DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 173 Misi Penyamaran



Secepat kilat Keiko merubah Yamato menjadi Katana hitam dengan bilah hitam dan melesat ke arah Arashi. Gagang Yamato Keiko tarik melebihi kecepatan cahaya, dan.


'Slash!'


Kepala Arashi terlepas dari badannya, pandangan matanya dapat melihat tubuhnya sendiri lalu buram.


"Azura, cepat datanglah! Dan ambil mata itu!" seru Keiko melalui komunikasi telepati dan terdengar juga oleh Akira.


"Ck, ck, ck. Apa rencanamu Azura?" timpal Akira menyunggingkan senyum, melalui komunikasi telepati.


Azura kemudian muncul dengan tubuh berkedip menggunakan shunsin no jutsu di depan kepala Arashi, senseinya sendiri dan sebagai balas dendam atas perbuatannya, Azura secepat kilat mengambil bola mata mangekyou sharingan Arashi.


'Jleb! Jleb!'


Kedua bola mata itu Azura simpan ke dalam toples kecil berisi cairan formalin. Lalu ia kembali ke dalam markas utama dengan tubuh berkedip.


'Cwuszh!'


'Bruk!' Kepala Arashi jatuh ke permukaan tanah, akibat sel Kitana kepala Arashi kembali menumbuhkan tumbuhnya dan hidup kembali. Tapi Keiko tak membiarkannya, kepalanya diinjak dan dalam keadaan buta.


"Matilah! Sayonara!" Dengan tatapan bengis Keiko memotong leher Arashi dan menempelkan jidat Arashi dengan kertas peledak. Keiko melompat ke belakang sejauh mungkin hingga lusinan meter dan membentuk tangan segel pelepasan, "Kai!"


'Booom!'


Tubuh Arashi hancur menjadi kabut darah diselimuti cahaya terang. "Arashi ...! Aaaakh!" Sanjozu berteriak keras diiringi pekikan kematian, karena kedua kakinya masih tertusuk duri-duri kegelapan raksasa yang terus menyerap chakranya.


'Trang!'


Sanjozu yang sudah tak berdaya dan sekarat menjatuhkan Murasame, Muramasa dan Kogarasumaru yang sudah diperbaiki ke permukaan tanah. Semakin lama tubuhnya menyusut menyisakan tulang saja, dan.


'Booom!'


Tubuh Sanjozu meledak menjadi kabut darah berwarna hitam pekat. Akira menyimpan ketiga katana Sanjozu ke dalam inventori sistem.


"Mampus kalian semua. Paman Kishima dendammu sudah kami balaskan." Keiko tersenyum puas dengan menumpu pada gagang Yamato. "Huff ... huff ... huff ...."


Akira yang tak tega menghampiri Keiko dan menggendongnya ala bridal style. Tentu saja membuat Keiko tersipu malu, "A-akira sama tidak perlu seperti ini. Nanti, nanti, nanti ...." Ucapan Keiko terhenti sejenak karena tak enak hati dengan Reina yang sudah menjadi milik Akira sepenuhnya meski belum menikah. "Re-reina akan marah padaku."


Akira tidak menanggapi pernyataan Keiko, malah menggendongnya dan menuruni jurang lembah iblis. Tapi ditahan oleh Keiko, "Jangan Akira sama. Aku bisa sendiri, lagi pula lebih praktis menggunakan shunsin no jutsu!" sergah Keiko.


Akira hanya tersenyum tipis dan membalikan badan, lalu berlari cepat ke arah Namigakure.


"Aku harus ke bagian selatan Namigakure. Untuk membuat musuh lemah maka hancurkan dahulu persediaan mereka. Nampaknya ada gudang makanan sementara disana. Aku takan membiarkan Namigakure sendirian, menghadapi mereka," batin Akira.


[Selamat, host mendapatkan 100 poin karena menggunakan salah satu jutsu tenseigan]x40


Akira yang sedang berlari tiba-tiba berhenti karena melihat layar hologram biru pemberitahuan Evolt.


"Kenapa aku mendapatkan poin sebanyak ini karena menggunakan jutsu Kinrin Tensei Baku?" Akira menatap layar hologram biru tersebut dengan tatapan bingung.


