
Nadhira berjalan di taman yg penuh dengan bunga-bunga indah.. tempat yg ddia sukai selama ini, sebuah taman dengan ribuan bunga di dalam nya, dia tersenyum, menatap seorang pria yg berdiri depan nya, pria itu merasa aneh dengan tempat itu.. "taman ini indah sekali..!!" ucap nya..
Nadhira menghampiri nya, dia berdiri di belakang nya.. "indah bukan..!! Bunda uka tempat ini.." jawab nya.. pria itu enoleh ke asal suara itu, dia terkejut, melihat Nadhira di depan nya..
"Bunda....!!!" ucap nya, Reyka menangis haru.. dia tidak mempercayai ini..
Reyka memeluk Nadhira.. adia menangs di pelukan nya.. "Hei,.. kenapa menangis..? kau masih secengeng dulu..? Rey kau kenapa..? kau sakit..?" tanya nya Naadhira mengelus rambut nya,
"Wah, lihat Rey ku, sudah tumbuh besar, Bunda bahkan tidak bisa menggapai mu.!!" ucap nya tersenyum... "Rey, kau itu semakin mirip dengan Ayah mu saja, kau tinggi dan juga pintar..!! dan sekarang, ku akan jadi seorang Ayah..!! jika kau jadi Ayah, kau tidak boleh cengeng seperti ini yah.." ucap nya,.. Rey menghapus air mata nya..
"Aku menangis, karena aku merindukan bunda..!! aku rindu bunda.. aku rindu aroma bunda, Aku rindu suara bunda.. seharus nya Bunda tidak meninggal kan aku sendirian.. aku masih membutuhkan Bunda..!!" jawab nya,..
Nadhira tersenyum.. "It semua sudah takdi, yg tertulis untuk diri bunda,.. untuk kau bia tumbuh dewasa, walau pun bunda tiak ada di sisi mu.. bunda tidak pernah pergi.. bunda selalu ada di sini..!! bersama mu, bunda selalu ada di hati dann fikiran Ayah mu, dan orang-orang yg mencintai dan menyayangi Bunda.. Bunda tidak menyesal, bunda bahagia di sini, dan bunda baagia, melihat orang yg bunda sayangi, hidup dan ehat seperti dulu.." ucap nya.
"Reyka.. Bunda selalu ada untuk kalian.. Bunda tidak pernah pergi.. Bunda selalu menjaga kalian.." ucap nya, Dia meeluk Reyka.. mencium nya, sebelum dia menghilang.. "Bunda sangat menyayangi mu.. cepatlah pulih.. jangan membuat Ayah mu khawatir.." ucap nya...
"Bunda... Bunda....!!!" lirih Reyka, dia mengigau.. sebelumAkhir nnya dia membuka matanya, tanpa sadar Reyka menangis.. Leo meatap nya,.. dia mengelus Rey.. "seperti nya, dia bermimpi.. mungkin bunda nya ddatang menjenguk nya, kau tau rey, Rayna pun bahkan datang untuk menjaga mu, Mereka semua mmenyayangi mu..!! Rayna, dan Bunda mu ada di sini... Ayah erasakan kehadiran mereka.." batin nya..
Rey tersadar.. "Ayah..." lirih nya.. Leo tersenyum.. "Kau sudah bangun.? bagaimana keadaan mu..!! apa ada yg sakit..?" tanya nya, DEngan Lemah Rey menggeleng.. "Aku baik-baik saja.."jawab nya lemah.
Leo mengangguk.."istirahat lah, Ayah akan menunggu mu di sini..!" ucap nya, Rey mengangguk.. "Aku tadi bertemu, Bunda.. Bunga sangat cantik, dan bunda berkata bunda bahagiia di sana." ucap nya..
"Iya bunda mu sudah bahagia..." jjawab Leo.. mata nya berkaca-kaca.. "Nad, aku merindukan mu..!!" batin nya, mata menerawang..
**BERSAMBUNG**