
Dhira termenung sendiri, sejak kematian ayahnya, Dhira tidak bisa menemukan ibu dan Mai.. dia benar-benar di tinggalkan.. dalam diam dia menangis sendiri.. "kau kenapa Ra..?" tanya Leo tiba-tiba sudah berada di belakang nya..
"Aku ga apa-apa..!!" jawab nya, dia buru-buru menghapus air mata nya.. "Ra.. jangan sedih terus.. kau bisa ceritakan semua nya pada ku..!!" ucap Leo..
Dhira menoleh.. "aku hanya kesepian.. ibu dan Mai, benar-benar meninggalkan aku.. apa karena aku bukan anak mereka.. bukan kaka bagi Mai..!!" ucapnya sambil menangis.. "bahkan ketika aku belum mati pun aku sudah di tinggal kan dan di lupakan oleh mereka..!! apa tidak ada arti nya hidup ku bagi mereka.. ketika tubuh ku terbaring koma.. mereka tidak pernah melihatnya, sekarang aku benar-benar sendirian.. untuk apa aku bertahan sampai sejauh ini..!!" ungkap nya sambil menangis..
Leo menatap nya, "kau tidak sendiri Ra.. ada aku.. ada Angel.. kami semua ada untuk mu Ra..!! kau harus bertahan.. kami semua sayang dan perduli pada mu .. aku tidak pernah mengabaikan mu Ra.. kau akan hidup.. dan kau tidak akan sendirian..!! kami akan ada selalu untuk mu..!!" ucap Leo.. "mereka yg tidak peduli pada mu, tidak perlu kau fikirkan, fikirkan saja dirimu Ra.. bagaimana kau bisa kembali, dan hidup seperti dulu..!!" ucap Leo.. "Aku sangat ingin memeluk nya.. aku ingin dia kembali, Tuhan tolong.. berikan kebahagiaan untuk nya, berikan dia hidup nya kembali..!!" batin Leo...
Dhira menatap nanar pada seutas cahaya yg tiba-tiba saja terlintas di langit malam ini.. "Dokter Leo... itu apa..!!" tanya Dhira.. dia terus menatap langit-langit.. "aku ga tau Ra.."jawab Leo...
Cahaya itu semakin mendekati mereka.. Dan menghantam tubuh Dhira.. "Dokter Leo...!!" teriak nya.. tubuh nya terbawa oleh dentuman Cahaya tadi.. "Raaa...!!!" teriaknya.. Dhira melayang di udara.. lalu menghilang... "RA... DHIRA...!!" teriak Leo.. "tidak Ra... jangan pergi.." teriak nya...
"Ada apa..!! Ada apa dengan Leo..!!" teriak Sandy.. dia langsung berlari ke dalam kamar Leo.. "Leo.. bangun .. Leo..!!" ucap Sandy panik.. "Leo..!!" teriaknya.. "tubuh nya dingin sekali,..!!" ucapnya.. Dhira menatap nya hampa.. "Sudah ku bilang semalam.. jangan memeluk ku.. sekarang aku hanya bisa mencelakai dia..!!" batin nya ..
"Ingat.. kau itu manusia.. dia arwah.. kau tidak bisa mencintai Nya terlalu dalam.. kau akan membahaya kan dirimu sendiri.. dan juga dia..!! bersabar lah.. aku akan mencari cara membuat nya kembali..!!" ucap Rizal..
Leo hanya terdiam.. dia masih tidak percaya dengan apa yg terjadi pada nya semalam.. dia memeluk DHIRA.. dan mimpi yg semalam.. seakan terjadi pada nya.. "aku kira aku akan benar-benar kehilangan nya.. aku tidak perduli jika terjadi sesuatu padaku.. aku hanya ingin Dhira hidup ..!!" ucap nya sendiri..
"kau ini bodoh Atau apa...!! aku sudah memperingati mu semalam.. dan kau menjadi seperti ini sekarang..!! karena ku..?" ucap Dhira tiba-tiba.. "Untuk apa aku hidup, jika tidak ada kau.. !! hiks.. hiks.." Dhira menangis.. " kau tau.. aku begitu hawatir...!!" ucap nya lagi..
Leo tersenyum.. "aku sudah bangun.. jangan menangis lagi Ra.. aku tidak Apa-apa..!!" ucap Leo.. "Ra... aku mencintaimu...!!" ucap Leo tiba-tiba... "hiks... hiks.. aku juga..., aku juga mencintaimu Dokter Leo..!!" jawab Dhira.. "tapi.. jangan lagi memeluk ku.." ucap Dhira..
"tidak.. aku pun ingin terus hidup.. agar bisa bersama mu..!!" ucapnya..
**bersambung**