NADHIRA

NADHIRA
Bab 96: Pesta keluarga ( Nadhira season 2)



Tiga hari berlalu.. akhir pekan ini Dika mengajak Mai untuk ikut bersama nya, menghadiri pesta di sebuah hotel di kota Jakarta.. Dika tidak ingin datang sendirian.. maka dari itu dia mengajak Mai..


Di sisi lain Dhira dan Leo pun akan menghadiri pesta yg sama.. mereka berdua kini bersiap untuk datang lebih awal, karena harus mengurus si kembar dahulu..


Mereka tidak mengetahui,. jika Mai juga akan datang ke sana..


"Ini pesta keluarga mu kan mas...!! mungkin kah kakak mu akan datang..?!" tanya Dhira.. "Mungkin sayang.. mami sudah sangat merindukan dia.. lima tahun dia pergi dari rumah.. dan selama itu juga mami tidak pernah bertemu dengan nya lagi..!!!" jawab Leo..


"Tapi aku, sudah mengirim surel pada nya.. aku berharap dia datang.., Mami sudah tidak peduli lagi sama wanita itu.. jadi mungkin mami ingin berdamai dengan bang Dika..!!" ucap Leo..


"Iya, aku berharap kalian bisa bertemu dengan nya mas..!!" jawab Dhira.. "Iya semoga saja..!!" ucap Leo..


"Aku harus mendandani anak-anak dulu mas.. mereka harus terlihat cantik dan ganteng.." ucap Dhira..


"Oke... aku menunggu mu di sini..!! sayang.. apa Sandy dan Tasya akan ikut..!!" tanya Leo..


"Seperti nya tidak mas.. Hari ini Kalila akan sibuk di sekolah nya, jadi kak Tasya tidak bisa ikut dengan kita.." jawab Dhira.. "Sayang sekali.. padahal kak Rizal sangat ingin bertemu dengan mereka" ucap nya sendiri..


"Kita harus bersiap Mai.. kau harus tampil cantik malam ini.. pasti si om genit itu, skan datang.. dan Fariza juga akan ada di sana.." ucap Dika..


Mai mengangguk.. "Aku siap.. dan aku akan membuat Fariza menyesal.." ucap nya.. Dika tersenyum.. "Terima kasih Mai.. sudah mau membantu ku.." ucap nya..


"Ini pesta keluarga.. pasti nanti mami akan datang.. kau siap bertemu mami..?" tanya Dika.."Aku siap Dik.. tenang saja.. aku tidak akan mempermalukan mu.." ucap Mai..


"Mungkin aku akan memperkenalkan mu sebagai calon istri ku!! kau tidak keberatan!!" ucap Dika..


Dika terdiam.. dia mengeluarkan cincin dari saku nya..


"Ini pakai lah.. ini akan menyempurnakan, hari ini dan membuktikan jika kau dan aku sudah bertunangan.. ingat Mai.. kita harus tampil mesra..." ucap nya lagi..


"Iya Dika.. kau bawel sekali.. aku ngerti dik.." hardik Mai. "Oke kita berangkat sekarang.." ucap nya..


Mai Mengangguk.. dia memakai cincin yg Dika berikan dan menggandeng tangan Dika..


Mai tersadar, dan melepaskan gandengan nya.. Dika menatap nya.. " Kenapa kau lepas..!!" ucapnya.


"Kita belom sampai, untuk Apa aku harus menggandeng tangan mu..!!" jawab Mai bingung.. sebenarnya dia juga tidak sengaja menggenggam tangan Dika tadi..


"Ahh.. kamu.. biarlah seperti ini.. Anggap saja ini latihan,!!" ucap Dika mencari alasan agar dia bisa terus menggegam tangan Mainaka.. Dika kembali meraih tangan Mai dan menggegam nya..


Mereka telah tiba di loby hotel dan menuju ke ruangan pesta di sana.. "Dik.. gue gugup..?!" ucap Mai..


"Tenang saja.. ada aku di sini.. tidak perlu khawatir dan takut.. relax saja.. ingat kau harus pandai berakting Mai.." ucap Dika..


"Baiklah gue coba.." jawab Mai.. Dengan percaya diri Dika dan Mainaka melangkah kan kaki masuk ke dalam Ruangan pesta itu...


**Bersambung**