
Clara menatap seorang gadis Kecil yg berlarian di sebuah halaman sekolah.. "Kau sudah tumbuh besar, ketika aku meninggal kan mu dulu, kau masih sangat kecil..!!" ucap nya sendiri,.. tidak terasa air mata nya mengalir begitu saja..
"Kau nampak bahagia..!! seperti nya kehadiran ku, akan membuat mu bingung, Marcel merawat mu dengan baik, apa kau mau menerima ku, jika kau tau, aku adalah ibu mu.."ucap sambil menyeka air mata nya..
"Aku memang bersalah, aku meninggalkan marcel, dan juga kau, tapi andai kalian tahu, aku tersiksa, setiap hari nya, aku tersiksa.. aku tidak pernah bisa melupakan kalian..." ucap nya sendiri..
"Apa aku masih di beri kesempatan untuk bisa mengenal lebih jauh lagi, anaku..? ibu benar-benar menyesali semua.. ibu harap kau tidak akan terlalu kecewa pada ibu.." batin nya,..
Clara, memberanikan diri nya, keluar dari mobil, dia ingin melihat Sherina lebih dekat lagi..
Sherina, melihat ke arah nya, "seperti nya aku mengenal tante itu..? tapi Sherin pernah melihat nya di mana ya..!!" batin nya.. Sherin menghampiri Clara, "Tante, kok dari tadi melihat ke arah aku terus..! tante peculik apa..?" tna gadiis yg berumur lima tahun itu..
Clara tersenyum.. "penculik..!! apa wajah cantk tante, kelihatan seperti penculik...? tante hannya sedang meliat kau dan teman-teman mu bermain saja.." jawab nya, sambil tersenyum..
Sherin terdiam, "Apa tante mmau ikut main dengan kami..? ajak nya, Clara terdiam.. "Apa bisa aku lebih dekat dengan mu Sher.." batin nya,.. "Tante..!! tante..!!" panggil Sherin.. Clara asik dengan lamunan nya..
"Tidak sayang, tante harus pergi, nanti jika tante ada waktu, tante janji akan mengajak mu bermain ya.." jawab nya mengalih kan.. Clara berlalu menaiki lagi mobil nya.. Sherin hanya terdiam, melihat kepergian Clara..
Tisak lama kemudian Mai datang menjemput mereka, Dengan tergesa-gesa ia berlari ke dalam.. "Anak-anak,.. maaf Bunda telat jemput nya." ucap nya, Valen dan Sherin segera masuk ke dalam mobil.. dan segera pulang..
Mai memperhatikan Sherin, yg dari tadi terus melamun.. "Ada apa Sherin..? apa kau sakit..? Bunda lihat kau melamun terus..? tanya nya, Sherin mentap Mai, dengan mata nya yg membulat..
"Aku tidak sakit Bun,.. aku hanya memikir kan tante tadi..!" jawab nya polos.. Mai terkejut.. "Tante..? tante yg mana Sher..? tadi bunda tidak melihat siapa pun di sana..?" jawab nya..
"Aku tidak tau, nama nya bun.. tapi Sherin, seperti nya pernah melihat nya di suatu tempat.. tapi aku lupa,.. maka nya tadi Sherin lagi berfikir, dan mengingat nya.." jawab nya..
Mai terkejut mendengar ucapan Sherin.. "Mungkin kan itu Clara..? orang yg mas Marcel cerita kan semalam.. ibu kandung dari Sherin.." batin nya..
"Sherin, dengar Bunda, Bunda sudah bilang, berapa kali, jangan bicara pada orang Asing..!! apa lagi, yg tidak kau kenal, Bunda tdak akan memberi tahu ayah mu, agar dia tidak memarahi mu..!! tapi Sherin jangan mengulangi nya lagi, kau paham..?" ucap Mai.. Sherin mengangguk.. "Baiklah bunda..!! Sherin minta maaf.." jawab nya,
&&BERSAMBUNG