NADHIRA

NADHIRA
bab 311: Tidak Gracia...



Saat makan malam,


Dion mulai sibuk mengurus pekerjaan nya, Gracia menyibukan diri nya, meja itu terasa sangat sepi saat mereka makan bersama, tiba-tiba saja Gracia memulai pembicaraan nya.


"kak, aku ingin bicara..!!" ucap nya sambil memakan makanan nya, "ada apa,..? bicaralah, kau membutuhkan sesuatu..?" tanya Dion,. Gracia menghela nafas panjang.. "aku harus engatakan nya.." batin nya,.


"Aku mulai mendekat Andreas, aku ingin menghukum nya,.. aku ingin membuat nya menyesal..!!" ucap nya, Dion terkejut, mendengar nya, sudah jelas-jelas dia melarang Gracia untuk dekat dengan Andre,..


"Gracia... kau tidak mendengar ucapan ku tempo hari,!! aku tidak mengiznkan mu,.. tidk Gracia.. jangan membahayakan diri mu sendiri..!!" jawab Dion,.. "aku tidak mau kau terluka lagi,..!!" ucap Dion,..


"tapi kak,..? ini urusan ku, aku ingin menyelesai kan nya sendiri, aku igin dengan tangan ku sendiri aku bisa membalas nya, aku tidak sendirin lagi sekarang, ada kau kak.. kakak akan menjaga ku,.. aku tidak ngin hanya berdiam diri,.. aku ingin kakak fokus pada perusahaaan dan aku yg akan membalas Andreas.." ucap nya


Dion diam saja, "aku menghawatirkan mu Gracia..!!" ucap nya, "Gilbert dan Andre adalah orang yg berbahaya mereka bisa melakukan apa pun, yg tidak terikir kan oleh orang lain, aku tidak ingin kauterluka lagi..!!" ucap Dion,..


"aku akan lebih berhati-hati kak, dan aku akan selalu mengatakan nya apa pun yg terjadi padaku, aku tidak akan melewat kn itu,..!! aku berjanji kak.. tolong izn kan aku..!!" ucap nya,.


Dion terdam,.. "beri aku waktu untuk berfikir Gracia," ucap Dion,.. dia berat mengatakan iya dan memberi nya izin, dia tidak ingin melihat Gracia terluka lagi di depan mata nya,..


Gracia terdiam,..


"Aku tidak bisa menunggu lama kak, aku akan bertindak, memang waktu tidak bisa di putar, tapi aku bisa, memutar waktu, rasa sakit ku, Andreas juga akan merasakan nya,..!!!" batin nya.


Gracia memeluk Dion dari belakang,.. "terima kasih kak, sudah hadir di hidup ku, walau pun kita terlambat di pertemu kan, aku bersyukur memiliki mu,..!!" ucap Gracia,.. lalu pergi tiidur,..


"Terkadang, aku tidak pernah habis berfikir, kenapa momy dan Dady memisahkan kami, dan tidak membiarkan kami tinggal serumah,.. hingga gracia tumbuh besarr tidak mengenal ku, tapi aku bahagia memilki Adik seperti diri nya, dia gadis yg kuat,," batin Dion


"mulai sekarang, aku akan lebih menjaga nya, tidk akan aku biarkan Gilbert menyentuh nya lagi,.." batin nya,.. dia melanjutkan kembali pekerjaan nya yg tertunda,..


Di rumah Leo,,#


"kau suka mobil nya..?" tanya Leo,.. Rey mengangguk..


"aku suka, ayah pasti tidak akan membelikan nya untuk ku jika aku meminta nya pada aayah..!!" jawab Rey,..Leo memicingkan mata nya,..


"tentu, ayah tidak akan memberi mu itu, harga nya mahal sekali, memang dasar nya kakek mu, itu memanja kan mu, mobil bermilyaran harga nya dia belikan untuk mu, jika itu ayah, ayah akan memikir kan nya lagi,." jawab Leo..


Rey tersenyum. "itu tanda nya, opah ku sangat-sangat menyayangi aku..!!" jawab nya cengengesan,..


**bersambung**