NADHIRA

NADHIRA
bab 306: Bagus Rey,..



Reyka bergegas pulang, dia ingin segera memberikan file rekaman itu pada Leo dan Dion,.. "aku harus segera sampai di rumssh, sebelum bi tia memberi tahu Andreas, jika aku sudah tau segala nya,..!" batin nya,.


Reyka sedikit erlari menghindarri dan mulai menjauh dari rumah bbi tia, "akan aku pastikan dia medapat kan hukuman setimpal,..!!" batin nya, Rey segera bmencari ttaksi untuk nya pulang, karena jalan yg tadi di lalui nya tidak searah dengan rumah nya,.


Sementara di rumah Leo, Leo khawatir menunggu kedatangan Reyka, "kemana anak itu,..? kenapa belum juga pulang,..?" batin nya, berkali-kali dia menghubungi Rey tapi dia tidak mengangkat nya,...


beberapa saat kemudian Rey pulang, dia berlarian memasuki rumah nya,.. "agh baju ku basah,..!!" ucap nya sendiri seraya membersihkan pakaian nya, "dari mana saja kau, baru pulang jam segini..?" tanya Leo menyelidik,..


Rey mendelik, "makanya servis mobil ku, agar aku tidak telat pulang, ayah tau, kampus ku jauh dari sini, aku kesulitan mencari angkutan umum, taksi pun jarang lewat ke sana jika sudah malam begini," jawab nya,


Leo terlihat berfikir, "dia benar, mungkin aku akan membelikan nya mobil baru,.. lihat lah nad, Rey sudah pintar membantah ku,..!!" batin nya,.. "oke, ayah akan membelikan mu mobil baru, jika ayah sempat, mobil mu yg dulu tidak bisa di perbaiki, sudah rusak parah,..!!" jawab nya,


"tidak usah beli yah, aku akan memakai mobil yg ada di bagasi ayah,.. boleh kah?" tanya Rey, dia mencarger ponsel nya, yg ternyata mati, karena baterai nya habis,... Leo terlihat berfikir,..


"itu milik bunda mu,.. mobil itu dulu bunda yg memaka nya,..!!" ucap Leo, Rey terdiam,.. "bunda,.. aku merindukan nya,..!!" batin nnya, Rey selalu berubah menjadi murung jika Leo membicarakan Nadhira, dia masih sangat kehilangan,..


"sudah lah, bersihkan diri mu, lalu makan dan istirahat lah, besok ayah akan mencari mobil untuk mu,.." ucap Leo, "tidak, aku mobil yg ada di bagasi, aku aka memakai mobil bunda,.." jawab nya sambil berlalu..


"iya, aku ingat bunda selalu mengantar aku dan rai menggunakan mobil itu, mobil itu, kesayangan bunda, bunda selalu merawat nya dengan baik.." batin nya, mata Rey menerawang,.. dia lantas tertidur,..


"yah, kau harus dengar ini,..?" ucap nya,.. Rey memutar rekaman suara itu, Leo terkejut isi dari percakapan itu dengan bi Tia, "aku semalam bertemu dengan nya, aku mengikuti nya, dan berhasil membuat nya mengakui kesalahan nya,.." ucap Rey


Leo tersenyum.. "bagus Rey, kirrim kan itu, ayah akan memberikan nya pada Dion,.. hari ini ayah akan bertemu dengan nya, kau harus lebih berhati-hati,.. ayah takut Andre mengincar mu,.." ucap Leo, Rey mengangguk.. "kalau begitu aku pergi dulu, ak harus mengantar Gracia ke kampus,,.." ucap Rey, "hati-hati, jika Andre memperlihat kan gerak gerik aneh pada mu, lebh baik kau menghindar saja dulu,.." ucap Leo,..


Rey mengangguk,..


"Bagus Rey, kita bisa mencari bukti lain jika andre lah yg ada di balik semua ini.." batin leo.. dert.. dert.. dert,, tiba-tiba ponsel Leo berdering,.. dia melihat siapa yg menghubungi nya sepagi ini,.. "papi..? ada apa?" batin nya sebelum mengankat nya,.. dia menggesel icon di layyar ponsel nya,..


"ada apa pih..?" tanya nya, "ayo bertemu, papi ada di kantor mu,.. ada yg harus papi bicarakan dengan mu,.? datang lah papi menunggu mu di sini..?" ucap Antonio


"baiklah, aku kesana sekarang,..!!" jawab Leo,.. dia lalu seegera pergi ke kantor nya,...


"ada apa, mendadak sekali, aku bahkan tidak tau, jika papi ada di indonesia,..!!" batin nya, bergegas untuk menemui nya di kantor nya, dia tidak ingin membuat Antonio menunggu nya terlalu lama..


**BERSAMBUNG**