NADHIRA

NADHIRA
bab 273:ternyata salah..



Mawar meninggal kan Rey, tanpa bicara apa-apa.. Rey pun sama, mereka saling diam dalam perjalanan pulang, "ada apa dengan nya,? kenapa dia berubah begitu,..? andre, siapa dia..?" batin Rey, saat di perjalanan pulang.


Mawar merebahkan diri nya, "aku cape sekali hari ini, aku mau istirahat dulu, nanti sore aku akan keluar bersama kak Andre.." batin nya dia lalu pergi tidur,


Nadhira tidak lagi tinggal di sana, saat ini Dhira berada di apart leo , di bandung, dia ingin tinggal disana, Dhira ingin dekat denngan mainaka, dia lebih memilh tinggal sendirian di apart milik Leo, dhira tiddak ingin menyusahkan mai,


yg terpenting, dia dekat dengan mai,


Mawar tertidur, lama sekali, hingga dia lupa jika dia ada janji dengan Andre, tiba-tba saja, Andre sudah berada di rumah nya, untuk menjemput nya, dia mengetuk pintu nya dan bi Tia membuka pintu itu..


"Tuan Andre..?" ucap bi Tia.. Andre mendelik, "ssstsstt.. mawar tidak mengenali aku, jadi pura-pura lah kau tidak mengenal ku juga..!!" ucap nya, bi tia mengangguk..


"kemana dia,? apa dia sudah siap, aku mengajak nya keluar..!!" ucap nya, "seperti nya dia tidur, dari siang tadi dia belum keluar ddarai kamar nya,!!" jawab bi tia,


"kau harus terus menngawasi nya bdan laporkan pada ku apa yg dia lakukan, jika ada peluang serang dia..!" ucap Andre, Bi Tia mengangguk, "baik tuan, saya akan lakuka.." jawab nya, Andre mengangguk..


"cepat bangun kan dia, bilang aku datang untuk menjemput nya, tapi ingat pura-pura lah tidak mengenal ku..!!" ucap nya, bi tia mengangguk, dan langsung membangunkan mawar


tok.. tok.. tok.. bi tia mengetuk pintu nya, "hmmm... iya i ada apa?" tanya mawar terbangun, "non, ada tamu, kata nya dia mau menjemput non mawar..!!" ucap bi tia,


Mawar terkejut, "astaga aku lupa, aku ada janji dengan kak Andre,..!!" ucap nya sendiri,


"suruh dia menunggu bi, aku bersiap-siap dulu,"teriak nya,


"baik non.. akan bibi sampaikan.." ucap nya lalu berlalu,


Mawar bergegas bersiap.. sebelum dia keluar dan menghampri Andre, dia mengecek hp nya, "dia tidak menghubungi aku? apa Rey benar-benar marah pada ku?" ucap nya sendiri, mawar mencarger hp nya, dia tidak membawa nya..


Rey berkali-kali menghubungi nya, namun mawar tidak menjawab nya., "seperti nya dia benar-benar pergi dengan laki-laki itu, batin nya, rey kecewa pada nya "dia bahkan tidak peduli tadi siang kami bertengkar..!!" ucap nya sendiri. rey melempar hp nya kesembarang tempat,


dua jam berlalu, mawar masih belum juga pulang, dia tidak ingat jika rey menunggu kabar dari nya rey pergi meningggalkan rumah "mau kemana?" tanya leo


"ke rumah mawar,sebentar saja,.." ucap nya meminta izin..


"hmm.. jangan terlalu lama ini sudah malam..!" jawab leo,


Rey mengangguk.. lalu pergi..


Rey menunggu nya di depan Rumah mawar.. "kenapa dia tidak pulang juga, ini sudah malam..!!" batin nya tidak lama dari itu, mobil Andre memasuki gerbang rumah mawar "itu dia, dia baru pulang.." batin Rey,


"terima kasih kak, sudah membawa aku keluar hari ini, aku senang sekali,...!!" ucap mawar sambil tersenyum..


