DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 58 - Perburuan Monster



Satu jam berlalu, 26 tim sudah masuk ke dalam gurun iblis. Mereka mencari kawanan hewan mutan.


"Ryujin, analisa radius 1 km wilayah ini. Ada berapa jenis hewan?"


[Ding]


[Baik, host. Sistem akan menganalisa wilayah dalam radius 1 km. Mulai memproses 3 ... 2 ... 1 ... ]


[0%]


[20%]


[40%]


[60%]


[80%]


[100%]


[Proses analisa wilayah berhasil]


[Ding]


[Nama mutan: Salamander


Level: Byako


Elemen: Tanah]


[Nama mutan: Sabakutsunotokage


Level: Byako


Elemen: Tanah]


[Nama mutan: Chi sasori


Level: Byako


Elemen: Tanah]


[Nama mutan: Sabaku tora


Level: Byako


Elemen: Tanah]


[Nama mutan: Sabaku mukade


Level: Suzaku


Elemen: Tanah]


"Cih, hanya hewan mutan rendahan saja. Shinobi Sunagakure saja tak mampu membersihkannya, sungguh shinobi lemah!"


Ryuzugan Akira memang sudah aktif dan sudah melihat semua lokasi hewan mutan di gurun iblis. Tapi kelemahan byaku sharingan, rinne sharingan dan ryuzugan bahkan rinnegan merah tidak bisa mendeteksi level hewan mutan.


25 tim lain sudah bergerak ke arah bagian terdalam, sedangkan tim Akira masih santai di dekat dinding benten gurun iblis.


"Akira, kenapa kita masih diam saja disini?" tanya Azura lalu menunjuk ke arah tim terakhir yang berangkat. "Lihatlah! Itu tim terakhir yang sudah berangkat. Apa kamu mau tim kita tertinggal jauh, hah?!"


"Tenang, Azura hime dan Reina hime."Akira membungkuk hormat pada Reina dan Azura sambil tersenyum licik. "Aku tak mau membuat tubuh kalian yang cantik berdebu. Biar aku tunjukan keturunan leluhur klan Ryutsuki, kamui!"


Swush!


Akira mengaktifkan sharingan di mata kanannya lalu berubah menjadi mangekyou sharingan milik Obito Uchiha. Tubuh Akira terhisap pusaran angin dan masuk ke dalam dimensi kamui.


Reina dan Azura membulatkan mata, terutama Azura yang sangat terkejut. karena Akira mempunyai kemampuan mangekyou sharingan Obito Uchiha yaitu jikukan ninjutsu.


"Kenapa kamu selalu mengejutkanku Akira? Dan kamu selalu menyebut leluhur Ryutsuki. Sebenarnya siapa itu Ryutsuki? Nama klan atau nama seseorang? Aku bertambah penasaran pada Akira. Setelah ujian chunin ini, aku akan terus mengikuti kemana pun kamu pergi. Sekalipun menjadi nukenin dan buronan lima negara besar, bersamamu kekuatanku terus meningkat. Dari chunin 9 naik jonin 2, sekarang naik jonin 4, pembatas wadah chakra dalam diriku juga sudah kamu hancurkan."


Swush!


Kawanan komodo yang sedang lapar ini tiba-tiba berlari ke arah Akira dan jumlahnya cukup banyak sekitar 500 ekor. Ada 10 tim shinobi di dekat Akira jaraknya 100 meter ke arah utara meter.


Mereka sedang mengepung Chi sasori yaitu kalajengking sepanjang 10 meter dan tinggi 3 meter, berkulit merah, jumlahnya ada 20 ekor.


Trang!


Trang!


Trang!


Boom!


Kawanan Komodo yang tadinya bergerak ke arah Akira di selatan. Setelah mendengar suara dentingan shuriken dan kunai yang mengenai kulit kalajengking yang keras, berbalik arah.


"Payah! Menghadapi 20 ekor hewan mutan saja, sudah kewalahan. Apanya yang chunin 9, cih?!" ejek Akira menatap sinis 100 tim shinobi dari berbagai desa. Akira menautkan tangan lalu melesat cepat, hilang dari pandangan dan muncul di atas kawanan komodo yang sedang berlari ke arah tim shinobi, "Ryuton: Gouka messhitsu!"


Swush!


Boom!


