NADHIRA

NADHIRA
Bab 356: Masa lalu...



Flash back on..


Marcel berdiri di sebuah apartemen seorang wanita, dia menunggu istri nya keluar dari dalam sana, Namun sudah berjam-jam dia menunggu wanita itu tidak kunjung keluar juga..


Marcel terpaksa naik, dan masuk ke uni yg di tuju.. dia menghawatirkan. wanita yg selalu ada di fikiran nya itu, "Clara tengah hamil.. aku khawatir pada nya, kenapa Ayah nya tidAk membiar kan dia ikut pulang bersama ku .." batin nya ..


Marcel berdiri tepat di unit 671 tempat di mana Clara berada.. dia mulai mengetuk pintu nya, tidak berapa lama seorang laki-laki paru baya keluar dengan tatapan marah ia melihat Marcel..


Marcel masuk ke dalam.. Clara hanya menatap nya, tanpa bicara apa pun.. "Kalian sebaik nya bercerai saja..!!" ucap lelaki tua itu.. Marcel terkejut mendengar ucapan nya..


"Cerai...? apa maksud nya ini..!! aku tidak mau.. A-ayah aku sangat mencintai Clara...!! kami juga sedang menunggu kelahiran anak kami..!!" jawab nya..


Marcel menatap Clara, "Ra.. katakan sesuatu..!! kau benar-benar ingin bercerai dari ku?" tanya nya tidak percaya "Mau di beri makan apa anak ku, jika hidup dengan mu..? menikah dengan mu itu adalah sebuah kesalahan.. Clara, akan menjadi Artis dan model terkenal, karir dan hidup nya akan hancur, jika dia masih menjadi istri mu.. dan mengurus anak mu.. aku surat mengurus surat cerai kalian..!! aku tidak mau melihat hidup putri ku hancur karena dia lebih untuk menikah dengan pria miskin seperti mu.. kau tenang saja Marcel.. jika kau mengingin kan anak itu, Aku akan memberikan nya, jika dia sudah lahir nanti..!! setelah itu, Clara akan melanjutkan sekolah modeling nya ke luar negri..!" ucap Ayah Clara...


Beberapa Bulan kemudian..


Pada malam yg sepi terdengar tangisan Bayi dari luar pintu rumah Marcel, seorang asisten rumah tangga menemukan seorang bayi mungil di depan pintu rumah mereka.. dia segera berlari menemui tuan nya..


"Tuan.. tuan .. ada bayi...!!" teriak nya, Ia membawa bayi itu menemui Marcel.. , Marcel menatap iba pada anak itu.. terdapat secarik surat di dalam selimut yg membalut tubuh bayi itu..


"Anak ini anak kita.. nama nya Sherina Vanesha.. kau boleh mengganti nama nya atau tidak.. aku akan pergi ke jepang besok.. tolong jaga anak ku.. Ah tidak dia anak mu, aku tidak pernah anak.." tulis Clara..


Marcel membaca surat itu.. dia menangis, dan memeluk bayi di dekapan nya.. "Ayah janji ayah akan menyayangi mu.. mulai sekarang kau anak ayah, kau tidak pernah punya ibu.. seperti dia... Sherina,.. kau harus melupakan ibu mu.. ibu mu sudah mati.." ucap Marcel.. dia memeluk Sherina kecil di pelukan nya...


**BERSAMBUNG**