
Satu minggu berlalu.. tim sar sudah menghentikan pencarian korban pesawat jatuh.. sampai saat ini Dika tidak di temukan.. semua sudah berupaya untuk menemukan jasad Dika, namun hasil nya tetap nihil.. Dika tidak di temukan..
Sebagian korban tewas telah di bawa para keluarga.. hanya beberapa yg bwlum di temukan tim sar termasuk Dika.. menyrut tim sar, Kemungkinan jasad yg masih belum di temukan, sudah masuk kedalam laut.. dan sulit untuk mengangkat mereka ke atas, karena pasti kondisi nya tidak memungkinkan..
Tim sar menghentikan pencarian korban pesawat jatuh itu.. mereka sudah mencari selama satu minggu, Namun seluruh korban tidak seluruhnya bisa di temukan mereka.. karena sudah habis batas waktu Nya, akhirnya mereka menghentikan pencarian itu.
Leo dan keluarga nya, mau tidak mau harus menerima keputusan itu, walaupun dengan berat hati.. karena besar harapan mereka Dika masih hidup dan kembali bersama mereka lagi.. tapi mereka tidak bisa memaksa tim pencari, untuk tetap mencari Dika..
mereka harus menerima keputusan itu dengan sangat berat..
"Dika.. loe benar-benar tinggalin gue.. low ga nepatin janji loe, untuk kembali ke gue..!!" batin Mai, sesekali menangis melihat foto Dika yg terpajang di Apartemen Dika.. Mai datang untuk sekedar melepas Rindu pada Dika dan menunggu kedatangan nya.. walaupun dia tau Dika tidak mungkin kembali..
...****************...
Beberapa hari setelah pencarian di tutup.. Salah satu nelayan di pinggiran pantai menemukan sesosok jasad seorang pria.. nelayan itu berfikir jika pria itu korban dari pesawat yg jatuh beberapa waktu lalu.
mendengar hal itu, Momy dan Leo yakin jika jasad yg di temukan warga adalah jasad Dika.. mereka langsung saja datang untuk memeriksa kebenaran jasad tersebut.. momy dan Leo sudah bisa menerima kepergian Dika.. asalkan jasad nya di temukan.. agar mereka bisa melakukan pemakaman yg layak untuk Dika..
Setelah di Pastikan benar itu Dika, Leo dan momy membawa nya pulang dan langsung di makam kan mereka semua sudah tenang dan lega, karena Dika berhasil di temukan.. walaupun harus menunggu lama..
"Dika.. kau tepati janji mu untuk kembali.. Walaupun kau tidak dengan utuh kembali padaku.. Dika Aku masih sangat mencintai mu.. kau pergi begitu tiba-tiba.. membuat ku tidak bisa bernafas.. terima kasih karena kau selalu menyimpan aku di hati mu..
aku sudah memaafkan mu Dika.. pergilah dengan tenang.. aku merindukan mu.. kau akan tetap ada di hati ku.." ucap Mai di atas pusara Dika.. dia sudah tidak bisa menangis lagi..
Mai sudah lega, karena Dika menepati janji Nya pada Mai, untuk kembali.. walaupun yg kembali hanya jasad Tanpa jiwa.. bagi Mainaka Dika sudah kembali ke sisinya..
"Nak.. ***momy tau momy telat mengatakan ini.. tapi momy ingin kau tahu Andhika Raja mahesa.. kau adalah anak pertama yg Momy sayang.. kau adalah Raja kecil momy yg momy cintai.. momy tidak pernah marah padamu.. momy baru saja bertemu lagi dengan anak kesayangan momy yg pernah menghilang.. momy baru sebentar memeluk mu nak.. tapi sekarang kau meninggalkan momy sendiri di sini.. beristirahat dengan tenang nak.. tunggu momy di sana... LOVE YOU anak momy.. ANDHIKA RAJA MAHESA..."
**Bersambung***