
"Reyka.. Reyka..!!" terdengar seseorang yg memanggil nya, Rey mencari asal suara itu, Nadhira muncul dari balik tirai itu bersama Rayna,.. "Bun-da...!!" jawab nya, Dhira tersenyum..
"apa yg terjadi pada mu,..? kau itu terus saja terluka, sudah bunda bilang pada mu, jaga diri mu.. jangan membuat ayah mu itu khawatir..!" ucap Dhira,..
Reyka mwnatap Rindu pada bunda nya,.. "kuburan bunda pun belum kering kau sudah begini..!!" ucap nya, Reyka berlari.. memeluk Dhira.. "kau tidak ingin memeluk ku juga..?" ucap Rayna,..
Reyka memeluk bunda dan adik nya, "tidak bisa kah kalian tetap di sini..? jangan perrgi lagi..!!" ucap Rey,... Dhira mengelus kepala putra nya, "kita tidak bisa menghentikan takdir,.. jalan bunda sudah seharus nya begini.. tidak bisa di ubah.. reyka.. kau harus segera kembali, jaga ayah mu.. jangan membuat khawatir.. bunda akan terus mengawasi mu dari sini, jangan menganggap bunda sudah tidak ada, nak.. jasad bunda memang sudah tidak ada di samping mu, tapi bunda tidak pernah pergi dari samping mu,.. kasih sayang bunda, akan tetap hidup di hati mu,.. kau harus ingat itu nak..!!" ucap Dhira,..
"sekarang, kembali lah, ayah mu menunggu di sana.." ucap Dhira. Rey terdiam.. tanpa sadar dia meneteskan air mata nya,.. "Rey bangun..!!! reyka.." panggil Leo.. rey perlahan membuka mata nya,..
dia menatap Leo,.. "di mana aku yah,..?" tanya nya..
"rumah sakit..!! bagaimana keadaan mu..?" tanya Leo..
Rey menggeleng.. "aku tidak apa-apa..!!" jawab nya,
"mawar yah,.. dia di mana..?" tanya nya,.
"Dia di ruang operasi,.. dia pendarahan hebat,.. dokter sedang berupaya menolong nya,.. kita doa kan semoga tidak terjadi apa-apa pads nya,.." jawab Leo..
"Mawar hamil, dan dia mencari Andre,.. untuk membunuh anak yg ada di perut nya, dia menusuk perut nya sendiri menggunakan kater,.. dia membawa nya dari rumah,.. tapi ketika aku hendak membawa nya ke rumah sakit, dia memberontak,.. dan menghalangi aku dan terjadi lah kecelakaan itu..!!" jelas rey,.
Leo terdiam. "iya sudah yg penting kau tidak apa-apa sekarang istirahat lah..ayah harus melihat keadaan mawar.." ucap Leo,..
REy mengangguk.. Leo meninggalkan Rey
"bagaimana Reyka..?" tanya Dion,.. "dia sudah siuman, kondisinya baik, tapi rey memberitahu ku sesuatu,.. sebelum kejadian itu, mawar mengetahui jika diri nya hamil.. dan dia melukai diri nya sendiri untuk membunuh anak yg ada di kandungan nya,.." ucap Leoterlihat tertekan...
dion terdiam.. "Gilbert, ferolind, dan Andreas.. berhasil menghancur kan adik ku,... mulai sekarang, kau tidak perlu ikut campur lagi,. ini sudah menjadi urusan ku, aku yg akan mengurus mereka,. mulai sekarang.." ucap Sion,..
"Gracia, sudah tertekan,.. aku berharap dia bisa melupakan itu, dan ini akan menjadi pembalasan ku untuk mereka, sekarang aku harus menyusun recana untuk menjatuhkan mereka,.. tanpa harus melibatkan Reyka dan Leo.." batin nya,..
para suster itu keluar menemui dion,.. "bagaimana keadaan nya sus?" tanya Dion,. "janin yg di kandung pasien tidak bisa d selamat kan,.. untuk sementara keadaan pasien belum melewati masa kritis nya, dan ami takut kan dia Amnesia karena benturan di kepala nya,.. kami akan memerik sa nya jika dia sudah sadar,..!!" jelas nya dion dan Leo terdiam....
**BERSAMBUNG**