
Hari ini Reyka pulang telatke rumah, aktivitas di kkampus nya mmbuat nya sibuk, Rey sedang mempersiap kan materi untuk Skripsi nya, "aku lelah sekali..!!" batin nya dia terus berjalan menyusuri malam.. "mobil ku rusak, akibat kecelakaan itu, ayah tidak mau membelikan ku mobil baru, paling tidak sepeda motor, agar aku perlu naik angkotan umum,.. lihat jika aku kemalaman begini, aku tidak perlu repot jahlan kaki." batin nya,. megeluh,.. "ayah pun punya mobil satu lagi, kenapa tidak bolwh di pakai oleh ku,..!!" batin nya,.
Dia berjalan terus tanpa dia sadari dia mlihat seseorang yg dia kenal,.. melewati nya, "bukan kah itu bi Tia..?" batin nya, Rey terus memperhatikan nya, "aku akan ikuti dia, mau kemana dia,..!! kenapa malam-malam begini dia masih ada di luar,.." ucap nya sediri,..
Reyka mengikuti bi tia, sampai pada sebuah rumah kecil,.. dia lalu memotret nya dari kejauhan,.. "agh mungkin kah ini Rumah nya..?" batin nya, "baik lah, aku akan mendatangi nya.." ucap nya sendiri, Rey menyiap kan ponsel nya untuk merekam pembicaraan mereka,..
dia dengan percaya diri mendekati Rumah itu, "huuhhfftt... aku harus menjaga emosi ku..!!" batin nya,. "tunggu dulu, aku harus merekam ini,.. pembicaraan kami harus aku berikan pada ayah dan om Dion,..!!" batin nya, Reyka menyiap kan ponsel nya,.
Tok.. tok.. tok.. Reyka mengetuk pintu nya, dengan sabar dia menunggu bi tia membuka pintu nya,. Ceklek.. seseorang membuka pintu nya,.. "DEN REYKA...? BAGAIMANA KAU TAU RUMAH KU,..?" ucap Bi Tia terkejut,..
Reyka tersenyum,.. "aku, mengikuti mu tadi,.. bisakah kita bicara..?" jawab nya, wajah bi tia berubah menjadi takut,..
"tidak usah takut, aku tidak akan menyentuh mu, aku juga tidak akan melaporkan mu pada polisi, aku hanya ingin kau mengakui semua kejahatan mu,, bi kau tidak kasian melihat Gracia,...? apa kau tidak memiliki anak perempuan, bagaimana jika suatu hari nanti nasib anak mu sama seperti Gracia, apa kau akan melakukan hal yg sama seperti pada nya?" ucap Reyka,..
Bi tia terdiam, dia bingung harus menjelas kan nya dari mana,..
"baiklah, bibi akan meneritakan nya, akan mengatakan semua yg bibi tau,.." jawab nya,. "bbi bekerja di rumah tuan Andreas, dan orang tua nya, bibi hanya di suruh untuk memasukan obat tidur, untuk Gracia, setelah nya, bibi ga tau lagi, apa yg tuan Andreas lakukan pada nya, karena sesaat sesudah Gracia meminum nya, tuan Andreas membawa nya pergi,.. dan baru pagi hari mereka kembali. mereka hanya memberi bibi uang untuk tutup mulut, bibi tidak tau apa sebenar nya rencana tuan andreas,.." jelas nya,.. Reyka terdiam.. "baiklah bi, ini sudah cukup, aku akan mengukum Andreas,"ucap nya,..
Rey pergi dari situ,. "baiklah setidak nya aku memiliki bukt i untuk menjatuh kan Andre, dan menjeblos kan nya ke penjara,..!!" batin nya. Reyka menyimpan rekaman suara itu,..
dia akan memberikan nya pada Leo dan Dion.
**BERSAMBUNG**