
Pagi menjelang.. Dhira masih nampak sedih dengan kejadian yg baru saja di alami semalam.. Angel yg selalu memberi nya nasihat, selalu menghilang saat pagi menjelang..
Terlihat Leo yg baru saja bangun dan keluar dari kamar nya.. "kemana Dhira..!!" fikir nya.. seperti biasa Leo selalu mengecek tubuh Dhira yg koma.. dia Rutin memberi nya obat, agar tubuh Dhira bisa bertahan..
Leo bersiap-siap akan pergi ke rumah sakit.. ketika melewati taman di depan rumah nya, leo melihat Dhira nampak Sedih.. segera lah Leo menghampiri nya..
"Kau kenapa..!!" tanya Leo.. Dhira hanya melirik nya tidak menjawab.. "Dok.. apa kau memberitahu kan keluarga ku.. kau membawku ke sini..!!" tanya Dhira..
"aku ingin memberi tahu ibu dan Adik mu.. tapi pihak rumah sakit, tidak dapat menghubungi mereka.. nomer telpon yg mereka beri sudah tidak aktif.." jawab Leo..
"Jadi.. aku dan Sandy membawa kau kemari.. supaya kau aman.. tidak akan ada lagi yg menjahati mu seperti kemarin" jelas nya.. Dhira terdiam.. "Jadi yg di katakan Mai benar.. ibu tidak ingin lagi mengurusku..!!" batin Dhira...
"Ada apa..!!" tanya Leo.. Dhira melirik Leo.. "Aku semalam bertemu adik ku.. dan dia..!! Dia..!!!" Dhira tidak meneruskan kata-katanya.. "Dhira jelaskan pada ku ada apa.. kenapa kau sedih!!" tanya Leo.. tampa dia Sadari Leo menyentuh bahu Dhira dan menghadap kan nya di hadapan leo..
Dhira terkejut.. kenapa Leo bisa menyentuh nya, sementara dia saja susah menyentuh Leo saat dia kedinginan dulu.." dok.. kau tadi menyentuh ku..!!" tanya Dhira..
Leo sendiri pun terkejut.. "Aku tidak sadar tadi aku bisa menyentuh mu Ra..!!" jawab nya.. "Coba dok.. lakukan lagi..!!" ucap Dhira.. Leo Mengangguk.. dia mencoba kembali untuk menyentuh Dhira.. tapi kali ini gagal.. Leo tidak bisa menyentuh Dhira..
"Ga bisa Ra..!!" ucapnya... "Tapi.. tadi kau menyentuh bahu ku dok.. aku dapat merasakan kau menyentuh ku di sini..!!" jawabnya sambil menunjuk bahu yg di sentuh Leo,.
Dhira termenung.."tuhkan Dok... kau benar-benar bisa menyentuh ku.. tadi bahu ku dan sekarang Rambut ku.. Dokter Leo kau menyadari nya bukan!! kau manusia pertama yg bisa menyentuhku.." ucap Dhira antusias..
"iya.. aku pun tidak mengerti.. kenapa aku bisa Ra..!! nanti aku akan tanyakan ini pada Ryan.. mungkin dia tau jawabannya" ucap Leo,. "sekarang aku harus pergi dulu Ra.. ingat kau jangan kemana-mana.. akan ada pembantu yg datang dan menjaga tubuh mu.." ucap Leo.. "okey.. baiklah Dokter Leo.." jawab nya..
Leo tersenyum sendiri.. "Jangan kan menyentuh mu Dhiraa.. aku bahkan ingin memeluk mu.. aku ingin selalu ada di dekat mu ..!!" fikir Leo..
"Tapi.. tidak mungkin untuk manusia bisa dekat dengan arwah.. aku tidak boleh mempunyai perasaan lebih pada mu Ra.. aku takut kau akan terluka.. aku dan kau jelas dari dua dunia yg berbeda.. terkadang aku sering berfikir.. perasaan yg tumbuh di hati ku ini perasaan yg seperti apa.. cinta atau hanya rasa iba dan kasihan..!! yg jelas aku akan berusaha membuat mu sadar dari koma.. dan membawa mu kembali ke dalam tubuh mu Nadhira..!!" batin Leo..
Sementara itu di penjara ..
"Gara-gara Riza gue di sini.. harus nya si Dina yg mendekam di sini bukan gue.. tunggu aja.. saat papi gue datang.. pasti dia bisa lepasin dan keluarin gue dari penjara busuk ini." ucap Cindy yg sudah di tahan di penjara..
"lihat saja nanti.. saat gue keluar.. gue akan membalas Riza, Dina Dan Nadhira.. gara - gara mereka gue harus di penjara dan Di DO dari sekolah..." ucap Cindy..
**bersambung**