NADHIRA

NADHIRA
Bab 117: Kesempatan (Nadhira season 2)



Tiga bulan berlalu dari pertemuan Dika dan Mai..


Sidang putusan cersi Dika sudah keluar, sekarang dia sudah resmi bercerai.. "Akhir nya, aku sudah benar-benar lepas dari Fariza.. gue ga akan tertipu lagi dengan air mata nya.." ucap Dika sendiri.. ketika diri nya Keluar dari Ruang persidangan..


"Gue harus mulai hidup baru gue, entah itu bersama Mai atau tidak sama sekali.. tapi gue masih berharap ada satu kesempatan untuk gue"batin nya, dia melangkah keluar dengan percaya diri..


Dari kejauhan Fariza menatap Dika.. "Gue sudah dapet segala nya, tapi hati gue kesepian.. apa gue bisa tanpa loe..!! gue begini karena si Handoko terus ancam gue.." batin Fariza.. dia terus menatap kepergian dika..


"Pernikahan yg gurle fikir akan bahagia, ternyata malah di hancur kan oleh si tua Bangka itu.. gue akan balas dendam pada nya, dan gue ga akan membiarkan menyakiti Dika, gue terpaksa meninggalkan mu Dik.." ucap Fariza menahan tangis..


"Wah Jakarta hari ini cerah sekali.m!!" ucap Mai yg baru saja turun dari pesawat.. dia sengaja datang untuk menjenguk si kembar dan juga Nadhira..


"Gue harus segera ke rumah ka Dhira.." ucap nya..


Sesampai nya di sana.. Mai mengetuk pintu rumah Dhira.. terdengar suara teriakan si kembar yg berlarian berebut untuk membuka kan pintu untuk Mai.. setelah pintu terbuka, terlihat bocah tiga tahun berlari ke pelukan Mainaka.." Aunty.." ucap nya serentak..


Mainaka langsung memeluk mereka dengan erat.. "Kakak.. adik.. bagaimana kabar kalian..!!" tanya Mai..


"Baik aunty..!!" ucap mereka bersama.. Mainaka tersenyum sambil mencubit pipi gembil mereka..


"Mai sudah datang..?!" tanya Dhira.. Mai mengangguk..


"Bagaimana kabar kakak..?!" tanya Mai.. "Aku baik.. ayo masuk lah..!! bagaimana kabarmu..?" tanya nya..


"Aku baik kak..!!" jawab Mai, ikut masuk kedalam mengikuti Dhira, setelah puas berpelukan..


"Mai.. kau sudah datang..? bagaimana kabar mu..?!" tanya Leo.. Mai tersenyum.. "Aku baru saja datang kak.. aku baik-baik saja.. bagaimana kak Leo..?!" tanya nya lagi.. "Aku juga baik Mai.." jawab Leo..


"Cepatlah nanti kita telat.. aku tidak mau dokter Sandy menunggu. " ucap pria yg ada di belakang Leo..


"Baiklah, aku akan berpamitan.. kau duluan saja ke mobil..!!" ucap Leo menyuruh teman nya pergi duluan..


Leo pamitan pada mereka berdua, lalu pergi menyusul teman Nya, tanpa sengaja, Mata Mainaka dan pria tadi saling tatap.. dan muncul ketertarikan pada diri mereka.. "Dia siapa kak..!!" tanya Mai...


"oh.. itu Alfi..dia junior Leo di rumah sakit.. hari ini mereka akan mengadakan rapat darurat bersama kak sandy" jawab Dhira..


"Oh.. jadi dia juga dokter di rumah sakit kak Leo..!!" ucap nya.. Dhira Mengangguk.. "Sudah kau istirahat dahulu saja Mai.. kakak akan menyiapkan makanan dulu untuk mu.." ucap Dhira.. Mai mengangguk dan masuk ke dalam kamar nya..


"Oh ya kak, Tolong Carikan aku rumah yah kak.. seperti nya aku akan pindah kerja di kantor cabang di Jakarta.. aku ingin mencari rumah yg dekat dengan kantor ku.." ucap Mai..


"Kau akan pindah ke Jakarta..!! baiklah nanti kakak dan Leo carijan sebuah apartemen di sini" jawab Dhira...


Mai tersenyum.. "makasih kak.." jawab nya..


"Sama-sama Mai. " jawab nya.


**Bersambung**