
Dhira tersadar dari pingsan nya, dia melihat sekeliling nya, "Kau sudah bangun..? bagaimana perasaan mu?" tanya Ryan.. Dhira tidak menjawab.. "Bagaimana aku bisa di sini!!"Tanya nya, "Kau menangis dan mendatangi ku, ketika kak Rizal mencari mu..!!" jawab Ryan..
"Jangan lagi kau menghilang begitu saja Nad, kau membuat kami khawatir!! sudah beberapa hari kau tidak tidur, tidak makan... kondisi mu itu lemah!! jangan menyiksa dirimu sendiri..!!" ucap Ryan tidak berhenti
"Berhentilah kak aku pusing mendengar mu!!" ucap Dhira..
"Aku harus mencari Rey kak!!" ucap nya.. Ryan menghela nafas panjang... "Rey di bawa oleh tante Grace, Dika baru saja memberi tahu ku tadi" jawab nya..
"Di bawa!! kemana kak? kenapa dia tega memisahkan aku dari putraku?!" ucap Dhira menangis.. Ryan tidak tega melihat Dhira yg terus menangis.. "BELANDA..!! tante Grace membawa nya ke sana!! tiga hari lalu, saat pemakaman leo selesai!!" jawab nya, Ryan fikir Dhira harus tau Rey kemana..
"Belanda? Rey...!!!" tangis nya pecah.. "Tenang Ra, jika aku pulih kita akan kesana, menyusul Rey dan membawa nya pulang, kau harus segera pulih, aku dan kak Rizal akan membantu mu" jawab Ryan mencoba menenangkan.
"Aku tidak tau kenapa momy begitu membenci ku, aku kehilangan anak yg ku kandung, kehilangan Ray dan kini aku kehilangan suami ku dalam waktu yg singkat.. dia masih tega membawa pergi Anak ku tanpa aku mengizinkan nya" ucap Dhira.
"Apa salah ku, aku tidak bersalah dengan semua ini, aku tidak mengerti hidupku" lirih nya, "Kenapa semua nya jahat padaku.." ucap nya, Ryan mendekati Dhira.. memeluk nya..
"tenanglah kau masih punya aku, aku dan yg lain nya akan melindungi mu.. "ucap Ryan..
"Nad, kau harus lebih kuat, agar kau bisa melawan dan membawa Rey bersama mu lagi, untuk sementara, kita tunggu waktu yg tepat dulu, kita harus menunggu sampai tante Grace lebih baik lagi, mungkin dia seperti itu karena dia baru kehilangan putra nya" hibur Ryan, yg sebenar nya dia tidak yakin dengan semua itu.
Dia tahu watak Grace, mungkin saat ini dia sudah membenci Dhira, dia tidak akan mudah untuk melepaskan Rey untuk bisa bertemu dengan Dhira. tapi mungkin nanti dia akan berusaha untuk membantu Dhira..
"Aku tidak ingin pergi!! aku ingin bersama bunda, aku tidak mau ikut dengan Oma!!" teriak Rey.. Grace tersenyum getir..
"Dengar Rey,, Aku akan memberitahu mu sesuatu!! tapi kau berjanji tidak akan memberitahukan ini pada siapa pun!!" ucap nya seraya membujuk Rey..
Rey terdiam.. dia menunggu nenek nya itu menjelaskan..
"Apa..! apa yg akan Oma jelaskan!!" ucap Rey..
"Sebenar nya ayah mu masih hidup.. dan kini dia ada di belanda, menunggu mu!!" ucap nya...
"Tidak mungkin, aku melihat nya di kubur, oma bohong!!" teriak nya, Grace tersenyum .. "Kapan oma pernah berbohong pada mu!! jika kau tidak percaya, ikut oma ke belanda, dan temui Ayah mu!!" ucap nya..
Dengan terpaksa, Rey mengikuti keinginan Grace, dia pergi ke belanda,tanpa berpamitan pada Dhira.. "Ibu mu tidak menyayangi mu, lihat setelah kematian ayah mu, dia pergi menemui pria lain..," ucap nya, untuk membuat Rey membencinya..
",oma, akan mempertemukan mu dengan Ayah mu, dia menunggu kedatangan mu!!" ucap nya.. Rey hanya terdiam...
**Bersambung**