NADHIRA

NADHIRA
Bab 162: Untuk Rey !!! (Season 3)



Flasback on...


"Leo tidak bersemangat untuk hidup, kita harus membantu nya" ucap Sandy, Ryan nampak cuek, tidak merespon apa-apa... "Hei gue bicara sama lu..!!" ucap Sandy...


"Terus gue harus jawab apa? gue bisa bantu apa? lagipula itu kesalahan nya" jawab Ryan Santai...


"Lu emang ga bisa respeck sama orang si Ry.. kita harus meminta Dhira untuk menemui nya, leo seperti itu karena merasa bersalah," jawab Sandy.. "Lagi pula dia sudah mendapatkan hukuman nya!" ucap Sandy..


"Lalu bagaimana cara nya mempertemukan Dhira..? bukan kah dia di singapure bersama Rizal?" ucap Dika, "Ah sudahlah urusan Dhira biar gue yg urus, lu pada, urus leo, dan bawa dia besok ke kantor lu" jawab Ryan..


"Emang lu bisa bujuk Dhira, dia ga mungkin tiba-tiba saja, datang dari singapure" ucap Sandy.. "Lu ngeremehin gue, liat aja besok gue bawa Dhira..!! lagi pula Dhira bersama ku" batin nya.


"Yang penting kita harus mempertemukan Leo dan Dhira" ucap Dika .. "mau bagaimana pun cara nya.." ucap nya..


Sandy mengangguk..


flashback off..


......................


"Rey... kau mau makan? bunda udah bikinin makanan kesukaan Rey?!" ucap Dhira pada Rey,,, namun dia terus diam tidak menjawab, dan terlihat murung . sejak kedatangan nya semalam Rey benar-benar tidak mau bicara..


"Makanya aku membawa nya pulang, kau dan Leo ada di sini.. kalian tidak bisa berjauhan.. rey butuh kalian" ucap nya, Dhira mengangguk.. "Aku mengerti kak, aku akan mengantarkan dia bertemu ayah nya" ucap Dhira.. "Aku akan mengantarmu Ra" ucap Rizal, Dhira mengangguk..


"Sayang.. hari ini kita akan main bersama Ayah.. bunda harap kau senang yah!!" ucap nya, Rey hanya menatap nya saja..


Tibalah mereka di rumah Leo.. "hmm... Rumah ini penuh kenangan bersama. Ray.." batin nya dalam diam Dhira menangis.. "Bunda Rindu Rayna!" batin nya...


Leo membuka pintu nya .. "Rey.." ucap nya, dia memeluk putra nya mencium nya berkali-kali.. "Ayah merindukan mu Rey.." ucap nya menggedong Rey.. "bunda kerja dulu ya, Rey bersama ayah hari ini.. nanti sore bunda jemput Rey," ucap Dhira...


Rey menggeggam tangan Dhira lalu menggeleng.. "Kau tidak ingin bunda pergi? kau ingin bunda di sini!!" ucap nya, Rey nengangguk.. "Baiklah, bunda akan izin hari ini, kita akan bermain bersama" ucap nya.. Rey tersenyum...


Leo terlihat sangat gugup di dekat Dhira,. Dhira membereskan Tumah yg berantakan.. "Astaga mas, kau itu dokter.. rumah mu kotor sekali dan banyak sekali debu di sini!! kau tidak membersihkan nya!!" ucap Dhira.


Leo tidak menjawab, dia malah sibuk dengan Rey.. Dhira memutar mata malas, "kau mau tinggal di sini!!!" tanya Leo .. Dhira tidak menjawab, "Aku di beritahu psikolog jika keadaan rey akan membaik, jika dia dekat orang yg dia sayang.. Demi Rey kita harus berusaha untuk membuat nya kembali" jelas Leo .


"Akan aku fikirkan.. aku tidak bisa dengan mudah mengambil keputusan" jawab nya. . "Kira tidak perlu kembali bersama , kita hanya berusaha untuk membuat nya pulih,. aku tidak akan meminta mu kembali menjadi istriku lagi" ucap Leo..


"kita lakukan ini Demi Rey..." ucap nya.. Dhira terlihat berfikir


*Bersambung*