
"Ayah..? maksud mu?" tanya Mawar tidak mengerti.. Ketika melihat Rey dan Leo saling berpelukan.. dia menggaruk kepala nya yg tidak gatal, "Rey bagaimana kabar mu?! kau untuk apa di sini!!" tanya Leo yg langsung merangkul putra nya.
Mawar yg semakin tidak mengerti dengan Adegan itu semua hanya mengikuti mereka dari belakang.. "Hei aku ga di anggap!!" ucap nya, namun Leo dan Rey tidak mendengar nya..
"Itu anak nya abang Leo? bukankah dia belum menikah!!" batin Mawar..
"Ikutlah dengan Ayah, kau tinggal di mana? kau kuliah di sini tidak memberitahu Ayah dulu!!" ucap Leo antusias..
"Aku tinggal di Apart dekat sini, yah.. bagaimana aku memberitahu mu, aku mengirim surel pun tidak pernah Ayah balas" jawab nya..
"Dari pada kau sendirian, tinggal lah bersama ayah!! kau dan mawar akan satu kampus , jadi kalian bisa pergi bersama-sama nanti!!" ucap Leo.. "Aku akan bilang ke bunda dulu yah , teman nya papi.. eh maksud ku om Ryan, sudah menyiapkan tempat untuk ku!!" jawab nya ..
Leo terlihat berfikir, "Baiklah ayah yg akan bicara pada bunda mu nanti, Ayah tidak akan membiarkan kamu tinggal di sini hanya sendirian" jawab nya Rey mengangguk.. "ayah ga menyangka, bisa berkumpul lagi dengan mu" ucap nya Rey hanya tersenyum..
"Tunggu dulu, jadi kau anak nya Abang Leo begitu?" tanya Mawar memotong.. Rey mengangguk. "tapi. bukan nya abang belum menikah?" tanya nya penasaran.. "Aku ini Duren!! Duda Keren ..!!" jawab Leo sambil terkekeh... Rey tertawa.. "Dengar, baik-baik lah pada putra ku!! jangan mengusili nya!!" ucap Leo..
Mawar terdiam.. "Kau paham!!" ucap leo penuh penekanan.
Mawar mengangguk.. "Baiklah" jawab nya..
"Kalian seumuran, akur lah,. Rey kau bisa belajar bahasa dengan nya" ucap leo terkekeh, Rey tersenyum malu..
Mawar memutar mata malas..
Dert... Dert ... Dert... ponsel Dhira berdering, "Nomor siapa ini? sepertinya panggilan luar!!" ucap nya sebelum mengangkat telepon nya,
"Halo..!!" ucap Dhira Leo terdiam mendengar suara Dhira, sehingga Dhira mengulangi kata-kata nya beberapa kali..
"Halo siapa ini?" tanya Dhira.. "Nad...!!" jawab Leo..
"Ini aku Leo!!" jawab nya.. Dhira pun sama terkejut nya mendengar suara Leo..
"Nad kau masih di sana?!" tanya nya , "Eh iya , iya mas aku di sini... ada Apa mas? kemana saja kau,? Rey selalu mencari Ayah nya!! bagaimana kabar mu mas?" tanya Dhira panjang lebar, Leo tersenyum "Dia masih saja, cerewet" batin nya..
"Aku tidak sengaja bertemu dengan Rey, aku di KANADA, bisakah Rey tinggal dengan ku selama dia kuliah di sini!! dia sudah menceritakan semua nya, aku khawatir jika dia harus tinggal sendiri di sini!!" ucap Leo..
Dhira terlihat berfikir sebelum menjawab... "Baiklah mas, dia tinggal bersama ayah nya, aku tidak melarang nya, aku akan lebih tenang, jika Rey kau yg menjaga nya!!" jawab Dhira..
"Oke baiklah kalau begitu!! akan ku tutup telepon nya" ucap Leo... "Hmmm. baiklah mas..!! mas..!!" panggil nya, "iya Nad?!" jawab nya.. "Jaga diri mu, kau harus mengatur pola makan dan tidur mu,, aku titipkan Rey pada mu!!"ucap Dhira sebelum menutup telepon nya.. Leo tersenyum.. "Baiklah Nad!!" jawab nya, telepon pun terputus..
Ada perasaan yg mengganjal hati nya, tanpa Sadar Dhira menangis, setelah menutup telepon dari Leo...
"Aku merindukan mu Ra" batin Leo
**Bersambung**