Akira menyemburkan api yang sangat kuat tekanannya dan besar, untuk membakar 500 salamander berkulit belang.


"Kiaaaak!" 500 komodo menjerit keras, tubuhnya terbakar menjadi gosong, hitam legam, semuanya tewas tak tersisa. Akira turun ke permukaan pasir, semua mayat salamander itu Akira hisap ke dalam rinnegn merah di tangan kanannya.


Slurp!


10 tim shinobi yang sedang menyergap kalajengking darah, menjatuhkan rahangnya. Tapi tangan mereka terus mengayunkan shuriken, fuma shuriken, dan pedang ninjato.


"Sial, sepertinya perkataannya bukan omong kosong belak," gerutu Nanzo dari tim Iwagakure.


Bam!


Bam!


Bam!


Tim dari Otsugakure terdiri dari Azuya, Kyamushiki dan Ishizu melesat dan memukul satu persatu Chi Sasori. Kulit mereka yang keras hancur hingga muncul retakan kawah dibawah tubuhnya. Azuya menggelar gulungan besar lalu merapal segel, semua mayat Chi Sasori terhisap ke dalam gulungan besar milik Azuya. "Fuinjutsu: Suiro kyushu fuin!" tangan Azuya ditautkan.


Swush!


"Akhirnya ada lawan yang seru juga di babak akhir. Aku ingin melihat mereka sejenak, tapi aku tak mau membuat gadis-gadis cantikku menunggu. Aku benar-benar bahagia memiliki mereka berdua, dibumi aku ini hanya sampah tapi disini aku dipuja-puja, hahahaha."


Cwuszh!


Tubuh Akira berkedip dan kembali ke benteng gurun iblis, Reina dan Azura sudah menunggunya di dinding bagian dalam benteng gurun iblis.


"Bagaiaman Akira? Cepat sekali kembali?" tanya Reina yang langsung memeluk lengan kanan Akira. Azura juga tidak kalah, langsung memeluk lengan kiri Akira.


"Tenang saja, aku sudah membereskannya. Malah aku dapat 500 ekor," jawab Akira tersenyum manis. "Oh ya, aku ada ide. Aku akan meningkatkan kekuatan siluman kuchiyose milikmu, Azura. Nanti formulanya aku pikirkan, tapi ...."


"Tapi apa Akira? Apa karena levelku masih lemah? Jika level mereka meningkat dan aku masih lemah, mereka bisa hilang kendali, bukan? Maksudmu seperti itu kan?" tanya Azura menelisik.


"Tepat sekali," jawab Akira. "Aku sudah melihat semua struktur DNA dan jaringan sel-selmu. Aku sudah mempelajarinya, tapi aku butuh tempat yang lebih tenang dan punya alat yang mumpuni untuk mempelajari semua tentang tubuhmu. Dugaanku sementara kamu bukan dari keturunan klan Uchiha, namun chakramu lebih hebat dari keturunan klan Uchiha."


"Kamu benar Akira, mata ini bukan mataku. Selama ini siluman kuchiyose itu, aku yang mengendalikan paksa mereka dengan mata sharingan ini. Bukan hasil perjanjian kontrak seperti Hiyoshi sensei," jelas Azura.


"Nasib kita sedikit sama Azura. Aku dibesarkan klan yang bukan klanku sendiri. Dan yang membesarkanku ternyata pemimpin klan yang membantai semua klanku sendiri," timpal Reina.


"Sudahlah, masa lalu itu tidak penting. Kita buat dan gapai masa depan kita dengan gemilang," balas Akira tersenyum hangat. "Ayo, kita harus bergegas!"


Mereka bertiga menuju meja penukaran mayat monster yang akan ditukar dengan gulungan langit atau bumi.


Hiyoshi yang menjaga meja penukaran mayat monster membulatkan mata. "Hai jabrig! Apa kau sudah selesai? Baru juga satu jam. Jangan bercanda! Tim lain juga belum ada yang kembali, lihatlah!" Hiyoshi menunjuk pintu gerbang tanpa pintu benteng gurun iblis yang masih kosong, belum ada tim shinobi yang lain.


Akira tak menggubris ejekan gurunya yang selalu saja tidak percaya akan kemampuannya. Lalu mengeluarkan 500 mayat salamander dari dalam rinnegan merah, di telapak tangan kanannya.


Swush!