NADHIRA

NADHIRA
bab 320: Rey tunggu,..!!



mawar mendatangi rumah sakit, di mana tempat rey dan viona bekerja, hari ini diamenghadiri pembukaan rumah sakit cabang baru, yg bekerja sama dengan DG COMPANY dan MAHESA GROUP.. "di mana sih Rey, dia berjanji akan menunggu ku di loby,.. tapi dia tidak ada..!" batin nya mencari rey,


Ting.. pintu lift itu terbuka, Rey keluar dari sana, meghampiri mawar, "Rey kok lama banget,..?" tanya mawar, rey tidak menjawab, menoleh pun tidak,. "Rey tunggu..!!" teriak nya, api Rey terus berlalu,.. "kenapa si, ikap nya ga semanis dulu,,..!!" batin nya,


mereka memasuki lift bersama, Rey terdiam, memperatikan ponsel nya, beberapa kali dia menghela nafas,.. dada nya terasa sesak,.. dia memukul-mukul dada nya endiri,.. mawar memperhati kan nya,.. "ada apa, apa dia sakit,..!!" batin nya dia tidak berani bertanya, hanya sesekali saja menoleh pada nya,.


Tiba-tiba saja, lift nya berhenti di tengah jalan,.. dan terguncang,.. mawar terkejut dan dia hampir jatuh, tapi rey sempat menahan nya, mata mereka saling menatap,..


tapi rey langsung memalingkan wajah nya,..


"ada apa,..? kenapa lift nya berhenti,..? tanya mawar,


"tunggu saja, aku sudah menekan tombol bantuan, sebentar lagi teknisi nya datang.." jawab nya, mawar terdiam, tiba-tiba saja lampu di lift itu padam,.. dan menjadi gelap,..


mawar menjadi gelisah, bayangan saat dia terkurung dulu di sebuah kamar yg terbakar muncul tiba-tiba,.. "Rey,.. aku takut,..!!" ucap nya, tapi rey mengabai kan nya,


mawar terjatuh, dia benar-benar ketakutan,..


Rey menoleh pada nya, dia berjongkok, di depan nya, dia ingat jika mawar memang takut kegelapan,.. dia memeluk nya, "jangan takut, aku di sini,..!!" ucap nya, menarik mawar ke dada bidang nya,.. mawar lebih tenang di dekat rey,.


Viona tersenyum,.. "dia belum menyadari perasaan nya, dia masih memndam luka hati nya, saat kau tiba-tiba saja pergi,.." jawab nya, mawar menatap nya, "aku vio, kau mawar kan,..? Rey itu tidak pernah melupakan mu, aku yg secantik ini pun tidak bisa menyentuh hati nya,..!!" ucap Viona,..


mawar terdiam,.. "jadi kalian pernah dekat,..?" tanya nya, vio menggeleng, "dulu sekali, saat dia baru pertama bekerja di sini, aku menyukai nya, tapi sikap nya dingin seperti pada mu tadi, jadi aku menyerah, dan lebih memilih bersahabat dengan nya, dia selalu menyimpan foto mu di dompet nya, aku pernah melihat nya secara tidak sengaja, jadi Rey masih belum bisa melupakan mu, aku tidak tau, kenapa dia bersikap seperti itu, tapi jauh di dalam hati nya, masih ada nama mu di sana,..!!" jelas viona,.. mawar terdiam,.. mereka pergi bersama ke acara itu.


Rey menatap mawar, tapi ketika mata mereka saling beradu rey selalu membuang wajah nya, "dia menunggu mu Rey, apa lagi sekarang, dia sudah kembali,.. kau tunggu apa lagi,..!" bisik viona, "aku tidak tau, setiap melihat nya dada ku sesak, aku tidak bia kembali pada nya, lagi pula dia yg meninggalkan aku,.." jawab Reyka. Viona terdiam,.


"tanya pada hati mu, apakah dia ada di situ,..?" cap nya,,


Rey menatap nya, "jika di sini ada diri mu bagaimana...?" bisik nya, viona memukul wajah nya, "aku suah mau menikah ingat..!!! kau dulu yg menolak ku,.." jawab Viona,..


Rey terkekeh,..


"Dia seperti nya memiliki perasaan untuk viona.." batin mawar,


**bersambung**