NADHIRA

NADHIRA
Bab 236: Menceraikan mu!!!



Dhira. mengejar Ryan.. "Mas kau mau kemana jangan pergi mas?" ucap nya ketika Ryan mengambil kunci mobil nya...


"Aku mohon jangan pergi!! maafkan aku!! kau salah paham mas...!!!" isak tangis nya pecah..


"Aku akan temui pengacara ku.." jawab nya dengan penuh emosi.. "Pe-pengacara? untuk apa mas..!!" jawab nya terkejut..


"Untuk menceraikan. mu!! agar kau bisa kembali pada Leo!!" jawab nya..


Dhira terkejut mendengar ucapan Ryan... dia tidak bisa menahan berat tubuh nya, "Aku tidak mau!! aku tidak mau bercerai dengan mu... aku tidak mau mas," Tangis nya pecah..


Dhira menggegam tangan Ryan..


"Maafkan aku... maafkan aku mas!! aku tidak ingin bercerai... aku tidak mau..!!" tangis nya.. Dhira menangis sesegukan.. membuat Ryan terdiam... "Aku tidak mau.." Lirih nya..


Ryan menghampiri nya..


Membantu nya berdiri.. "Sudah berhenti menangis , aku tidak akan menceraikan mu...! maafkan aku, Aku hilang kendali.. maafkan aku.."ucap Ryan memeluk Dhira.. Dhira masih menangis di pelukan Ryan..


Dia tidak bisa berkata Apa-apa lagi.. "Maafkan Aku.. maafkan aku!!" ucap nya Ryan membelai Rambut nya, "Iya .. iya aku maafkan mu, aku tidak ingin kau terus memikirkan Leo.. aku suami mu sekarang bukan dia, tolong hargai perasaan ku! sekalipun kau belum mencintai ku, jangan tunjukan itu di depan ku" ucap Ryan..


"Hati ku terluka, aku tidak bisa melihat wanita yg aku cintai memberikan perasaan nya untuk orang lain.. mengertilah aku" ucap Ryan.. Dhira mengangguk.. "Maafkan aku.." ucap nya Ryan mengangguk.. Lalu memeluk Dhira.. "Aku tidak akan lagi membentak mu.." ucap Ryan..


...----------------...


"Reyka.. aku ingin bicara pada mu!" ucap Mawar yg menghampiri Rey.. "Hmmm... bicara lah," jawab nya dia sibuk dengan Laptop nya.. "Kau sibuk?" tanya nya..


"Aku lagi ngerjain tugas kuliah ku!! gara-gara ayah membawa kita pindah ke sini, aku jadi ketinggalan banyak, jadi aku harus mengejar nata kuliah banyak!!!" jawab Rey..


"Oke aku tidak sibuk lagi sekarang kau mau bicara apa?" tanya nya serius.


"Tapi tugas mu bagaimana?" tanya nya..


"Ini bisa nanti yg jelas sekarang aku mendengarkan mu dulu" jawab nya


"Ee... e.. Aku akan pindah dari sini!!" ucap mawar.. Rey terkejut.. "Pindah? maksud mu? pindah kemana? kau bercanda!!" jawab Reyka...


"Ke rumah ku, Rumah yg dulu aku tempati bersama orang tua ku!! aku juga tidak akan meneruskan kuliah kedokteran ku, aku sudah mendaftar di universitas yg berbeda dengan mu" jawab nya..


"Kenapa. mendadak kau memberitahu ku..! kapan kau pindah?!" tanya Rey sedih.. "Besok... abang leo sudah mengizinkan aku, aku sudah dapat ART yg akan menemaniku, jadi aku tidak akan tinggal sendirian di sana" jawab nya..


Rey terdiam.. "Jika itu sudah keputusan mu aku tidak bisa melarang nya, walaupun nanti aku pasti akan sangat kesepian.. tapi jika kau senang , Aku juga ikut senang" jawab nya..


"Kita juga bisa sering bertemu di luar, agar ayah tidak tau hubungan kita" ucap Rey berbisik.. mawar terkekeh.. "Aku takut kau marah?" tanya nya Rey menggeleng


"Aku tidak marah... untuk apa aku marah" jawab nya...


mawar tersenyum..


Dari kejauhan ternyata Leo memperhatikan mereka berdua


"Anak ku sudah berani menyimpan rahasia pada ayah nya, kau itu tidak bisa menyembunyikan perasaan mu Rey, sama seperti ibu mu dulu" batin Leo.. tertawa Geli..


**Bersambung**