NADHIRA

NADHIRA
Bab 196: Mom.. kau tidak bisa begini (season 3)



Tiga bulan berlalu, hari ini tepat 100 hari Leo meninggalkan Dhira.. acara syukuran terasa khidmat, Dhira sudah tidak terlalu menangisi Leo.. tapi dia belum sepenuh nya menerima...


"Kak Dika tidak datang ya Ra?" tanya Ryan.. Dhira menggeleng, "Enggak, Kandungan Mai sudah besar, dia tidak bisa di tinggal sendirian, takut nya nanti Mai akan melahirkan , tidak ada siapa-siapa di rumah!!" jawab Dhira..


"Oh, memang nya mereka ga pakai pembantu?", tanya Ryan..


"Ada, hanya dia ga nginep... jadi kalau jam segini sudah pulang, rencana nya besok, aku akan menemani Mai cek up.. karena Bang Dika ada urusan mendadak" jawab Dhira..


"Aku akan mengantarkan mu besok!!" ucap Ryan.. Dhira hanya menatap nya "Baiklah, jika aku menolak pun.. kak Ryan akan tetap memaksa" jawab nya... Ryan terkekeh .. "Ra kaka pulang dulu yah.." ucap Tasya yg tiba-tiba sudah ada di belakang nya.


"Kak, menginap saja di sini!! aku mohon!!" ucap Dhira, Tasya terlihat berfikir, "sudah kita menginap saja, lagi pula ini sudah malam.. Aku juga sudah lama tidak mengobrol bersama Ryan" ucap Sandy.. Tasya hanya mengangguk.. "Lila juga libur sekolah, jadi tidak apa-apa" jawab Tasya.. Dhira tersenyum senang.


"Ra, kau masih terlihat sedih tadi!! kau masih belum menerima nya?" tanya Tasya. Dhira mengangguk. "setiap aku ingat Leo, semakin aku ingat rey kak, aku merindukan dia, di mana dia sekarang, sudah makan kah dia? aku tidak bisa bernafas kak, semakin aku memikirkan nya" jawab nya, Tasya memeluk Dhira.. "kau pasti kuat, Leo juga pasti menjaga Rey, di mana pun dia berada" ucap tasya


"Beberapa waktu lalu gue lihat sosok Leo, dia mengikuti Dhira dan ada di mana pun dia berada, tapi sosok itu kadang-kadang menghilang tepat di depan ku" ucap Ryan...


Sandy terlihat berfikir..


"Apa itu benar-benar Leo? kau yakin?" tanya Sandy, Ryan mengangguk.. "cobalah, kau membuka mata batin mu, dan lihat sendiri,!! lagi pula, Kalila sudah remaja, tidak akan ada yg menganggu nya, jika kau membuka mata batin .." jawab Ryan..


"kita harus mencari tempat yg sepi untuk ku membuka mata batin ..!!" ucap Sandy Ryan terlihat berfikir.. "Aku tahu di Apart ini ada, tempat yg hanya Kak Rizal Angel dan aku yg tahu,. ayo kesana!!" ucap Ryan.. Sandy mengangguk,.


Mereka membuka kamar rahasia itu.. "Kalila? kau di sini? dari mana kau tahu tempat ini?" tanya Ryan terkejut, ketika melihat Kalila ada di dalam kamar itu, Dia hanya tersenyum,. "aku ingin tidur di sini, lagi pula, ini kamarku dulu," jawab nya..


"Angell..!!!" panggil kedua nya, Sandy dan Ryan saling menatap


Kalila hanya tersenyum.. "Untuk apa kalian kemari?" tanya nya,


"Aku yg seharus nya bertanya, untuk apa kau di tubuh anak ku!!" ucap Sandy.. Ryan hanya tersenyum..


"Dia sudah lama ada di situ, kau tidak menyadari nya,? semacam Rahma yg dulu. melindungi Angel, sekarang Angel yg melindungi kalila!! aku sudah lama mengetahui nya" ucap Ryan.. Sandy tidak percaya yg dia lihat.. "Pantas saja, sikap nya sama" batin Sandy..


"Sandy akan membuka kembali mata batin nya, bantu dia Angel, kami ingin berkomunikasi dengan Leo!!" ucap Ryan..


"Leo!! maksud mu?" tanya nya.. "Ya Leo.. dia ada di sini!! di dekat Dhira" jawab Ryan...


***bersambung***