NADHIRA

NADHIRA
bab 284: ah.. jadi dia sudah mati..?



Satu minggu berlalu, kepergian Dhira masih menjadi duka bagi semua yg di tnggal kan nya, terutama bagi Leo dan Reyka, mereka harus terbiasa, menjalani hari-hari tanpa Dhira, walau pun Rey masih masih terlihat murung, dia tetap menjalani hari-hari nya,


"ayah harus ke jakarta hari ini, perusahaan membutuh kan ayah, kau tidak apa-apaa ayah tinggal sendiri, jika kau tidak mau sendiri, menginap lah di tempat om sandy..?" tanya leo,


Reyka terdiam.. "tidak apa-apa yah, ayah kembali saja ke sana, aku tidak apa sendiri di sini, lagi pula sebentar lagi magang ku selesai, aku juga akan kembali ke sana..!!" jawab rey.


Leo terdiam, dia menatap wajah putra nya, "Rey.. cobalah menerima ini, bunda mu akan sedih melihat anak nya sedih seperti ini.." ucap Leo... rey tidak menjawab nya, "jika terjadi sesuatu hubungi ayah, ayah akan langsung datag ke sini..!!" ucap nya, Rey mengangguk..


Dengan berat hati Leo meninggalkan Reyka sendiri di bandung,.. dia harus kembali ke sana. karena Dika membuat ulah di perusahaan nya,.. "Bang Dika, selalu membuat masalah, tidak kah bisa aku di beri ketenangan,.." batin nya, saat pertama kali masuk ke dalam kantor nya,..


"Itu pak Leo.. dia kembali,..!!" ucap para karyawan yg melihat kedatangan Leo, Leo membuka ruangan nya, di ikuti sekertaris nya, "di mana berkas yg bang Dika minta? berikan pada ku...!!" ucap nya, sekertaris itu langsung saja, pergi mengambil nya,


Leo melihat papan nama yg ada di meja nya, "hmm.. sejak kapan meja ini pindah pemilik..?" batin nya, Leo mengambil itu dan membuang nya, dia tersenyum licik, "abang tidak bisa mengambil milik ku,..!!" batin nya


Terlihat, Dika yg baru saja datang, semua karyawan di sana berbisik\=bisik.. "akan terjadi perang saudara, seperti nya dia tidak tau jika pak Leo sudah kembali.." ucap yang lain nya,


dengan santai Dika memasuki ruangan Ceo itu,


Dia membuka pintu nya, terkejut Leo yg sudah menunggu nya berdiri mnghadap jendela besar di depan nya, Dika melihat papan nama nya di buang Leo, "apa yg kau lakukan di sini..?" tanya Dika, Leo tertawa.. "apa maksud pertanyaan mu,,? ini kantor ku, aku CEO mahesa grop sekarang, tidak usah di perjelas lagi, meja ini tidak pernah berubah pemilik.." jawab nya, lalu dia kembali ke kursi nya,


Dika terlihat geram.. "apa yg kau lakukan, aku hanya menitipkan perusahaan untuk sementara kau pimpin, kau hanya wakil dari CEO, kau tidak bisa mengganti operasional yg sudah aku buat, itu wewenang ku, bukan kau, kau memecat orang seenak nya, tanpa memberitahu ku, dan yg lebih parah lagi kau akan mencuri ini..?" ucap Leo menunjukan stempel perusahaan yg hanya di pegang oleh CEO di sana, Leo terrtawa.. "kau tidak bisa mengambil nya dari ku,..!!" ucap nya lagi,


"karena aku sudah kembali, silahkan pergi tidak usah lagi mengurusi perusahaan ku, urus saja perusahaan bang Dika, jangan mengusik aku di sini..!!" ucap Leo mengusir,


