NADHIRA

NADHIRA
bab 132: Andini Si cinta pertama (season 3)



Andin menimang - nimang gelas di tangan nya, sudah beberapa kali dia menghubungi Leo, tapi tidak menjawab apa pun..


"Kemana kau Leo... kau tidak mungkin lebih memlih wanita itu dari pada aku," batin nya..


Dia menjadi tidak sabar menunggu kedatangan Leo, "Hmm.. apakan aku harus menyusul nya? aku tidak akan biarkan dia bersenang-senang bersama istri nya" ucap nya sendiri..


Andin mencari kunci mbil nya, dia benar-benar pergi mencari leo.. sesampai nya di sana, dia terperangah melihat Rumah mewah di depan nya.. "Gadis kampung itu, tinggal di istana, sementara aku di hotel yg kecil..!!" batin nya, dengan percaya diri dia memasuki Rumah itu..


Andin mengetuk pintu nya namun tidak ada yg membuka nya, "Apa tidak ada orang, di mana leo?!" batin nya, Andin membuka pintu nya perlahan, "hmm.. tidak di kunci...!!" batin nya, dia masuk begitu saja.


Leo tertidur di sofa, terlihat beberapa gelas dan botol Wine di meja berserakan...


juga secarik kertas yg dia pegang.. Andin mengambil kertas itu dan membaca nya..


"Oh, jadi mereka sudah bercerai, bagus gue ga perlu repot-repot untuk menghancurkan wanita itu!!" batin nya, "Leo sekarang seutuh nya milik ku..!!" bisik nya


Dia mendekati leo, dan mencium bibir nya,Leo terbangun, karena dia merasa, ada yg menganggu tidur nya, Dengan samar dia melihat Wanita yg ada di depan nya.. gadis itu tersenyum pada leo, dan kembali mencium bibir leo..


Andin membuka satu persatu kancing pakaian leo, membuka pakaian nya, Leo semakin hilang kendali, sesaat sebelum hal itu terjadi, Andin mengajak nya ke kamar... dan melakukan hubungan itu di sana...


......................


Leo mengingat apa yg terjadi. semalam.. dia terkejut wanita yg ada di sebelah nya adalah Andin... semalam dia mabuk dan dia berfikir itu adalah Dhira..


Andin terbangun dan menatap nya sambil tersenyum... "Kau sudah bangun sayang!!" sapa nya,tapi leo tidak menjawab, dia lebih memilih pergi dari pada harus melayani Andin..


Andin mendekat dan memeluk nya dari belakang, "Jika istri mu pergi,. aku ada di sini, aku tidak akan pernah melupakan dan meniggal kan mu..." ucap nya.. Leo hanya terdiam..


"Kau lupa, aku juga istri mu, sekarang kau seutuh nya milik ku, apa kau tidak ingat, aku tidak suka berbagi, bagus jika wanita itu pergi meninggalkan mu, dia sadar diri nya sudah tidak di perlukan lagi oleh mu..!!" ucap Andin..


"Cukup An.. aku tidak mau mendengar lagi ocehan mu, lebih baik kau pergi tinggal kan aku sendiri..!" ucap leo tidak sama sekali menatap nya, "Kaau itu kesalahan ku An, harus nya malam itu, aku tidak bertemu dengan mu. !!" ucap nya lagi..


Andin tersenyum... "Le.. ini Takdir, memang benar aku meninggalkan mu dulu, tapi sekarang Tuhan mempertemukan kita lagi, dan menyatukan cinta yg dulu kita miliki, aku pun sama hal nya dengan mu, aku tidak bisa hidup tanpa mu, tapi Le, kau kini telah menikahi ku, dan aku kini hamil anak mu, tidak akan ada yg bisa memisah kan kita sekarang..." ucap Andin panjang lebar..


"Aku berterima kasih pada istri mu, dia mengerti bahwa suami nya sudah bosan pada nya, keputusan yg tepat dia pergi... aku harap kau segera menggelar pernikahan resmi dengan ku Leo.. anak ini sudah tidak sabar tinggal seatap dengan ayah nya.." ucap Andin..


Leo memutar mata malas, "Lebih baik kau pergi, jika tidak ingin aku usir.. !!" ucap nya menahan Emosi... Andin tersenyum puas,. dia pergi meninggal kan leo di sana..


Praaankk... Leo melepar gelas yg dia pegang, "Kau memang benar-benar bodoh Leo... kau gila, kau bukan manusia," teriak nya...


**Bersambung**