
Flashback on..
"Terima kasih Dokter Leo.. kami sangat terbantu oleh Donasi yg Dokter leo berikan.. Klinik kami akan sangat berkembang dengan bekerja sama Dengan Rumah sakit besar yg Dokter leo pimpin.." ucap nya.. seraya menjabat tangan leo.. Leo hanya tersenyum..
Nikmati lah pesta nya Leo..!! kami sengaja undang beberapa gadis ini untuk menghibur mu..!!" ucap Fadli yg duduk di samping leo, "Jika tidak ada kau, mungkin klinik kami akan gulung tikar.." ucap nya lagi.. Leo tidak menjawab, dia hanya tersenyum tidak menanggapi ucapan Fadli..
Tiba-tiba saja Leo melirik ke arah satu wanita di sebrang sana, dia begitu familiar... fikir nya, "Dly.. itu siapa?!" tanya leo yg mulai tertarik pada satu wanita yg duduk sendiri di kursi kosong di depan Leo..
"Ohh.. itu Andin.. dia anak baru, di sini kebetulan dia baru saja magang di klinik kami...!!" jawab Fadly, leo hanya terus memperhatikan Wanita itu.. tanpa menjawab ucp Fadly..
Acara penyerahan Donasi yg tidak biasa ini membuat keo tidak nyaman.. dia tidak pernah datang ke klub seperti ini sebelum nya, fadly memang meminta leo untuk tidak merayakan secara formal kerja sama ini.. tapi leo tidak mengira akan di lakukan di tempat ini..
Leo keluar untuk menghirup udara segar entah mengapa, dia merasa pengap di dalam.. leo bahkan akan pulang lebih dulu, setelah berpamitan pada Fadly..
Buuk... Wanita itu menabrak Leo.. "nampak nya dia mabuk berat.." fikir leo.. tapi leo tidak memperdulikan nya.. dia kembali masuk dan mencari Fadly berpamitan..
Leo bergegas ke luar dan mencari mobil nya, dia pergi ke tempat dia memakir kan mobil nya, dia melihat gadis tadi tergeletak di jalanan.. "Astaga.. dia benar-benar mabuk.." fikir leo, tanpa fikir panjang dia langsung membntu Andin dan membawa dia bersama nya..
Di tengah perjalanan Wanita tadi tersadar dari pingsan nya, leo hanya menoleh sesaat pada nya, "Kau sudah sadar? di mana rumah mu!! aku antar kau pulang..!!" ucap leo.. Gadis itu hanya terdiam.. dan melirik ke arah leo, sambil mengumpulkan kesadaran nya.
Dia memperhatikan leo yg fokus menyetir..
"Leo?!" tanya nya.. Leo melirik nya dan dia memakir kan mobil nya ke pinggir jalan.. leo mengenal suara itu, dia mengingat gadis yg sekarang ada di samping nya..
Dia menatap wanita itu dalam.. "Andin..!!" lirih leo.. Andin tersenyum.. "Gue ga mengira yg bawa gue itu lo..!!" ucap nya, sambil membetulkan posisi duduk nya, Andin menatap leo lekat.. untuk sekian detik tatapan mereka beradu..
"Kemana saja kau..? kenapa baru muncul sekarang.. kau tau aku mencari mu setengah mati...!! dan kau hadir lagi tanpa rasa bersalah!!" ucap leo.. dia menatap hampa pada wanita itu.. tanpa dia ingat di rumah ada yg menunggu nya..
Wanita tadi tersenyum.. "Loe masih mencari gue, ayolah.. ini udah lebih dari 7 tahun Leo!! kamu tidak bisa melupakan aku..!!" ucap Andin.. mulai menghisap rokok nya..
Leo hanya menatap nya, "Bagaimana aku bisa melupakan kamu, kamu meninggalkan aku begitu saja..!!" ucap leo.. namun andin tidak menjawab..
Andin terdiam... tiba-tiba saja wanita itu mencium bibir leo dengan Ganas nya..
"Lu ga pernah tau, gue menahan perasaan gue selama ini, dan sekarang perasaan ini ga bisa gue tahan lagi..!!" ucap nya, leo terbuai dengan permainan Andin.. Dia melupakan Nadhira...
......................
Gemericik air hujan membasahi bumi.. Leo beradu padu dengan wanita itu di sebuah kamar hotel yg mereka sewa.. peluh di dahi dan birahi msreka bersatu malam itu..
Leo telah melewati batasan nya, tanpa mengingat Nadhira yg sedang menunggu kedatangan nya, di rumah.. dia terbuai oleh cinta masa lalu yg belum usai..
PRANKK.. tiba-tiba saja foto pernikahan leo dan Dhira terjatuh dan bingkai nya pecah berkeping-keping.. membuat Dhira terhentak sendiri..
Dhira berusaha untuk membersihkan pecahan-pecahan kaca yg berserakan di lantai.. dan tidak sengaja menggores tangan nya.. Dhira bergegas membersihkan darah yg mengucur dari jari telunjuk nya..
"Di mana kamu mas..? sudah larut malam kau belum juga pulang..!!" ucap Dhira sendiri.. dia menunggu kedatangan leo, sampai tertidur di sofa..
Jam berlalu, pagi menyambut mentari yg masih malu untuk menyinari.. Dhira melihat jam Di dinding sudah pukul 7 tapi leo tidak juga datang, Dhira bergegas menghubungi nya, dia takut terjadi apa-apa pada suami nya..
Namun Leo tidak menjawab telepon nya, dan itu membuat dhira semakin khawatir..
Dhira bergegas untuk menyusul leo ke rumah sakit..
Namun baru saja Dhira keluar leo nampak baru datang dan keluar dari mobil nya, dia terlihat berantakan.. "mas dari mana saja..? kok baru pulang?!" tanya dhira..
namun Leo tidak menjawab, dia berlalu begitu saja tanpa menghiraukan Dhira yg terus bertanya.. "Maas..." teriak Dhira... dia mulai kesal karena leo tidak menjawab nya dan malah mengabaikan nya..
Leo berhenti berjalan dan berbalik.. "Aku lelah, aku ingin istirahat.."Ucap nya pada Dhira.. dan berlalu meninggalkan nya..
**Bersambung**