Andere tersenyum.. "aku juga ssenang jalan dengan mu, kau menyenangkan lain kali kita ke tempat yg lebih bagus dari itu, kau pasti akan menyukai nya , ,!!" ucap nya,


mawar tersenyum, "baiklah kak, aku masuk yah...!!" ucap nya, Andre mengangguk.."tunggu ada yg menempel di wajah mu,?" ucap andre, dia menyentuh bibir mawar di depan rey, mawar tidak tau jika Rey ada di sana memperhatikan mereka, Rey tersenyum getir...


wajah nya merona.. "sudah ya kak, aku masuk dulu..!!" ucap nya lagi Andre mengangguk... lalu pergi meninggakan mawar..


Rey kecewa pada mawar, hati nya terluka, dia keluar dari mobil nya, berlari menyusul mawar sebelum mawar menutup pintu ya.. mawar terkejut melihat nya, mata nya memerahh menahan marah.. "rey..ka..?" ucap na terbata..


"itu yg maksud mu hanya teman? sikap yg seperti itu teman mu lakukan..? aku melihat nya War..!! kau diam aja saat dia menyentuh mu seperti tadi..?" ucap Rey marah..


Mawar hanya terdiam.. dia tau dia salah,


"kenapa kau tidak membersihkan nya sendiri,? kau bahkan terlihat senang di perlakukan begitu oleh nya? kau mengabaikan ku? kau bersenang-senang dengan nya? kau ingat aku? tidak kan..?" ucap Rey,


"aku kecewa pada mu, ternyata aku salah.. aku salah menilai mu..!!" ucap Rey, dia pergi meninggalkan mawar, dan mawar membiarkan nya, dia tidak berusaha untuk menjelaskan nya, dan membiarkan Rey pergi begitu saja..


Rey membanting keras pintu mobil nya, meninggalkan mawar yg terpaku di depan nya, dia memawa mobil nya kencang.. rey larut dalam amarah nya, "dia bahkan tidak menahan ku pergi, baiklah itu yg kau mau.. aku pun bisa melakukan hal sama seperti mu.." batin Rey,


Mawar kembali ke kamar nya, dengan langkah yg lemas,


"kenapa tadi aku diam saja,? kenapa aku tidak mencoba menjelaskan nya pada Rey, dan kenapa, uga aku biarkan kak andre, menyentuhku tadi..?" dia bicara sendiri..."bodoh kau mawar... lihat reyka kecewa pada mu, kau malah diam saja," batin nya, dia mengambil hp nya yg dia charger tadi. "reyka dari tadi menghubungi aku kau melakukan kesalahan mawar." ucap nya sendiri..


ke'esokan hari nya ..


''Rey kau akan magang di mana..? kau pilih rumah sakit yang mana?" tanya Leo ketika mereka sarapan bersama, "hmm.. di bandung yah, aku akan magang di rumah sakit om Sandy, dan akan tinggal dengan bunda di sana.." jawab nya tanpa ragu, "aku sudah mengisi formulir nya, tinggal di setujui Dekan, aku minggu depan langsung maang di bandung.." ucap nya lagi..


Leo mengangguk.. "baiklah, lebih baik kau tinggal dengan bunda mu, lalu mawar? kau sudah memberitahu nya?" tanya leo.. Rey terdiam.. "nanti aku beri tahu diia" jawab nya asal. sejak semalam Rey tidak menghubungi nya,


"dia tidak akan peduli pada ku, jika aku memberi tahu nya pun, dia akan mengabaikan aku..!!" batin nya, REy berangkat ke kampus tanpa menjemput mawar dahulu,


siang itu..


mawar menunggu nya di gerbang kampus Rey, "aku brharap aku bertemu dengan nya," batin nya siang itu mawar menunggu nya tapi Rey tidak juga keluar..


"kemana sih dia? apa dia tidak kuliah..?" batin nya,


mawar berkali-kali mencoba menghubungi nya, namun nomor hp rey tidak dapat di hubungi...


mawar terus menunggu nya, di sana..


"kau itu mawar kan?" tanya lila yg tiba-tiba sudah berdiri di depan nya, Mawar mengagguk.. "kau mencari Rey? rey sudah berangkat ke bandung.. mulai besok dia maang di rumah sakit ayah ku..!! ku tidak akan bertemu dengan nya bila kau terus menunggu di sini..!!" ucap Lila,


mawar terdiam.. "dia meninggalkan aku di sini sendiri.."batin nya dia tidak menjawab apa yg di katakan oleh Kalila..


**BERSAMBUNG**


,