NADHIRA

NADHIRA
Bab 116: Aku membencinya (Nadhira season 2)



Mai berlari meninggalkan Dika yg masih terpaku berdiri di sana, melihat kepergian Mai... "Aku membenci mu.. bagaimana bisa kau tidak mengakui pernikahan mu.. kau ingin hidup bersama ku dan juga dia... dasar laki-laki tidak punya hati dan perasaan" ucap mai sambil menangis..


"Dia fikir aku ini boneka yg tidak punya hati.. dia tidak pernah menghargai perasaan ku..!! dia hanya memikirkan perasaan nya sendiri.. seegois itu kah dia.. Di mana fikiran nya..!!" ucap Mai sendiri....


"Aku berharap tidak lagi bertemu dengan nya, sebisa mungkin aku menghindari nya.. aku tidak ingin menambah beban fikiran ku sendiri.." batin Mai..


Dia kembali ke kantor nya..


Mai kembali ke kantor nya, fikiran nya benar-benar berantakan.. dia tidak fokus mengerjakan apa pun..


sehingga membuat semua orang heran pada sikap Mainaka hari ini..


"Kau seperti nya. tidak enak badan..!! pulanglah Mai.. biar sisa dari pekerjaan ini serah kan padaku..!!" ucap Salsa Mai menatap Salsa.. "Bolehkah aku pulang..!!" ucap nya.. Salsa mengangguk.. "pulanglah.. istirahat kan diri mu.." ucap Salsa.. Mai Mengangguk.. "Terima kasih sa..!!" ucap Mai.. Salsa tersenyum.


"Ada apa dengan ku hari ini..!! kenapa aku tidak bisa melakukan apapun..?!" ucap Mai, setelah sampai di rumah nya.. dia merebahkan dirinya di tempat tidur..


"Semua nya gara-gara Dika.. dia membuat pekerjaan ku berantakan.." batin Mai..


"Tapi dari mana dia tau aku di sini ..!! tidak mungkin kak Dhira memberitahu nya.." fikirnya.. "Apa aku hubungi saja ya kak Dhira.." fikirnya


Mai dengan cepat menelepon Dhira..


Tuut... tuut... telepon itu tersambung.. beberapa saat kemudian Dhira mengangkat nya...


"Ada ingin ku tanyakan kak..?" Jawab Mai..


"Apa mai, tanya saja..!!" jawab Dhira ..


"Kak Dhira memberitahu Dika aku berada di solo..?!" tanya mai.. "Hah.. tidak.. kakak sudah lama tidak pernah bertemu dengan nya lagi Mai.." jelas Dhira.. "Kalau kak Leo!!" ucap Mai.. "Seperti nya Leo juga tidak mai.. kami tidak bertemu dengan nya, setelah dia menikah bulan lalu.." jawab Dhira.. "Ada apa Mai...!!" tanya nya.. "Tidak, tadi aku bertemu dengan nya di sini..!!" ucap Mai.. "Aku fikir kak Dhira memberitahu nya.." ucap Mai.. "Tidak mai, kakak tidak akan membocorkan rahasia mu.." ucap Dhira..


"Mai sudah dulu yah.. si kembar menangis..!!" ucap Dhira.. "Baiklah kak..!!" jawab Mai..


telepon itu pun terputus..


"Bukan Kak Dhira.. mungkin Dika sengaja mencari ku.." batin Mai.. Tiing.. sebuah pesan masuk


..."kak Dika sedang dalam proses perceraian dengan istrinya, Leo bilang Fariza hanya ingin harta, dan sekarang dia pergi entah kemana.. sebulan setelah menikah,. Dika menceraikan nya" isi pesan dari Dhira....


"Bercerai..!! semudah itu dia mempermainkan pernikahan.." ucap Mai, setelah membaca pesan itu.. dia melempar kan ponsel nya ke sembarang tempat..


"Aku tidak peduli lagi padanya, itu hukuman untuk nya, karena terlalu mudah untuk percaya pada Fariza.. dasar kau Bodoh Dika.." batin Mai..


Mai tertidur di sana.. "Hari ini aku sangat lelah.." batin nya.. Sementara Dika dia kembali ke Jakarta.. dia ingin segera menyelesaikan persidangan nya dengan Fariza.. dia ingin segera mengejar Mai, dia tidak ingin menyia-nyiakan lagi kesempatan dan tidak ingin mengulangi lagi kesalahan yg sama.. dia tidak ingin kehilangan Mainaka lagi...


**bersambung**