
"Teman-teman, aku sudah berhasil membawa jinchuriki ekor 5," kata Kishima melalui komunikasi telepati.
Portal kamui di belakang tubuh Denji, Azura, Byakuya, dan Shinichi terbuka membentuk pusaran angin, lalu menghisap mereka langsung menuju markas Namigakure, karena begitu masuk segel formasi yang dipasang di pusaran portal, memindahkan mereka semua ke Namigakure.
Swush!
[Ding! Selamat host berhasil menyelesaikan Misi tersembunyi]
[Misi tersembunyi: Temukan keberadaan patung gedou mazuo.
Hadiah: segel kontrak dengan gedou mazou, ektraksi bijuu hanya dibutuhkan waktu satu jam.
Hadiah: Kartu poin pengalaman 3 kali lipat dan efeknya permanen]
[Host sudah melakukan kontrak dengan gedo mazo dan menjadi salah satu siluman kuchiyose milik host]
Suara pemberitahuan Ryujin, membuat Akira terbangun dari tidurnya, kepalanya berada di belahan gunung kembar Reina yang begitu kenyal. "Nikmat juga tidur di atas benda ini." Akira tersenyum mesum, kemudian melanjutkan, "Jika saja aku tampan sewaktu di bumi dan akan mati, lebih baik aku akan bermantap-mantap terus dengan Stella."
"Tapi aku malah menemukan durian runtuh sekebon di dunia ini. Ya tentu kecantikan Reina bagaikan langit dan bumi dengan Stella," tambahnya dengan bergumam. "Untuk bijuu aku sudah mendapatkan tiga, Shukaku, Son Goku, dan Kokuo setelah paman Kishima mengonfirmasi sudah berhasil mendapatkannya. Dan organisasi YK sudah mendapatkan Kurama, Gyuuki, Choumei, dan Saiken, serta yang belum ditangkap hanya Matatabi juga Isobu."
Denji, Byakuya, Shinichi, Mishima, Kishima, Azura, dan Hizuga keluar dari portal kamui. Lalu serentak duduk di meja bundar, dan berteriak, "Kami sudah pulang!"
Tubuh Ranmaru ditaruh pada permukaan lantai begitu saja, dekat kaki Kishima, baginya tubuh Ranmaru sudah seperti mayat hidup karena begitu bijuunya diekstraksi dia akan tewas.
Akira yang sedang rebahan di atas dada Reina langsung memakai seragam Ryutsuki dan keluar dari kamar tidur, sedangkan Reina kelelahan setelah bemantap-mantap dengan Akira sampai 5 ronde tanpa jeda.
Akira menyelimuti tubuh Reina yang tanpa sehelai benang, sangat seksi dan begitu mulus bagai giok. Akira mencium bibir Reina, lalu keluar dari kamar dan berjalan perlahan menuju aula markas SNH.
Beberapa saat kemudian Akira tiba dan duduk di kursi khusus miliknya depan meja bundar, suasana sangat hening, dan tak ada satu pun berbicara.
"Ehem ...." Akira berdehem keras untuk mencairkan suasana. "Selamat misi kali ini sukses besar."
Swush!
Portal kamui muncul di belakang Akira, keluar dari dalam portal seorang wanita setinggi 175 cm, sangat semampai dengan tubuh seksi, bibirnya merah, rambutnya panjang diikat ke belakang berwarna hitam, memakai kepala Namigakure yang sudah digores, pupil matanya hitam legam, dan memakai rompi hitam, baju selengan hitam, celana hitam, dan sepatu shinobi.
Denji, Byakuya, Mishima, dan Kishima berdecak kagum melihat Keiko yang sudah menjelma menjadi wanita yang sangat cantik, setelah satu minggu ditanamkan yang lalu ditanamkan segel karma Ryuko no juin. Segel kutukan Ryuko no juin berevolusi menjadi segel karma setelah Akira berhasil menyerap 100% chakra Enenra.
"Hormat pada Akira sama." Keiko langsung berlutut satu kaki dan menunduk hormat di depan Akira. Keiko sudah mengetahui jika Akihiko adalah Akira dari ingatan yang ditransfer ke kepala Keiko. Kemudian melanjutkan, "Hamba siap menerima perintah!"
