
Beberapa bulan berlalu, Rey dan Mawar semakin Dekat ... mereka, selalu berangkat bersama ke kampus.. "Rey, ayolah, kita akan telat..!!" teriak Mawar... "Iya bawel sekali... tunggu sebentar" jawab nya sambil berlalu
"Rey, Mawar sarapan dulu ..!!" ucap Leo yg sudah menunggu di meja makan... Rey mengangguk.. Mawar berlari mengejar Rey, "kau malah asik makan saja!!" ucap nya, Rey terkekeh.. "Jangan lari nanti kau jatuh ..!!" ucap Rey..
Tiba-tiba saja, Mawar tersandung kaki nya sendiri... dia terjatuh di depan Rey, dengan sigap Rey menangkap nya, mata mereka saling menatap... "Ekhm....!!" Leo berdehem.. "Kalian mau melakukan adegan Romantis di depan ku!!" ucap nya,
Tapi mereka seolah tidak mendengar..
Mawar tersadar, "Lepaskan aku?!" ucap nya.. Rey langsung melepas nya, dan langsung kembali ke kursi makan nya..
Buuk ... mawar terjatuh.. Dia memelototi Rey .. "Rey sakit...!!" ucap nya, "Kan kau yg minta aku lepaskan...!!" jawab nya Dingin..
Mawar memutar mata malas, dia langsung duduk di kursinya..
Leo menahan tawa nya.. "Sudah sarapan dulu saja, Ayah ada operasi pagi ini, kalian berhati-hati di jalan..!!" ucap nya..
Rey mengangguk..
"Aku sudah selesai," ucap mawar sambil berlalu.. Leo menatap nya dia berlari mengejar mawar.. "Tunggu aku!!" ucap.nya menyusul Mawar.. "Pergi jangan ganggu aku!!" jawab Mawar ketus.. Rey tersenyum.. "Oke, aku akan meninggalkan mu!!" jawab nya..
Rey berlari ke mobil nya, dan mulai menyetir, meninggalkan Mawar, "wee.. " Rey menjulurkan lidah nya, meninggalkan mawar,... mawar semakin kesal.. "Awas kau Rey..!!" teriak nya..
Rey tersenyum melihat tingkah mawar.. "Dia lucu.." batin nya..
Dia menghentikan mobil nya, "Ayolah nanti kita telat Mawar..!!" teriak Rey.. "Jika kau tidak masuk juga aku akan meninggalkan mu" teriak nya, Mawar mendengus kesal, dia berlari mengejar mobil Rey..
Dia masuk dan duduk di sebelah nya, memalingkan wajah nya melihat ke arah luar. tidak bicara apa-apa.. Rey tertawa puas...
"Sudahlah jangan cemberut lagi!! maafkan aku" ucap nya .
mawar tidak bergeming..
Malam tiba Dhira tertidur dengan nyenyak, "Giliran si Joni mau minta jatah nya dia malah tidur!!" batin Ryan.. dia menatap dan mengelus Rambut Dhira, "Aku yakin, Leo masih ada di hati mu!! kenapa aku masih belum bisa memiliki hati mu!! kau berusaha untuk menutupi nya, tapi mata mu tidak bisa berbohong, ada kerinduan di mata itu" ucap Ryan.
"Apa aku harus melepas mu, dan mengembalikan lagi cinta mu!! tapi aku tidak pernah rela melepas mu..aku rela hidup dengan mu walaupun tanpa cinta itu" ucap nya Sendiri.
Dhira tidak sengaja mendengar ucapan Ryan. Air mata nya menetes dengan sendiri nya, "Aku akan berusaha untuk belajar mencintai mu, aku mohon jangan menyerah Mas.." batin nya
Dhira menangis dalam diam..
"Mas mau kemana!!" tanya Dhira.. yg tiba-tiba terbangun..
"Ke toilet Sayang" jawab nya.. Dhira mengangguk..
Ryan tersenyum.. "Maafkan aku mas!!" batin nya..
"Aku tahu kau terluka, aku sedang berusaha untuk mencintai mu" batin nya..
"Mas, cepatlah, kata nya Si Joni mau menghukum ku?!" teriak nya menggoda, Ryan tertawa mendengar nya, "Memang nya kau siap? jika si Joni menghukum mu!!" jawab nya..
Dhira terkekeh geli .. "Cepatlah mas..!!" teriak nya..
"Iya aku datang Nad, sabar dong, kau sepertinya tidak tahan" jawab nya menghampiri..
Dhira tersenyum genit.. "Cepatlah.." ucap nya..
Ryan tersenyum geli.. "Kau siap ..?" tanya nya,
Dhira mengangguk.. malam itu, Ryan dan Dhira memadu hasrat mereka...
**Bersambung**