DARKNESS TO ENLIGHTMENT

DARKNESS TO ENLIGHTMENT
SS 207 Penyelamatan II



Alarm darurat berbunyi, Chojuro dan Kagura belum selesai memakai seragam yang diberikan oleh Akira.


"Paman, cepatlah! Ini untuk paman Chojuro dan kedua pedang ini untuk paman Kagura." Akira mengeluarkan Kogarasumaru untuk Chojuro dan Masamune serta Murasama untuk Kagura. "Kalau aku cukup dengan, Tenseigan! Rinnegan!"


"Apa?! Rinnegan dan Tenseigan?!" Tubuh Chojuro dan Kagura serentak gemetar melihat kedua mata Akira.


"Sudah jangan takut, aku akan keluar untuk menghalau mereka. Bergegaslah paman!" Akira segera keluar dari ruangan penjara dan benar saja sudah ada 50 anggota tinggi serta elit yang mengepung Akira.


"Menyerah saja! Aku akan mengampunimu!" pinta kapten elit Yon Kingu.


"Menyerah?" Akira berpindah tempat di samping elit tersebut dan mencekik lehernya, "Itu tidak ada dalam kamusku. Kinrin Tensei Baku!"


Shinobi yang lain tidak berani menyerang, karena yang dicengkram oleh Akira adalah kapten mereka. Kapten elit itu tidak bisa bergerak di cengkram lehernya oleh Akira dan dihantamkannya bola hijau ke perut kapten elit.


'Bang!' Seluruh chakranya terhisap habis, bahkan tubuhnya mengering dan bola hijau tersebut berubah warna menjadi warna jingga.


"Kapten!" Mereka memanggil serentak dan satu detik kemudian bola jingga itu meledak.


'Boom!' 10 shinobi rank tinggi tewas termasuk kapten elit dan 40 lainnya berhasil menghindar dengan melemparkan kunai peledak.


'Trang! Duar!' Chojuro muncul dan mementalkan semu kunai peledak membuatnya meledak di udara.


"Bangsat, kenapa kalian berdua bisa cepat pulih. Semuanya serang!"


"Katon: Gouryuka No Jutsu!" Serentak 40 shinobi Yon Kingu menembakan api berbentuk kepala naga.


"Dasar sampah! Gakido!" Akira berdiri tegak di depan Chojuro dan menghadapkan tangan kanannya ke depan untuk menghisap semua api naga tersebut.


"Daisoken: Nitoryu Mikadzkuki!" Disaat mereka semua terperangah, Kagura melompat tinggi dan melepaskan tebasan ganda selama 2 kali untuk membentuk siluet bulan sabit berwarna kuning.


'Zrash-zrash!' Siluet bulan sabit berwarna kuning memotong 10 shinobi elit dan darah memuncrat deras.


"Ayo, serang lagi dengan semua ninjutsu kalian!" Akira melambai-lambaikan kelima jarinya untuk memprovokasi shinobi Yon Kingu yang masih tersisa.


Tapi mereka tidak terprovokasi, karena sudah paham situasinya. Jika Akira tidak mempan di serang dengan Ninjutsu.


"Jangan gunakan Ninjutsu, serang dengan serangan fisik!" kata salah satu shinobi Elit Yon Kingu.


Mereka melemparkan lagi kunai peledak, Chojuro dan Kagura segera melesat untuk mementalkan kunai peledak dengan pedangnya ke berbagai arah.


'Trang! Duar-duar!' "Sensei, sekarang!" titah Kagura yang berhasil mementalkan banyak kunai peledak.


"Karasuma Gari!" Chojuro melesat secepat peluru dan langsung menebas leher 30 shinobi Yon Kingu satu persatu.


'Zrash-zrash!' Kepala-kepala tersebut melayang di udara dengan leher menyemburkan darah yang sangat deras.


"Dai Rasenringu!" Akira membentuk bola hitam bercincin putih dengan jumlah 9 cincin ditangan kanannya.


Akira memang ingin menghabisi semua wilayah Getsugakure yang telah menyengsarakan Chojuro dan Kagura. Bukan hanya itu Getsugakure dan klan Amenoji juga bekerjasama untuk membunuh semua anggota klan Senju.


Hal ini membuat Akira marah besar dan ingin memusnahkan Getsugakure dari bumi shinobi.


"Paman kemari!" titah Akira cepat dan Chojuro serta Kagura segera mendekat ke Akira.


"Selamat tinggal, para shinobi Yon Kingu bodoh dan ini balas dendamku. Kamui!" Akira menghisap tubuh Chojuro dan Kagura terlebi dahulu untuk masuk dimensi kamui.