"Siap, Akira sama!" balas serentak Azura dan Keiko, kemudian keluar dari markas SNH cabang Namigakure. Portal kamui sudah tertutup karena masa aktifnya sudah habis, Akira juga tidak mau berlebihan menggunakan chakra Enenra.
"Paman Kishima dan paman Mishima serta Byakuya, bantai klan Renbu!" titah Akira dengan sorot mata yang tajam dan dingin. Kemudian melanjutkan, "Aku sudah menaruh 30 bidak catur di dalam klan Renbu, kalian bertiga juga akan mengenalinya. Hindari sekecil mungkin kontak dengan Animisa, tapi aku yakin dia sudah pergi dari kediaman klan setelah jatuhnya organisasi YK."
"Siap, Akira sama!" balas serentak Azura Mishima, Kishima, dan Byakuya, lalu keluar dari markas, ketiganya terbang menggunakan jutsu masing-masing.
"Denji kamu pulanglah ke Ottogakure! Aku tak mau Orochimaru mencurigaimu karena terlalu sering keluar dari Ottogakure," titah Akira sambil tangannya bergerilya di lubang hidung kanannya. Kemudian melanjutkan, "Jika ada waktu kunjungi Iwagakure dan cari perkembangan reputasi organisasi kita!"
"Siap Akira sama!" balas Denji dengan penuh antusias, topeng cyborg bergeak cepat menutupi wajahnya, lalu 8 sayap malaikat berwarna coklat keluar dari punggungnya dan terbang menabrak atap markas SNH.
Brak!
Akira melihat atap markasnya berlubang, menyeringai kesal dan berteriak, "Sialan kau Denji! Berani-beraninya merusak atap markasku, haaaa!" Akira dengan raut muka semerah kepiting rebus dan melempar kursinya ke arah Denji, namun Denji sudah terbang jauh.
"Hahahaha ...." Hizuga dan Shinichi tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan Akira, "Hahahaha ...."
"Ehem ...." Akira berdehem pelan, setelah menurunkan tensinya. "Paman Hizuga pergi bersamaku, kita tidak bisa melewatkan kerjasama dengan klan Daikonji. Dan paman Shinichi pulanglah ke Sunagakure kembali dan habiskan semua jenis batu logam kecuali batu logam Enenra."
"Baik, Akira sama," balas Shinichi dan Hizuga serentak. Mereka bertiga langsung berganti seragam dengan seragam rikudou sennin berwarna putih, cukup dengan menekan tombol di bagian kanan topeng hitam yang mereka sembunyikan di dalam jubah mereka masing-masing.
Cwuszh!
Tubuh Akira, Shinichi, dan Hizuga berkedip karena diteleportasikan oleh Akira. Shinichi kembali ke ruko baru miliknya yang dibeli dari klan Kazekage, dan Hizuga bersama Akira kembali ke kediaman klan Senju untuk mengawal pulang ketua klan Daikonji, Echi Daikonji dan Yuzu Daikonji.
Akira dan Hizuga muncul tiba-tiba di samping Echi yang sedang berbincang dengan ketua klan Senju, Senju Odama mengejutkan mereka.
"Copot eh copot, botolnya copot, eh copot."
"Aduhnya anunya copot. Eh anunya copot, untung bukan botolku copot, eh copot"
"Sayang botolmu copot? Eh, botolnya copot, copot."
"Hahahaha ...." Akira dan Hizuga tertawa terbahak-bahak melihat Senju Odama, Echi Daikonji dan Yuzu Daikonji latah bersama. "Hahahaha."
"Maaf, tuan-tuan jika mengejutkan kalian." Hizuga tersenyum hangat dari balik topengnya. Kemudian melanjutkan, "Maafkan juga Echi sama, 01 meninggalkan misi ini dan digantikan Eneru sama, pemimpin organisasi kami. Nona 01 ada tugas penting yang tak bisa ditinggalkan, dan tadi maaf kami meninggalkan anda Echi sama karena ada misi penting serentak yang tak bisa ditinggalkan. Sebagai kompensasi hari ini kami rela tidak dibayar karena meninggalkan tanggung jawab kami."
"Paman Mishima bukan hanya mulut boros tapi mulut gula-gula, hehehehe," kata Akira terkekeh melalui komunikasi telepati.