patut diacungi jempol karena sudah sampai rank S dalam pengendalian chakra, pasalnya bisa mengendalikan rasengan dan chidpri bersamaan yan membutuhkan konsentrasi tinggi.
Jleb!
Denji berhasil menghantamkan raikoha ke jantung 3 ninja Ishigakure, dan menembusnya. 3 ninja Ishigakure langsung tewas seketika dan tanpa memekik, kecepatan Denji tidak bisa dilihat oleh mata biasa.
Akira yang sudah menandai semua tempat dengan segel hiraishin dalam radius 200 meter. Tubuhnya berkedip dan muncul di batu besar di samping jalan yang dilalui oleh ketiga ninja Ishigakure yang tersisa.
Mereka bertiga saling memunggungi dengan pedang ninjato terhunus ke arah Akira yang tidak langsung melesat ke arah mereka bertiga tapi malah mengalirkan chakra elemen petir ke chidori lebih banyak lalu menghentakannya ke permukaan tanah.
Tap!
Aliran petir besar berwarna biru menjalar ke permukaan tanah menuju 3 ninja Ishigakure. Anubi menarik Jouki untuk melompat, salah satu ninja Ishigakure yang tak sempat melompat terkena sambaran petir.
Jdash!
Boom!
Tubuhnya hancur luluh lantak, 3 gulungan terlempar ke udara, Denji terbang melesat cepat dan menangkap tiga gulungan itu.
Akira melesat cepat dengan taijutsu kage ni suttepu mengejar Anubi dan Jouki yang akan kabur ke arah perbatasan Iwagakure untuk memanggil bantuan.
Shua!
Duar!
Gerakan Akira sangat cepat dan tak bisa dilihat dengan mata biasa, Anubi terhantam perutnya oleh rasengan di tangan Akira. Jouki yang melihat ada kesempatan untuk membunuh Akira yang berada di depannya, mengayunkan pedang ninjato milik.
Syat!
Cwiwiw!
Bilah ninjato itu hanya melewati leher Akira, "Tidak mungkin?!" Jouki membelalakan mata.
"Chidorigatana!" Akira membentuk chidori menjadi bilah katana lalu menebas kepala Jouki, dan istrinya Jouki menjadi janda.
Slash!
Zrash!
Cairan merah memuncrat dari leher Jouki yang kepalanya sudah terlepas. Denji membawa 12 gulungan, 6 dipunggung, 3 diketiak kanan, dan 3 diketiak kiri.
Slurp!
Akira menyerap 6 gulungan yang ia dapatkan dari Anubi dan Jouki, "Benar-benar tidak mengasyikan," gumam Akira dari balik topengnya, raut wajahnya menyeringai kesal.
"Akira sama ini sisa gulungannya!" Denji menaruh 12 gulungan di depan Akira.
"Hmmm!" Akira pura-pura menutup hidungnya, "Bau ketiak!"
"Enak saja! Tidaklah, masa laki-laki yang paling berkilau di dunia ini bau ketiaknya, hmph!" Denji menggembungkan pipinya dn membuang muka pada Akira.
"Bercanda, hehehe!" Akira tertawa sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Lalu menghisap 12 gulungan itu ke dalam rinnegan merah di tangan kanannya.
Slurp!
"Akira sama, rencana apa yang akan kita jalankan setelah ini?" tanya Denji dengan raut muka penasaran.
"Sudah ikuti saja, intinya pasti seru, heheheh,"Akira terkekeh dari balik topenganya.
Lalu tubuh mereka berdua berkedip, berpindah tempat ke perbatasan antara Kusagakure dan Iwagakure.
Cwuszh!
"Semoga saja tidak terlambat," Akira mengedarkan pandangan byakugannya, dan melihat keadaan sekitar sedang bertengger di atas salah satu bukit yang terbelah oleh jalan menuju Iwagakure. "Denji, kamu pergilah ke perbatasan Kusagakure dan Iwagakure, agar misi ini cepat selesai. Aku akan menteleportasikan kamu sekarang."
"Dimengerti, Akira sama!" Denji menganggukan kepala.
Cwuszh!
Tubuh Denji berkedip dan berpindah tempat ke perbatasan antara Iwagakure dan Kusagakure.
Akira seorang diri mengawasi keadaan dengan pandangan mata byakugan, "Nampaknya masih 500 meter lagi mereka akan tiba di jalur ini," gumam Akira.