NADHIRA

NADHIRA
Bab 188: Kau itu pembawa sial (season 3)



"Pergi... jangan lagi menginjak kan kaki mu di sini!!! Aku tidak ingin melihat mu lagi.. kau itu pembawa sial.. jangan ajak Rey bersama mu, dia keturunan Mahesa.. dia putra Leo satu-satu nya... kau membunuh anak ku..!! jika saja kau tidak kembali.. putraku masih hidup hingga detik ini..!! kau benar-benar pembawa sial pergi dari sini...!!" teriak Grace...


Dhira menatap hampa... "Baik.. aku akan pergi.. tapi tolong jaga Rey... jaga anak ku.... aku tidak punya apa-apa lagi sekarang, untuk apa aku bertahan hidup.... suami ku, dan anak ku sudah meninggalkan Aku..!!" jawab nya..


Grace membuang wajah nya.. "Mom.. Apa yg momy lakukan, kau mengusir Dhira? dia tidak bersalah mom..!!" ucap Dika, "mom, dia sedang berduka, dia kehilangan suami nya, momy tidak bisa menjauhkan dia dari Rey, hanya dia yg Dhira punya!! Rey masih membutuhkan ibu nya!!" ucap Dika..


Grace tidak bergeming.. Mai hendak mengejar Dhira.. "Jika kau melangkah pergi, kau juga tidak bisa kembali..!! pergi dan tinggalkan Dika!!!'" ucap Grace, yg membuat Mai bingung, dia tidak bisa menahan Dhira untuk tidak pergi..


"Mai jagalah Rey aku mohon.." ucap Dhira.. mai mengangguk..


Dhira melangkah kan kaki nya keluar, dari rumah itu... "Tanah kuburan mu pun masih belum kering mas" batin nya..


Dika menghubungi Rizal untuk meminta bantuan nya..


"Apa!! oke aku akan mencari nya" ucap rizal sesaat setelah Dika menelepon nya.. "Ada apa kak?"Tanya Ryan..


"Tante Grace mengusir Dhira, aku akan mencari nya" ucap Rizal..


"Apa di usir? lalu Rey..? bagaimana dengan nya?" tanya Ryan..


"Aku tidak tau, aku akan mencari nya!!" jawab Rizal..


Dhira berjalan terhuyung badan nya semakin lemas tidak ada makanan yg masuk ke perut nya, dia berjalan mengikuti langkah kaki nya.. tanpa tau dia kemana...


"Aku harus apa sekarang..? kemana aku harus pergi..!!" batin nya, " mas Leo kenapa tidak membawaku ikut dengan mu!!" ucap nya sendiri..


Rizal mencari nya ke makam leo, tapi Dhira tidak ada di Sana, "Aku harus mencari mu kemana lagi Ra, jangan sampai kau melakukan hal yg tidak-tidak Ra" batin Rizal..


Dhira terus melangkah, Tanpa dia sadari Dia pergi ke rumah sakit kaki nya seolah membawa nya kesana.. dia membuka kamar Ryan.. "Kak Ryan...!!" lirih nya!! Ryan menatap nya....


"Raa... Nadhira...!!" jawab nya..


Dhira berjalan menghampiri nya.. "Kak Rizal mencari mu Ra..!!! dia mencari mu!!" ucap nya.. tapi seolah Dhira tidak mendengar ucapan Ryan, tatapan nya kosong... Lalu menangis.. "kak Ryan aku harus bagaimana?! aku harus!!!" Dhira tidak melanjutkan lagi kata-kata nya.. Dia pingsan Di depan Ryan..


Dengan susah payah Ryan menahan nya, sehingga luka di perut nya berdarah lagi...."Nad... Nadhira...!!" panggil nya..


Ryan menekan tombol yg ada di Samping kasur nya, berharap perawat datang membantu dirinya....


Beberapa saat kemudian, para suster datang dan menolong mereka , memindahkan Dhira ke bed yg ada di samping Ryan, karena Ryan yg meminta nya dan membalut lagi luka Ryan.. "Ada apa dengan mu Ra .. kau sampai seperti ini...!!" batin Ryan.. dia menatap sedih pada Dhira, yg terpasang selang infusan di tangan nya...


**Bersambung**