
Mainaka nampak, sibuk mendekorasi twempat untuwk merayakan pesta ulang tahun putri CEO baru nya itu, menghias satu persatu dinding dengan walpaper indah tidak lupa dia juga menggantung balon warna warni.. bernuasa biru dan pink,..
"Sudah selesai,..!! ini sempurna Mai.? kau memang andal dalam mendekorasi Ruangan ini..!! sherina pasti senang melihat nya,..!!" ucap Marcel, mai hanya tersenyum,..
"cake nya sebentar lagi datang pak,, saya akan mengecek nya ke depan?" ucap mai... Marcel mengangguk,.
mainaka meninggal kan marcel yg terus melihat hasil dekorasi yg dia buat,.. "apa dia tidak pernah membuat pesta ulang tahun..?" batin Mai.
Cake yg di pesan sudah datang, bertemakan princes kecil yg lucu, "waah cantik sekali,..!! mungkin jika aku mmemesan yg seperti ini juga, Valen akan senang,." ucap nya sendiri,
marcel mendengar ucapan nya,.. lalu dia menghampiri nya
"Jadi valen juga akan berulang tahun..? tanya nya, Mai menoleh "iya pak, tiga hari lagi ulang tahun valen yg ke tiga tahun.." jawab nya, Marcel terdiam,.. "kau akan merayakan nya..?" tanya nya, Mai terlihat berfikir, "aku tidak tau pak, seperti nya tidak, saya hanya akan membelikan nya cake seperti ini...!!"jawab nya,
"Mai, panggil marcel saja, ketika kita sedang berdua saja, jangan bicara terlalu formal, ketika tidak ada yg melihat kita, anggap saja saya ini teman mu,..!! lagi pula kita pernah bertemu sebelum nya..!!" ucap marcel,
mai terdiam, "apa tidak canggung pak, kau itu atasan ku, mana mungkin aku memanggil mu nama saja, rasa nya tidak sopan..!!" jawab Mai,marcel tersenyum,...
"ajak valen ke sini besok, kita bisa merayakan ulang tahun nya bersama-sama, agar Sherina senang meiliki teman baru dan seusia dia, aku juga hanya merayakan nya bersama para pengasuh nya, ini pertama kali, aku membuat pesta ulang tahun untuk nya, maka nya aku tidak tau apa yg harus aku lakukan,..!!" ucap marcel,
mai terdiam mendengar ucapan nya, "pantas saja dia tidak tau apa-apa soal ini.." batin nya, "tapi mungkin, Sherina merayakan nya bersama ibu nya setiap tahun..?" tanya mai,.. Marcel menghela nafas panjang, "bu nya meninggal kan dia sejak dia lahir, sejak dia ayi hingga sekarang dia di asuh oleh pengasuh nya, sementara aku sibuk bekerja..!!" jawab nya,.
"ketika aku bertemu valen lalu menggendong nya, aku merasakan perasaan anweh dalam diri ku, mungkin ini rasa nya menggendong anak ku sendiri, pada saat itu aku teringat Sherina, yg tidak pernah aku sentuh selama ini,.. aku berfikir, aku seorang ayah yg jahat, anak itu tidak bersalah, aku menghukum nya selama ini karena kepergian ibu nya.." jawab marcel,..
"maaf aku jadi cerita banyak pada mu, mai,..!!" ucap nya,
Mai tersenyum,.. "tidak apa-apa Cel. kita kan teman sekarang,. aku akan membawa Valen besok, untuk ikut merayakan ulang tahun Sherina, kita akan membuat nya bahagia besok, tunjukan pada nya kau ayah yg menyayangi putri nya.." ucap mainaka.. marcel mengagguk.. "apa aku masih pantas di sebut ayah, dengan semua yg aku lakukan pada nya?" ucap nya..
"tunjukan saja kasih sayang mu pada nya, Sherina akan menyadari nya, jika kau ayah yg sangat mencintai nya" jawab mai.. marcel terdiam
**BERSAMBUNG**