[Selamat host telah berhasil menaikan level tomoe tenseigan menjadi 1 tomoe, dan mendapatkan jutsu Ginrin tensei baku]


[Selamat host telah berhasil menaikan level tomoe tenseigan menjadi 2 tomoe, dan mendapatkan jutsu Kinbo tensei baku]


[Karena host menghabiskan 40.000 chakra dari penggunaan jutsu tenseigan chakra modo. Setiap 1000 poin chakra yang dihabiskan akan mendapatkan 100 poin level tomoe]


Akira merasakan mata tenseigan di mata kanannya, muncul 2 tomoe berwarna putih agak biru terang. Juga rinnegan ungu bertambah 1 tomoe hitam.


Jika hanya mengandalkan transaksi dengan Hoshigakure, Namigakure dan Otsugakure saja tidak cukup.


Jika akar permasalahannya tidak segera dicabut yaitu menghentikan invasi organisasi Yon Kingu, atau bahkan lima negara besar itu sendiri terhadap wilayah yang masih dikuasai oleh Yon Kingu.


Jika terus berperang maka resikonya, bisnisnya tidak akan bertumbuh, karena wilayah yang Akira dapatkan transaksi ekonominya tidak aman.


Jika menempuh jalur negosiasi, barang tentu sulit. Solusinya menekan atau memanipulasi, lebih gilanya lagi menaikan reputasi dengan cara-cara kotor misalnya lempar batu sembunyi tangan seperti dahulu.


Tapi itu sama saja menyulut api yang lebih besar dikemudian hari. Satu-satunya cara yang Akira pikirkan adalah menaikan reputasi kembali dengan cara yang lebih elegan dengan menarik simpati warga dari bawah.


Jika rakyat sudah percaya, maka tidak ada yang diresahkan. Walaupun prosesnya lama, tapi masalah dikemudian hari resikonya sangat minim kalau dilakukan dengan hati yang tulus.


Akira sudah memetakan beberapa markas penyimpanan logistik organisasi Yon Kingu yang harus segera diambil alih sekaligus menaikan kembali level hiraishin jutsunya.


Agar Akira bisa menggunakan jutsu hiraishin level 3 yaitu hiraishin-amekakuri yaitu memindahkan manusia. Level pertama hiraishin adalah hiraishin-giri memindahkan diri sendiri, level kedua hiraishin-oni memindahkan objek, dan level ketiga hiraishin-amekakuri memindahkan manusia secara masif.


Akira sudah menonaktifkan jutsu tenseigan chakra modo, dan tiba-tiba berhenti. Mata tenseigannya ia edarkan dan melihat dalam jarak 2 km, ada transportasi seperti mobil yang sedang dijegal beberapa bandit.


Dalam 7 tahun terakhir, teknologi dunia shinobi berkembang pesat, baik dari segi militer, digital, bahkan transportasi.


"Ternyata dunia ini juga berkembang pesat selama aku bertapa." Akira tersenyum tipis, "Tapi aku harus bergegas menyelamatkan mobil eksepedisi itu. Evolt beli baju sederhana agar aku bisa berbaur dengan warga sekitar. Oh ya apakah aku bisa merubah warna rambutku?"


[Ding]


[Siap host. Bisa]


[Baju apa yang host ingin beli? Apa warna yang host inginkan]


Akira memegangi rambutnya yang aneh, selama 7 tahun hanya memanjang 10 cm tapi tubuhnya meninggi seperti pria berumur 22 tahun.


"Biru. Jaket berwarna putih polos tidak ada simbol apapun, harus menutupi leher kaos hitam dan celana hitam, sarung tangan dengan besi pelindung besi dan sepatu shinobi," pinta Akira.


[Baik. Pembelian baju custom oleh juragan akan segera diproses, memotong saldo 100.000 ryo dari saldo sistem. Rincian biaya pembelian casual fashion style 95.000 ryo dan perubahan warna rambut menjadi warna biru 5.000]


"Aaaah?!" Akira terjatuh terlentang dan menjatuhkan rahangnya. Pasalnya biaya perubahan warna rambut sudah seperti membeli makanan direstoran mahal dan juga harga setelan bajunya juga sangat mahal. "Benar-benar sistem mata duitan!"


[Bodo amat. Memasang casual fashion style dan mengubah warna rambut. Harap host bermeditasi selama 3 menit, pemasangan dimulai dalam 10 ... 9 ... 8 ... 7 ... 6 ... 3 ... 2 ... 1 ...]


Akira secepat mungkin berlari mencari tempat yang kosong dan langsung duduk bersila.


[0%]


[20%]


[40%]


[60%]


[80%]


[100%]


[Pemasangan berhasil. Selamat host mendapatkan bonus kelipatan dua setiap kali menggunakan ninjutsu elemen]