"Lari!" Shinobi Yon Kingu yang panik dan menggunakan Shunsin No Jutsu untuk keluar dari markas bawah tanah.


'Boom!' Tapi sayang, Dai Rasenringu ledakannya sangat besar. Ledakan itu terus menyebar dari markas bawah tanah sampa meluas ke seluruh Getsugakure.


Semua warga Getsugakure, Getsukage, para pejabat tinggi desa, shinobi Genin, Chunin, Jounin, Jounin elit, bahkan ANBU Getsugakurae tak ada yang selamat dalam ledakan tersebut.


'Swush!' Gelombang kejutnya bahkan meratakan wilayah di luar desa seluas 10 km.


Kepulan asap dan debu menjulang ke langit membentuk siluet jamur. Getarannya sampai melewati laut antara Hoshigakure dan Getsugakure.


Warga Hoshigakure juga mendengar ledakan tersebut, bahkan terlihat jelas oleh mereka. 30 detik kemudian, getaran gempa 3.2 skala richter terasa sampai ke Hoshigakure.


"Suara apa ini?"


"Apa yang sebenarnya terjadi?


"Kenapa tiba-tiba ada gempa?"


"Semuanya berhati-hati, berlindung!"


"... ...."


Spekulasi dari mulut-mulut warga Hoshigakure saling bersahutan dengan ekspresi ketakutan dan panik. Bahkan ada yang berpikir Hoshigakure akan mengalami nasib yang sama dengan Getsugakure.


Setelah kepulan debu dan asap mereda, yang nampak hanya cetakan kawah seluas 20 km yang permukaannya rata. Tidak ada mayat satu pun. Ledakan dahsyat itu juga mengeliminasi semua partikel dan sel-sel berwujud menjadi tidak ada wujud lagi.


Kembali ke Akira, nafasnya tersengal-sengal dan terkapar di dalam dimensi kamui. "Akira, kamu tidak apa-apa?" tanya Chojuro khawatir.


Efek penggunaan Dai Rasenringu bercincin sembilan menguras stamina dan batas ambang tubuhnya. Sebab kompresi chakranya sangat tinggi, walau Akira mempunyai chakrta tidak terbatas. Tapi tetap saja tubuhnya punya ambang batas ketahanan stamina dan itu sudah melebihi sedikit ambang batas tubuhnya.


"Huff ... huff ... ti-tidak apa-apa, paman. Aku hanya perlu medi-meditasi saja untuk menyerap chakra alam untuk menyeimbangkan tubuhku. Be-berikan a-aku waktu lima menit," jawab Akira dan didudukan oleh Kagura.


Akira mulai bersila dan memejamkan mata untuk menyerap chakra alam.


"Sensei, aku tak menyangka Akira telah sangat jauh melampaui kita. Aku kira di-dia su-sudah meninggal, hiks ... hiks ...." Tiba-tiba Kagura menangis dan terharu karena Akira ternyata masih hidup.


Mereka mendengar kabar setelah pemgambil alihan dunia shinobi atas Yon Kingu 6 tahun yang lalu. Keberadaan Akira hilang bak ditelan bumi. Apalagi semua klan Uzumaki, klan Uchiha, klan Sarutobi, klan Hyuga, klan Yamanaka, Klan Nara, dan klan Akimichi di Konohagkure berhasil ditangkap.


Bersamaan dimusnahkannya klan Senju 5 tahun lalu, saat terjadi pemberontakan di Konohagakure oleh Yoda dan Arashi.


"Sudahlah, jangan menangis. Dunia shinobi punya harapan. Apalagi Akira telah membangkitkan doujutsu yang menurutku di luar nalar. Kemungkinan besar kita bisa merebut kembali Kirigakure." Chojuro menyeka air mata Kagura. Baginya ia tetap muridnya yang masih kecil.


Akira selesai menyerap chakra senjutsu dan berhasil mengembalikan stamina tubuhnya, "Paman, ayo kita keluar! Kita akan bertemu Hiyoshi Sensei. Tapi paman jangan terkejut, Sensei masih lupa ingatan dan jangan tanyakan kalau aku merubah identitasku."


Akira memakai topeng dan menekan tombol di topengnya, wujudnya kembali berubah menjadi Shinji Tatsuo.


"Aaaa ...?!" Chojuro dan Kagura menjatuhkan rahang melihat muka Akira ketika topengnya dilepas. "Ini bukan Henge No Jutsu?!"


"Ya, benar. Sudah tak usah di bahas. Kamui!" Akira membuka pusaran portal dan menarik mereka berdu keluar terlebih dahulu.


Untuk saat ini Akira belum bisa menceritakan tentang dia adalah pemimpin Organisasi Eneru dan Senso No Haijo.