Leo kembali pada pekerjaan nya,


Dika terdiam, barang yg dia cari selama ini ternyata Leo membawa nya, "CEO macam apa kau,? meninggalkan perusahaan untuk merawat perempuan pembawa sial itu..!! dia bukan istri mu, dia bahkan tidak mau kembali pada mu, hingga dia mati...!! ahh.. jadi dia sudah mati..!! bagua jika wanita pemawa sial itu mati.. sudah seharus nya,.." ucap Dika tertawa puas,


Leo menatap nya, "tutup mulut mu, tidak pantas kau mengatakan Wanitaku seperti itu, sudah kubilang urus saja urusan mu sendiri, kau bilang dia pembawa sial, kau yg membawa sial, jika tidak karena kau aku tidak akan kehilangan nya tidak akutidak akan berpisah dari nya, di mana otak mu, dia wanita yg sempurna untuk ku,, jangan pernah megatakan NADHIRA pembawa sial, jika kau tidak ingin berurusan dengan ku,.." ucap Leo penuh emosi,


"Aku bersyukur valentina, tidak mengenal Ayah nya yg memiliki hati yg kotor, seperti mu, ingat Bang, kau yg membuat hidup ku berantakan, jangan pernah muncul lagi di hadapan ku,..." ucap nya, "pintu itu terbuka, dan menunggu mu keluar dari sana.. jangan sampai aku panggil SECURITY untuk mengusir mu,..!!" ucap nya,


Dika keluar dengan penuh amarah di hati nya, "awas saja kau, aku akan mengambil lagi milik ku.." batin nya, pergi meninggalkan tempat itu,


"dia selalu mengatakan Dhira pembawa sial, dia itu menghancur kan aku, hidup ku, dhira dan anak ku, tidak akan aku biarkan dia menyentuh anak ku, bang Dika memang kurang ajar..." batin Leo, mengepalkan tangan nya,


"Nad apa yg harus aku lakukan sekarang," batin nya,.


......................


mawar kembali ke jakarta dia tidak bisa meninggal kan kuliah nya terlalu lama, "bagaimana Reyka...? apa dia sudah baik-baik saja,..?" batin nya, ketika menghubungi rey tapi tidak di jawab juga oleh Reyka,.


dia baru saja sampai di kampus nya, terlihat Andre yg sedang mengobrol bersama teman-teman nya,.. mawar mengabai kan nya, dia sudah berjanji untuk menjauhi nya,..


"mawar...!!! tunggu War,,..?" panggil nya, mawar menoleh..


"ada apa kak..?" jawab nya malas,..


"kau dari mana saja,? aku baru melihat mu..?" tanya nya,


"aku ada urusan kak,..!! jadi aku tidak ke kampus..!!" jawab nya,


"sudah yah kak, aku ada kelas pagi ini..!!" ucap mawar, pergi meninggalkan Andre..


"seperti nya dia menjauhi aku, ku rasa dia sudah kembli pada Reyka,..!! jadi kau akan menjauhi aku.. baiklah aku sudah sabar menunggu mu, aku tidak akan bermain halus lagi,,.. aku akan mulai menghancurkan mu,...!!" ucap nya sendiri, Andre pergi dari tempat itu


dia mengunjungi orang tua nya di penjara,..


"Dre, kau masih saja berleha-leha.. cepat lakukan yg ayah perintahkan pada mu,..!!" ucap Gilbert..


Andre tersenyum.. "baiklah ayah, tidak lama lagi ayah dan ibu akan bebas dari sini, dan mawar akan menerima ganjaran karena telah memenjarakan kalian... tunggu saja sebentar lagi...!!" ucap andre, dia tersenyum sinis..


"Cepat lakukan, ibu sudah tidak kuat di sini, ibu ingin keluar dari sini,. jika kau bisa lenyapkan dia, ibu tidak perduli, biar dia menyusul orang tua nya ke neraka... kami tidak peduli, yg penting ibu dan ayah bisa bebas dari sini secepat nya,..!" ucap ferolin..


**BERSAMBUNG**